Prediksi AS Roma vs Juventus: Pertaruhan Tiket Liga Champions

Pertarungan sengit antara Roma vs Juventus akan tersaji di Stadio Olimpico. Siapa yang akan unggul dalam perebutan tiket Liga Champions?

oleh Harley IkhsanDiterbitkan 28 Februari 2026, 20:30 WIB
Bek Juventus asal Prancis Pierre Kalulu (kiri) berebut bola dengan bek Roma asal Spanyol Jose Tasende selama pertandingan sepak bola Seri A Italia AS Roma vs Juventus di Stadion Olimpiade di Roma pada 6 April 2025.Alberto PIZZOLI / AFP

Liputan6.com, Jakarta - Duel panas antara AS Roma dan Juventus akan tersaji di Stadio Olimpico, Senin (2/3/2026) pukul 02.45 WIB. Pertandingan Roma vs Juventus ini bukan sekadar laga biasa, melainkan pertarungan krusial bagi kedua tim dalam memperebutkan tiga poin berharga di papan atas Serie A.

Kedua klub merupakan pesaing utama untuk mengamankan posisi empat besar, yang menjadi tiket menuju kompetisi Liga Champions musim depan. Roma saat ini menempati peringkat keempat klasemen dengan 50 poin, unggul empat angka dari Juventus yang berada di posisi kelima.

Kondisi kedua tim menjelang laga Roma vs Juventus cukup kontras. Roma datang dengan performa yang relatif stabil, sementara Juventus justru sedang dalam periode yang kurang meyakinkan setelah tersingkir dari Liga Champions dan menunjukkan inkonsistensi di Serie A.


Performa Terkini Giallorossi: Kokoh di Kandang

Pelatih AS Roma Gian Piero Gasperini menyalami Paulo Dybala ketika ditarik keluar pada laga kontra Juventus di Liga Italia 2025/2026. (MARCO BERTORELLO / AFP)

AS Roma menunjukkan performa solid belakangan ini, terutama saat bermain di kandang. Mereka berhasil mengumpulkan 16 poin dari kemungkinan 18 poin dalam enam pertandingan kandang terakhir mereka.

Tim ibu kota ini juga memiliki rekor pertahanan terbaik di Serie A saat bermain di Olimpico, dengan hanya kebobolan enam gol dari 13 pertandingan kandang sejauh ini. Di antara hasil imbang 2-2 melawan Napoli, Roma sukses mengalahkan Cagliari 2-0 dan Cremonese 3-0, melanjutkan tren positif di markas sendiri.

Penyerang Donyell Malen menjadi salah satu motor serangan Roma yang paling produktif. Sejak debutnya di Serie A pada Januari, Malen telah mencetak lima gol, melepaskan 30 tembakan, dan melakukan 63 sentuhan di kotak penalti lawan, menjadikannya pemain dengan statistik terbaik di liga dalam kategori tersebut. Roma juga berhasil melaju ke babak 16 besar Liga Europa, di mana mereka akan menghadapi rival domestik Bologna.

Meskipun demikian, Roma memiliki catatan kurang impresif saat bertemu tim-tim lima besar Italia musim ini, hanya mengumpulkan beberapa poin dari enam pertemuan. Ini delapan poin lebih sedikit dibandingkan Juventus dalam menghadapi lawan serupa. Pertandingan Roma vs Juventus ini menjadi kesempatan bagi Giallorossi untuk memperbaiki rekor tersebut.

Lanjut Baca:

Juventus datang ke laga dengan kondisi yang kurang ideal. Bianconeri baru saja tersingkir dari Liga Champions setelah kalah agregat 7-5 dari Galatasaray, meskipun sempat memberikan perlawanan sengit. Selain itu, mereka juga tersingkir dari Coppa Italia pada bulan Februari yang patut dilupakan. Di Serie A, performa Juventus juga sedang goyah. Setelah mengalami kekalahan beruntun dari Inter Milan dan Como, mereka belum memenangkan satu pun dari tiga pertandingan liga terakhir. Total 46 poin yang mereka kumpulkan saat ini merupakan catatan terburuk pada tahap musim ini sejak tahun 2011. Secara historis, Juventus memiliki keunggulan atas Roma. Mereka telah mengalahkan Roma lebih banyak kali dibandingkan lawan lain di Serie A, termasuk kemenangan 2-1 pada pertemuan sebelumnya di bulan Desember. Juventus juga hanya kalah satu kali dalam 11 pertemuan liga terakhir melawan Giallorossi.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya