Masa Depan Kobbie Mainoo di Manchester United Masih Menggantung

Kobbie Mainoo tampil konsisten dan kembali dipercaya sebagai starter pada era Michael Carrick

oleh Asad ArifinDiterbitkan 27 Februari 2026, 15:46 WIB
Kobbie Mainoo mencoba merebut bola dari kaki Thierno Barry di laga Everton vs Manchester United, Selasa (24/2/2026) (AP Photo/Ian Hodgson)

Liputan6.com, Jakarta - Performa Kobbie Mainoo menjadi salah satu titik terang dalam periode kepelatihan sementara Michael Carrick di Manchester United. Gelandang berusia 20 tahun itu tampil konsisten dan kembali dipercaya sebagai starter.

Namun, di balik kebangkitannya di lapangan, situasi Mainoo justru belum sepenuhnya aman. Masa depannya di Old Trafford masih dipenuhi tanda tanya.

Musim ini sempat menjadi fase krusial bagi Mainoo. Ia berada di persimpangan antara bertahan atau mencari peluang baru.

Ketidakpastian itu bukan datang dari performa, melainkan dari dinamika manajerial dan kontrak yang belum menemui kejelasan.


Dari Terpinggirkan hingga Bangkit Kembali

Gelandang Chelsea asal Argentina #08, Enzo Fernandez (kiri), berebut bola dengan gelandang Manchester United asal Inggris #37, Kobbie Mainoo, selama pertandingan Liga Primer Inggris antara Chelsea dan Manchester United di Stamford Bridge di London pada Sabtu, 17 Mei 2025 dini hari WIB. Setan Merah kalah 0-1 dari The Blues. (HENRY NICHOLLS/AFP)

Situasi Mainoo mulai goyah sejak tahun lalu. Ia menolak tawaran kontrak baru dari Manchester United tak lama setelah penunjukan Ruben Amorim sebagai manajer.

Di bawah Amorim, perjalanan tim berlangsung penuh gejolak. Mainoo perlahan tersisih dari tim utama.

Produk akademi United itu bahkan belum sekali pun menjadi starter di Premier League musim ini hingga Amorim dipecat pada Januari lalu.

Kondisi tersebut memicu spekulasi. Mainoo dikaitkan dengan pintu keluar, dengan Napoli disebut sebagai salah satu peminat serius setelah gagal merekrutnya pada musim panas sebelumnya.


Carrick Datang, Mainoo Kembali Bersinar

Pelatih Manchester United, Michael Carrick, memberi isyarat dari tepi lapangan saat pertandingan Liga Inggris melawan Arsenal di Emirates Stadium, Minggu (25/1/2026). (AP Photo/Kirsty Wigglesworth)

Peruntungan Mainoo berubah drastis setelah Michael Carrick ditunjuk sebagai manajer interim. Ia langsung kembali ke starting XI.

Dalam enam laga terakhir di semua kompetisi, Mainoo selalu tampil sejak menit awal. Kepercayaan itu dijawab dengan performa matang dan disiplin.

Penampilannya mengukuhkan statusnya sebagai salah satu gelandang muda paling menjanjikan Inggris. Ia kini telah mengoleksi 10 caps bersama timnas Inggris dan berpeluang tampil di Piala Dunia musim panas nanti.

Carrick pun tak ragu memberi pujian. Kepada BBC Sport, ia berkata, “Apa yang dilakukan Kobbie di usia semuda itu benar-benar luar biasa. Bermain di level setinggi ini dan tampil di laga-laga besar bukan hal mudah.”


Kontrak Menipis, Masa Depan Belum Pasti

Gelandang Manchester United asal Inggris bernomor punggung 37, Kobbie Mainoo, melakukan pemanasan sebelum pertandingan Liga Inggris antara Burnley dan Manchester United di Turf Moor, Burnley, barat laut Inggris pada 7 Januari 2026. (Oli SCARFF/AFP)

Di tengah performa impresifnya, situasi kontrak Mainoo justru menjadi sorotan. Musim panas ini, ia akan memasuki 12 bulan terakhir masa baktinya.

Laporan The Sun menyebut negosiasi kontrak belum kembali dibuka sejak pembicaraan menemui jalan buntu tahun lalu. United memang memiliki opsi perpanjangan hingga 2028.

Namun, Mainoo dikabarkan menginginkan kontrak baru dengan kenaikan signifikan dari gaji saat ini yang berada di kisaran £25.000 per pekan.

Sang pemain disebut masih ingin bertahan di Old Trafford. Meski begitu, lambannya proses negosiasi bisa membuka celah bagi klub lain seperti Chelsea dan Bayern Munich untuk kembali masuk dalam perburuan.

Sumber: The Sun

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya