Hujan Guyur Jakarta, Tinggi Muka Air Waduk Pluit Siaga II pada Jumat Pagi 27 Februari 2026

Hujan mengguyur wilayah DKI Jakarta pada Jumat (27/2/2026) pagi ini memicu peningkatan tinggi muka air (TMA).

oleh Winda NelfiraDiterbitkan 27 Februari 2026, 10:05 WIB
Hujan yang mengguyur Jakarta sejak Selasa sore (31/12/2019) mengakibatkan banjir di sejumlah titik di Jakarta. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Liputan6.com, Jakarta - Hujan mengguyur wilayah DKI Jakarta pada Jumat (27/2/2026) pagi ini memicu peningkatan tinggi muka air (TMA) di sejumlah pintu air dan pos pemantauan sungai yang ada di wilayah ibu kota.

Berdasarkan laman resmi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, pada pukul 08.00 WIB, status waspada tercatat meningkat di Waduk Pluit yang berada pada status Siaga II.

TMA Waduk Pluit mencapai 223 sentimeter, atau berada pada kategori Siaga II. Sementara itu, sejumlah pintu air lainnya masih berada pada kondisi normal atau aman.

Rinciannya, tinggi muka air di Pintu Air Bendung Katulampa tercatat 30 cm, sedangkan Pos Depok berada di angka 105 cm. Angka ini menunjukkan debit kiriman dari wilayah hulu Sungai Ciliwung masih relatif terkendali.

Di wilayah tengah Jakarta, yakni di pintu air Manggarai BKB tinggi muka air tercatat 300 cm, sedangkan Pintu Air Karet berada di angka 40 cm.

Kondisi serupa juga terlihat di beberapa pos pengamatan lain, antara lain Pos Krukut Hulu (70 cm), Pos Pesanggrahan (75 cm), dan Pasar Ikan–Laut (70 cm).

Ada pun Pos Angke Hulu menunjukkan angka minus 180 cm, menandakan kondisi aliran masih stabil. Lalu, di kawasan timur dan utara, Pos Cipinang Hulu mencatat TMA 100 cm, sementara Pos Sunter Hulu berada pada level 300 cm.

 

Peringatan Dini Potensi Hujan

Kilatan petir menyambar di kawasan Monas, saat hujan yang disertai angin mengguyur Jakarta, Sabtu (21/12/2019),Malam. BMKG mengingatkan agar waspada terhadap potensi hujan deras yang disertai petir diprediksi akan terjadi dalam beberapa hari kedepan. (merdeka.com/Imam Buhori)

Sebelumnya, BPBD DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini potensi hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat di wilayah ibu kota hingga 28 Februari 2026.

Adapun peringatan dini cuaca tersebut mengacu pada prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait potensi cuaca ekstrem dalam lima hari ke depan.

"Waspada cuaca ekstrem, hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat pada periode 24-28 Februari," kata Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji dalam keterangannya, dikutip Kamis 26 Februari 2026.

BPBD DKI Jakarta mengimbau agar masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak hidrometeorologi cuaca ekstrem, seperti genangan dan banjir.

"Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan siaga dalam menghadapi potensi hujan lebat hingga sangat lebat beberapa hari ke depan," ucap Isnawa.

Infografis Bahaya Mikroplastik dalam Hujan Jakarta. (Liputan6.com/Gotri/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya