Top 3 Berita Bola: Sanksi UEFA untuk Gianluca Prestianni Terkait Dugaan Ujaran Rasis

Artikel Badan sepak bola Eropa, UEFA, beri sanksi pada Gianluca Prestianni masuk jajaran top 3 berita bola terpopuler Liputan6.com selama 24 jam terakhir

oleh Achmad Yani YustiawanDiterbitkan 27 Februari 2026, 10:00 WIB
Kylian Mbappe menilai winger Benfica, Gianluca Prestianni, tidak pantas lagi tampil di kompetisi elite Eropa tersebut setelah dugaan tindakan pelecehan rasial terhadap Vinicius. Meskipun begitu Prestianni tidak mendapat kartu kuning atau merah dari wasit. Ia terlihat menutup mulutnya dengan jersey, sehingga wasit tidak menemukan bukti verba. (AFP/Patricia De Melo Moreira)

Liputan6.com, Jakarta - Gianluca Prestianni dilarang bermain sementara setelah dituduh melontarkan ujaran bernada rasis kepada bintang Real Madrid, Vinicius Junior. Insiden ini terjadipada leg pertama Liga Champions 2025/2026 di Lisbon pekan lalu. Berita soal hukuman Prestianni ini masuk jajaran top 3 berita bola terpopuler.

Kejadian tersebut sempat membuat pertandingan dihentikan selama sekitar 10 menit. Vinicius menghampiri wasit asal Prancis, Francois Letexier, untuk melayangkan protes resmi.

Momen itu terjadi tak lama setelah pemain berusia 25 tahun tersebut mencetak gol tunggal kemenangan Madrid, yang membuat klub asal Spanyol itu unggul agregat 1-0 jelang laga penentuan di Santiago Bernabeu.

Hukuman itu dijatuhkan setelah Badan sepak bola Eropa, UEFA, resmi menolak banding yang diajukan Benfica terkait sanksi terhadap Prestianni. Dengan keputusan ini, ia dipastikan tetap menjalani skorsing sementara dan absen dalam leg kedua babak 16 besar Liga Champions melawan Real Madrid, Kamis (26/2/2026) dini hari WIB.

Benfica sebenarnya berharap UEFA mengabulkan banding agar Prestianni bisa tampil di leg kedua. Namun, karena investigasi masih berlangsung, otoritas sepak bola Eropa memutuskan mempertahankan hukuman sementara tersebut.

Simak top 3 berita bola terpopuler di Liputan6.com dalam 24 jam terakhir di halaman berikutnya:


1. Banding Benfica Ditolak UEFA, Gianluca Prestianni Tetap Absen Saat Hadapi Real Madrid

Vinicius Junior (kanan) mencetak gol tunggal kemenangan Real Madrid atas Benfica pada laga leg pertama knockout play-off Liga Champions musim ini di Estadio da Luz, Lisbon, Rabu (18/02/2026) dini hari WIB. Sayangnya dalam duel tersebut, Vincius menjadi korban tindakan rasisme yang dilakukan pendukung dan pemain Benfica, Gianluca Prestianni. (AFP/PATRICIA DE MELO MOREIRA)

Badan sepak bola Eropa, UEFA, resmi menolak banding yang diajukan Benfica terkait sanksi terhadap Gianluca Prestianni. Dengan keputusan ini, ia dipastikan tetap menjalani skorsing sementara dan absen dalam leg kedua babak 16 besar Liga Champions melawan Real Madrid, Kamis (26/2/2026) dini hari WIB.

Prestianni, 20 tahun, sebelumnya dijatuhi larangan bermain sementara setelah dituduh melontarkan ujaran bernada rasis kepada bintang Madrid, Vinicius Junior, pada leg pertama di Lisbon pekan lalu.

Insiden tersebut sempat membuat pertandingan dihentikan selama sekitar 10 menit. Vinicius menghampiri wasit asal Prancis, Francois Letexier, untuk melayangkan protes resmi. Momen itu terjadi tak lama setelah pemain berusia 25 tahun tersebut mencetak gol tunggal kemenangan Madrid, yang membuat klub asal Spanyol itu unggul agregat 1-0 jelang laga penentuan di Santiago Bernabeu.

Lanjut Baca:

Selengkapnya

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya