Juventus Diminta Lupakan Galatasaray, Kini Harus Fokus Hadapi AS Roma

Juventus diminta melupakan laga melawan Galatasaray dan kini fokus untuk menghadapi AS Roma.

oleh Serafinus Sapto Prasetyo UnuspasiDiterbitkan 26 Februari 2026, 13:53 WIB
Duel Victor Osimhen dengan Weston McKennie di di laga Juventus vs Galatasaray di leg kedua playoff Liga Champions 2025/2026 di Allianz Stadium, Kamis (26/02/2026) dini hari WIB. (Fabio Ferrari/LaPresse via AP)

Liputan6.com, Jakarta - Direktur Juventus, Giorgio Chiellini meminta timnya untuk tidak patah hati usai tersingkir dari Liga Champions musim ini. Ia meminta skuad Bianconeri untuk menatap laga berikutnya, yaitu melawan AS Roma.

Dini hari tadi, Juventus baru saja menggelar leg kedua babak playoff Liga Champions 2025/2026. Mereka menjamu wakil Turki, Galatasaray di Allianz Stadium, Turin.

Di laga ini, Juventus yang tertinggal 5-2 di leg pertama berhasil menyamakan kedudukan menjadi 5-5 di waktu normal. Namun sayang di babak tambahan waktu, Galatasaray berhasil mencetak dua gol ke gawang Si Nyonya Tua, sehingga Juventus tersingkir dari Liga Champions musim ini.

Chiellini selaku direktur Juventus ditanyai mengenai tersingkirnya Si Nyonya Tua di Liga Champions. Ia menilai tidak ada yang perlu disesali dari kegagalan ini.

Simak komentar lengkap mantan bek Juventus itu di bawah ini.


Perjalanan yang Cukup Oke

Momen saat wasit memberikan kartu merah pada Lloyd Kelly di laga Juventus vs Galatasaray di leg kedua playoff Liga Champions 2025/2026 di Allianz Stadium, Kamis (26/02/2026) dini hari WIB. (Fabio Ferrari/LaPresse via AP)

Dalam wawancaranya di Sky Sports Italia, Chiellini menyebut bahwa ia tidak terlalu kecewa dengan tersingkirnya Juventus di babak playoff ini.

Ia mneyebut bahwa timnya sudah berjuang sekuat tenaga dan menjalani musim yang cukup positif di kompetisi elit antar klub top Eropa tersebut.

"Saya rasa tidak ada penyesalan di antara kami, karena kami menutup league phase dengan performa yang bagus, termasuk kami menang tandang di kandang Bodo/Glimt, di mana anda bisa lihat mereka lawan yang sulit untuk ditaklukkan. Kami juga mengalahkan Benfica yang jadi batu sandungan bagi Real Madrid," ujar Chiellini.


Fokus ke Laga Berikutnya

Pertandingan leg 2 play off Liga Champions 2025/2026 antara Juventus melawan Galatasaray pada Selasa (25/02/2026) waktu setempat, sarat akan drama. (AP Photo/LaPresse/Fabio Ferrari)

Chiellini tidak menampik bahwa gagal lolos setelah mengejar defisit tiga gol itu terasa menyakitkan bagi Juventus. Namun ia menilai tidak ada gunanya meratapi kegagalan tersebut.

Ia menyebut bahwa kini Juventus harus fokus dengan apa yang ada di depan mata mereka, yaitu menang menghadapi AS Roma di akhir pekan nanti.

"Penyesalan kami hari ini adalah kami seharusnya bisa lolos ke babak berikutnya jika kami lebih konsentrasi di pertandingan tadi. Namun sekarang kami harus konsentrasi ke pertandingan melawan Roma di akhir pekan ini dan semua pertandingan yang tersisa di musim ini," pungkasnya.


Laga Krusial

Lloyd Kelly (6) dari Juventus bereaksi setelah wasit João Pinheiro, dari Portugal, memberinya kartu merah saat pertandingan Liga Champions antara Juventus dan Galatasaray, Kamis dini hari WIB (26-2-2026) di Turin, Italia (Fabio Ferrari/LaPresse via AP)

Pertandingan melawan AS Roma nanti akan menjadi laga yang krusial bagi Juventus. Pasalnaya Il Lupi saat ini berada satu peringkat di atas mereka di klasemen sementara Liga Italia.

Jika mereka bisa menang di laga ini, maka Bianconeri selangkah lebih cepat untuk masuk ke zona Liga Champions.

Sumber: Sky Sports Italia

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya