Liputan6.com, Jakarta - Mantan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Alex Noerdin meninggal dunia, Rabu (25/2/2026). Sekretaris Jenderal Partai Golkar Sarmuji membenarkan informasi tersebut.
“Ya. Informasi yang saya terima begitu. Lagi menunggu informasi lanjutan,” kata Sarmuji dalam pada wartawan, Rabu (25/2/2026).
Advertisement
Menurut Sarmuji, Alex adalah sosok politisi dan gubernur yang membawa banyak kemajuan bagi daerah yang dipimpinnya. Alex Noerdin merupakan kader Golkar.
“Beliau termasuk Gubernur yang banyak membawa kemajuan bagi Sumsel,” kata dia.
Sarmuji mendoakan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan dan keluarga diberi kekuatan.
“Semoga semua amal ibadah diterima Allah SWT,” kata dia.
Meninggal di RS Siloam Semanggi
Kabar meninggalnya Alex Noerdin disampaikan pertama kali oleh pihak keluarga. Juru Bicara keluarga, Okta Alfarisi mengatakan, Alex Noerdin tutup usia di RS Siloam Semanggi Jakarta, hari ini Rabu (25/2/2026).
"Innalilahi wa innailaihi rojiun. Telah meninggal dunia Bapak Alex Noerdin di RS Siloam Semanggi Jakarta jam 13.30 WIB," ungkap Okta.
Okta menyebut, jenazah saat ini masih proses pemulangan ke Palembang. Sementara jadwal pemakaman masih menunggu kesepakatan keluarga.
"Jenazah sedang proses dibawa pulang ke Palembang, rumah duka di Jalan Merdeka," ucap Okta.
Alex Noerdin merupakan Gubernur Sumsel dua periode 2008-2018. Dia merupakan pelopor program berobat dan sekolah gratis yang dirasakan banyak warga Sumsel.
Sosok Alex Noerdin
Alex Noerdin merupakan salah satu tokoh politik berpengaruh di Sumatra Selatan. Namanya dikenal luas sebagai mantan Gubernur Sumatra Selatan yang berperan besar dalam pembangunan infrastruktur dan olahraga, khususnya menjelang penyelenggaraan Asian Games 2018 di Palembang.
Alex Noerdin lahir pada 9 September 1951. Dia menempuh pendidikan di bidang teknik sipil dan memulai karier sebagai kontraktor sebelum terjun ke dunia politik.
Pengalaman di bidang konstruksi dan pembangunan menjadi modal penting dalam perjalanan kariernya di pemerintahan, terutama saat menjabat sebagai kepala daerah.
Karier politik Alex Noerdin mulai menanjak ketika dia terpilih sebagai Bupati Musi Banyuasin. Dari posisi tersebut, namanya semakin dikenal hingga akhirnya terpilih sebagai Gubernur Sumatera Selatan.
Dia menjabat sebagai Gubernur Sumatra Selatan selama dua periode, yakni 2008–2018. Pada masa kepemimpinannya, Sumatera Selatan mengalami percepatan pembangunan di berbagai sektor.
Salah satu warisan terbesar Alex Noerdin adalah pengembangan kawasan olahraga Jakabaring di Palembang. Di bawah kepemimpinannya, kawasan tersebut dikembangkan menjadi kompleks olahraga bertaraf internasional.
Puncaknya, Palembang bersama Jakarta menjadi tuan rumah Asian Games 2018. Saat itu, Alex Noerdin berperan aktif dalam mempersiapkan infrastruktur, stadion, dan fasilitas pendukung lainnya.
Keberhasilan Palembang menjadi tuan rumah ajang olahraga internasional meningkatkan citra Sumatera Selatan di mata nasional dan internasional.
Kasus Hukum
Di akhir masa kariernya, nama Alex Noerdin terseret dalam beberapa kasus hukum, di antaranya terkait proyek pembangunan dan pengelolaan dana daerah.
Dia sempat menjadi terdakwa dan dijatuhi hukuman dalam perkara korupsi, termasuk yang berkaitan dengan proyek pembangunan Masjid Sriwijaya Palembang dan dana pembangunan infrastruktur.
Kasus-kasus tersebut membuat reputasi politiknya mengalami penurunan tajam dan mengakhiri kariernya di panggung pemerintahan.