Vinicius Junior Bagai 2 Mata Pisau di Real Madrid

Vinicius Junior cetak 7 gol dan 2 assist dalam 10 laga terakhir. Performa apiknya jadi dua mata pisau bagi Real Madrid yang kian bergantung padanya.

oleh Asad ArifinDiterbitkan 24 Februari 2026, 16:36 WIB
Gol pemain depan Real Madrid, Vinicius Junior, pada menit ke-73 mengubah skor menjadi 1-1. Tampak dalam foto, penyerang Real Madrid asal Brasil, Vinicius Junior, merayakan golnya selama pertandingan pekan ke-25 La Liga 2025/2026 melawan Osasuna di Stadion El Sadar, Pamplona pada Sabtu 21 Februari 2026 waktu setempat atau Minggu (22/2/2026) dini hari WIB. (ANDER GILLENEA/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Performa Vinicius Junior bersama Real Madrid sedang menanjak, baik di La Liga maupun Liga Champions. Tujuh gol dan dua assist dalam 10 laga terakhir jadi bukti konkret.

Pemain asal Brasil tersebut tampil konsisten di semua ajang. Perannya di lini depan kian dominan dan tak tergantikan.

Namun, di balik grafik performa yang meningkat, muncul persoalan baru. Real Madrid terlihat terlalu bergantung pada satu sosok, terutaa ketika kondisi Kylian Mbappe tidak 100 persen bugar.

Ketika serangan buntu, arah bola hampir selalu sama. Vinicius menjadi opsi utama, bahkan satu-satunya harapan.


Ketergantungan yang Kian Terlihat

Pemain Real Madrid, Vinicius Junior, bereaksi dalam laga fase awal Liga Champions antara SL Benfica melawan Real Madrid, Rabu (18/2/2026). (AP Photo/Pedro Rocha)

Di atas kertas, lini serang Real Madrid tampak menakutkan. Ada Kylian Mbappe, Rodrygo, Franco Mastantuono, Gonzalo Garcia, dan Vinicius Junior.

Komposisi itu seharusnya memberi variasi serangan. Namun realitas di lapangan berkata lain.

Tiga gol terakhir Los Blancos lahir dari kaki Vinicius. Itu terjadi saat menang 4-1 atas Real Sociedad, menang 1-0 melawan Benfica, dan kalah 1-2 dari Osasuna.

Data tembakan mempertegas situasi. Dalam laga kontra Benfica dan Osasuna, Madrid melepaskan 33 tembakan. Sebanyak 11 di antaranya berasal dari Vinicius, setara sepertiga total percobaan tim.


Tajam Sekaligus Menciptakan Ketergantungan

Vinicius Junior berebut bola dengan Valentin Rosier dalam laga Liga Spanyol antara Osasuna vs Real Madrid di Estadio El Sadar, 22 Februari 2026. (AP Photo/Miguel Oses)

Sebelumnya, Vinicius rata-rata hanya menyumbang 16 persen dari total tembakan tim per laga. Kini angkanya melonjak dua kali lipat.

Ia bukan hanya rajin menembak. Setiap kali menguasai bola, ia aktif menciptakan peluang.

Saat melawan Osasuna, ia berulang kali menantang bek lawan dalam duel satu lawan satu. Dalam dua momen berbeda, ia melewati hadangan dan mengirim umpan berbahaya ke kotak penalti.

Masalahnya, tak ada rekan yang siap menyelesaikan peluang. Ketika kreativitas tim mengering, naluri alami Madrid adalah mencari Vinicius dan berharap lahir momen magis. Bahkan dalam situasi genting, ia masuk ke tengah layaknya striker dan memaksa terciptanya gol penyeimbang.

Sumber: Madrid Universal

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya