IHSG Diprediksi Menguat, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini 24 Februari 2026

Berikut rekomendasi saham saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi menguat pada perdagangan saham Selasa, (23/2/2026).

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 24 Februari 2026, 07:18 WIB
Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang naik pada perdagangan saham Selasa, (24/2/2026). (BAY ISMOYO/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang menguat pada perdagangan saham Selasa, (24/2/2026). IHSG hari ini akan bergerak di kisaran 8.440-8.503. Lalu bagaimana strategi rekomendasi saham-nya?

IHSG melesat 1,5% ke posisi 8.936 dan muncul ada volume pembelian, penguatannya pun mampu berada di atas moving average (MA) 20 harian.

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, best case, apabila IHSG mampu bertahan di atas 8.170, IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan untuk membentuk bagian dari wave © dari wave [x] ke posisi 8.440-8.503.

“Namun, waspadai akan adanya potensi koreksi dalam jangka pendek ke 8.257-8.343,” kata Herditya.

Ia menuturkan, IHSG akan berada di level support 8.170,8.025 dan level resistance 8.408,8.596 pada perdagangan saham Selasa pekan ini.

Dalam riset PT Pilarmas Investindo Sekuritas menyebutkan, IHSG berpotensi menguat terbatas dengan level support dan resistance di 8.310-8.450. "Potensi koreksi terbuka, hati-hati,” demikian seperti dikutip.

Rekomendasi Saham

Untuk rekomendasi saham hari ini, Pilarmas Investindo Sekuritas memilih saham PT Indah Kiat Pulp and Papers Tbk (INKP), PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN), dan PT Super Bank Indonesia Tbk (SUPA).

Sedangkan Herditya memilih saham PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO), PT Astra International Tbk (ASII), PT XL Axiata Tbk (EXCL), dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO).

Rekomendasi Teknikal

Berikut rekomendasi teknikal dari MNC Sekuritas:

1.PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) - Spec Buy

Saham ADRO menguat 0,87% ke 2.320 dan masih didominasi oleh volume pembelian. “Kami perkirakan, posisi ADRO saat ini berada pada bagian dari wave (iii) dari wave [iii],” ujar Herditya.

Spec Buy: 2.250-2.300

Target Price: 2.440, 2.540

Stoploss: below 2.220

 

2.PT Astra International Tbk (ASII) - Buy on Weakness

Saham ASII menguat 1,15% ke 6.625 tetapi masih didominasi oleh tekanan jual dan pergerakannya pun masih berada di atas MA20. “Kami perkirakan, posisi ASII saat ini membentuk bagian dari wave 2 dari wave (5),” ujar Herditya.

Buy on Weakness: 6,375-6,525

Target Price: 6,850, 7,150

Stoploss: below 6,175

 

 

Rekomendasi Teknikal Lainnya

Karyawan mengamati pergerakan harga saham di Profindo Sekuritas, Jakarta, Jumat (22/9/2023). (Liputan6.com/Angga Yuniar)

3.PT XL Axiata Tbk (EXCL) - Buy on Weakness

Saham EXCL menguat 5,13% ke 3.280 dan disertai dengan adanya kenaikan volume pembelian. “Saat ini, posisi EXCL diperkirakan berada pada bagian dari wave C dari wave (B),” ujar dia.

Buy on Weakness: 3.090-3.230

Target Price: 3.460, 3.670

Stoploss: below 2.970

 

4.PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) - Buy on Weakness

Saham GOTO menguat 1,64% ke 62 dan didominasi oleh volume pembelian, namun pergerakannya masih tertahan oleh MA60. “Kami perkirakan, posisi GOTO saat ini berada pada bagian awal dari wave (iii) dari wave [iii],” kata dia.

Buy on Weakness: 60-62

Target Price: 67, 71

Stoploss: below 58

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi

Penutupan IHSG pada 23 Februari 2026

Pada pembukaan pasar usai libur Lebaran 2025, pada Selasa (8/4/2025), saham-saham Indonesia merosot lebih dari sembilan persen ke level 5.912. (BAY ISMOYO/AFP)

Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat signifikan pada perdagangan saham Senin, (23/2/2026).Kenaikan IHSG hari ini terjadi didorong kekhawatiran mereda seiring keputusan Mahkamah Agung Amerika Serikat (AS) membatalkan tarif resiprokal Donald Trump, kenaikan harga emas serta aksi beli saham oleh investor asing.

Mengutip data RTI,  IHSG hari ini melonjak 1,5% ke posisi 8.396,08. Indeks saham LQ45 bertambah 1,49% ke posisi 847,76. Seluruh indeks saham acuan menghijau.

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, kenaikan IHSG diperkirakan putusan MA atas tarif Trump membuat kekhawatiran mereda meskipun Trump saat ini mengancam akan mengenakan 15% sebagai ada putusan MA tersebut.

"Dari harga komoditas emas yang menguat diperkirakan mendorong emiten emas related di IHSG bergerak menguat di tengah kondisi ketidakpastian tarif dan juga memanasnya geopolitik di Timur Tengah,” ujar dia saat dihubungi Liputan6.com.

Selain itu, penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat juga mendukung IHSG.

 

Sektor Saham

Ada sebanyak 190 saham menghijau sehingga mendukung penguatan ke level 4.483,45.

Pada awal pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 8.397,06 dan level terendah 8.327,56. Sebanyak 468 saham menguat sehingga angkat IHSG kembali ke 8.300. Sementara itu, 206 saham melemah dan 142 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan saham 3.041.661 kali dengan volume perdagangan saham 49,6 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 24,2 triliun.

Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 16.790. Investor asing beli saham Rp 1,14 triliun. Namun, sepanjang 2026, investor asing masih melakukan aksi jual saham Rp 13,2 triliun.

Seluruh sektor saham menghijau. Sektor saham basic mendaki 3,31%, dan catat kenaikan terbesar. Sektor saham transportasi melompat 3,09%. Sektor sahan energi menguat 1,67%, sektor saham industri menanjak 1,73%, sektor saham consumer nonsiklikal melompat 1,02%. Kemudian sektor saham consumer siklikal menguat 1,52%, sektor saham kesehatan menanjak 0,74%, sektor saham keuangan melonjak 1,67%.

Lalu sektor saham properti meroket 0,55%, sektor saham teknologi menanjak 0,94%, sektor saham infrastruktur mendaki 1,07%.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya