Liputan6.com, Jakarta - Menyambut bulan suci Ramadan, Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat) resmi memperkenalkan kampanye teranyar bertajuk #LebihBaikIndosat.
Melalui komitmen jangka panjang ini, Indosat berupaya terus berevolusi demi memenuhi kebutuhan konsumen yang kian dinamis, terutama dalam momen mempererat silaturahmi.
Advertisement
SVP Head of Corporate Communications Indosat, Ovidia Namia, menjelaskan bahwa kampanye ini bukan sekadar program musiman, melainkan manifestasi dari DNA perusahaan untuk memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan.
"Ramadan adalah waktu di mana kita paling banyak terkoneksi kembali dengan orang-orang, baik itu teman lama maupun keluarga di kampung halaman. Ini saat yang tepat untuk meluncurkan komitmen #LebihBaikIndosat agar pengguna merasa bahagia dan nyaman," ujar Ovidia, Jumat (20/2/2026) di Jakarta.
Menariknya, kampanye ini turut menggandeng sosok 'Yono' sebagai representasi pesan utama. Nama Yono yang merupakan akronim dari "You Only Need One" dianggap selaras dengan visi Indosat untuk menjadi satu-satunya solusi komunikasi yang dibutuhkan masyarakat.
Inovasi Sahabat AI: Dari Indonesia untuk Indonesia
Sebagai bagian dari transformasi digital, Indosat juga memperkenalkan Sahabat AI. Inovasi ini dirancang khusus untuk menjawab tantangan komunikasi di tanah air.
"Sahabat AI dibuat oleh orang Indonesia, untuk orang Indonesia. Aplikasi ini didesain khusus agar fasih berbahasa Indonesia, bahkan mendukung hingga lima bahasa daerah," ungkap Ovidia.
Ia menambahkan bahwa akses Sahabat AI nantinya tidak terbatas hanya untuk pelanggan Indosat, melainkan terbuka untuk seluruh masyarakat Indonesia.
Dibangun dengan teknologi AI kelas dunia dengan dukungan NVIDIA dan dirancang untuk memahami bahasa serta konteks lokal Indonesia, Sahabat AI diklaim bisa membantu pengguna menemukan informasi, menyusun ide, hingga menyelesaikan berbagai kebutuhan harian dengan cara yang sederhana dan natural.
Perlindungan Ekstra dari Penipuan Digital
Menyadari adanya anomali aktivitas digital selama bulan puasa, Indosat juga memperkuat sistem keamanannya. Ovidia mengungkapkan data internal yang menunjukkan adanya lonjakan laporan penipuan (fraud) yang signifikan selama Ramadan.
"Laporan fraud di bulan Ramadan meningkat sekitar 34% hingga 35%. Oleh karena itu, kami menghadirkan fitur Anti-Spam & Anti-Scam berbasis AI agar pelanggan bisa beribadah dengan lebih tenang tanpa gangguan aktivitas siber yang merugikan," ia memaparkan.
Sejak diluncurkan pada Agustus 2025, fitur ini telah mendeteksi dan menghadang lebih dari 2 miliar panggilan, pesan, dan tautan berbahaya yang terindikasi spam dan penipuan, mencegah risiko sebelum berdampak ke pelanggan.
Sistem ini terus belajar mengikuti pola ancaman yang berkembang, sehingga perlindungannya tetap relevan dengan kondisi nyata. Fitur ini juga membantu mencegah potensi kerugian finansial hingga US$ 500 juta, dengan lebih dari 95% pelanggan menyatakan merasa lebih terlindungi saat sistem ini aktif.
Program Renovasi Surau Pascabencana
Selain inovasi teknologi, Indosat turut menunjukkan kepedulian sosial melalui program "Indosat Berkah Ramadan: Surau Kita Berdaya". Fokus utama program ini adalah membantu pemulihan infrastruktur rumah ibadah di wilayah-wilayah yang sempat terdampak bencana alam.
Indosat melakukan perbaikan fisik surau-surau agar masyarakat dapat kembali beribadah dengan layak, mulai dari kegiatan salat berjamaah hingga aktivitas mengaji dan komunitas.
Untuk diketahui, program CSR “Indosat Berkah Ramadan – Surau Kita Berdaya” akan dilaksanakan di 19 titik di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Aceh pascabencana.
"Fokus utama kami saat ini ada di wilayah Aceh, namun kami juga menjangkau beberapa daerah lain di seluruh Indonesia. Kami ingin memastikan saudara-saudara kita yang menjadi korban bencana tetap bisa menjalankan ibadah Ramadan dengan nyaman dan aman," Ovidia memungkaskan.