Tak kunjung turun, harga daging sapi di pasaran masih bertengger tinggi. Berdasarkan pantauan Liputan6.com di Pasar Jaya Lenteng Agung, Jakarta Selatan, harga daging kini bertengger di level Rp 95 ribu per kilogram (kg) sampai Rp 100 ribu per kg dari rata-rata sebelumnya Rp 90 ribu per kg.
Pedagang daging di Pasar Lenteng Agung Hendy (50), mengaku harga daging sapi terus naik. Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi memberi andil tingginya harga daging saat ini.
"Harga daging sapi mengalami kenaikan Rp 5.000. Harga daging sapi dari Rp 90 ribu per kg menjadi Rp 95 ribu per kg. Angka kenaikan itu cukup memberatkan masyarakat," ujar Hendy ketika ditemui di Pasar Jaya Lenteng Agung, Jakarta, Selasa (2/7/2013).
Dia menuturkan, harga daging sapi merata dari yang berkualitas satu sampai paling murah. Harga daging sapi kualitas nomor satu naik dari Rp 95 ribu per kg menjadi Rp 100 ribu per kg.
Harga ini, prediksi Hendy, akan terus terkerek sampai Ramadan dan Lebaran. Meski kenaikan diprediksi tidak sebesar usai kenaikan harga BBM.
"Pada saat 2 hari sebelum bulan puasa, harga daging akan mengalami kenaikan lagi, tapi kenaikannya tidak terlalu signifikan," tegas dia.
Sementara itu, pemilik kios ayam Pasar Jaya Lenteng Agung Jumaidi (55) mengungkapkan untuk harga daging ayam, saat ini mencapai Rp 40 ribu per ekor, naik dari sebelumnya Rp 36 ribu per ekor. Sementara untuk ayam berukuran kecil menjadi Rp 30 ribu dari sebelumnya masih di harga Rp 25 ribu per ekor.
Pedagang pun meminta tindakan langsung dari pemerintah dalam menstabilkan harga di pasar. "Naiknya harga BBM juga mengerek harga daging sapi dan ayam yang ada di pasar. Sebelum menjelang bulan puasa, harga daging sapi dan ayam juga mengalami kenaikan, tapi tidak terlalu signifikan," jelasnya. (Dis/Nur)
Pedagang daging di Pasar Lenteng Agung Hendy (50), mengaku harga daging sapi terus naik. Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi memberi andil tingginya harga daging saat ini.
"Harga daging sapi mengalami kenaikan Rp 5.000. Harga daging sapi dari Rp 90 ribu per kg menjadi Rp 95 ribu per kg. Angka kenaikan itu cukup memberatkan masyarakat," ujar Hendy ketika ditemui di Pasar Jaya Lenteng Agung, Jakarta, Selasa (2/7/2013).
Dia menuturkan, harga daging sapi merata dari yang berkualitas satu sampai paling murah. Harga daging sapi kualitas nomor satu naik dari Rp 95 ribu per kg menjadi Rp 100 ribu per kg.
Harga ini, prediksi Hendy, akan terus terkerek sampai Ramadan dan Lebaran. Meski kenaikan diprediksi tidak sebesar usai kenaikan harga BBM.
"Pada saat 2 hari sebelum bulan puasa, harga daging akan mengalami kenaikan lagi, tapi kenaikannya tidak terlalu signifikan," tegas dia.
Sementara itu, pemilik kios ayam Pasar Jaya Lenteng Agung Jumaidi (55) mengungkapkan untuk harga daging ayam, saat ini mencapai Rp 40 ribu per ekor, naik dari sebelumnya Rp 36 ribu per ekor. Sementara untuk ayam berukuran kecil menjadi Rp 30 ribu dari sebelumnya masih di harga Rp 25 ribu per ekor.
Pedagang pun meminta tindakan langsung dari pemerintah dalam menstabilkan harga di pasar. "Naiknya harga BBM juga mengerek harga daging sapi dan ayam yang ada di pasar. Sebelum menjelang bulan puasa, harga daging sapi dan ayam juga mengalami kenaikan, tapi tidak terlalu signifikan," jelasnya. (Dis/Nur)