IHSG Hari Ini 19 Februari 2026 Gagal Bertahan di 8.300, Investor Asing Beli Saham Rp 387 Miliar

Investor asing masih melakukan aksi beli saham di tengah koreksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham Kamis, (19/2/2026).

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 19 Februari 2026, 18:39 WIB
Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah ke zona merah pada perdagangan saham Kamis, (19/2/2026)(Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah ke zona merah pada perdagangan saham Kamis, (19/2/2026). Koreksi IHSG terjadi setelah Bank Indonesia (BI) menahan suku bunga acuan 4,75% dan mayoritas sektor saham melemah.

Mengutip data RTI, IHSG hari ini ditutup melemah 0,43% ke posisi 8.274,08. Indeks saham LQ45 merosot 0,51% ke posisi 834,28. Sebagian besar indeks saham acuan melemah.

Dalam riset Kiwoom Sekuritas menyebutkan, Bank Indonesia menahan suku bunga acuan 4,75%, deposit facility 3,75% dan lending facility 5,5% dengan inflasi tetap dalam target 2,5% plus minus satu persen serta cadangan devisa USD 154,6 miliar menegaskan stabilitas makro terjaga.

“Untuk pasar saham, dampaknya netral-positif, tidak ada shock kebijakan, tetapi juga belum menjadi katalis kuat seperti penurunan suku bunga,” demikian seperti dikutip.

Selain itu, surplus perdagangan dan proyeksi Neraca Pembayaran Indonesia  (NPI) tetap sehat menurunkan risiko eksternal sehingga penurunan IHSG realtif terbatas.

Pada perdagangan saham Kamis pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 8.376,19 dan level terendah 8.251,81. Sebanyak 366 saham melemah sehingga bebani IHSG. 326 saham menguat dan 127 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan 3.334.502 kali dengan volume perdagangan saham 53,3 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 26,2 triliun.

Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 16.888. Investor asing masih melakukan aksi beli saham. Tercatat investor asing membeli saham Rp 387,02 miliar dalam sehari. Dengan demikian, sepanjang 2026, aksi jual oleh investor asing Rp 14,65 triliun.

Dari 11 sektor saham, enam sektor saham melemah. Sektor saham teknologi turun 1,16%, dan catat penurunan terbesar. Sektor saham keuangan melemah 1,03% dan sektor saham properti terpangkas 0,70%, sektor saham infrastruktur susut 0,27% dan sektor saham industri melemah 0,26%.

Sementara itu, sektor saham basic melonjak 2,85% dan catat kenaikan terbesar. Sektor saham transportasi melesat 1,92% dan sektor saham energi mendaki 0,82%. Kemudian sektor saham consumer nonsiklikal naik 0,06%, sektor saham consumer siklikal menanjak 0,57% dan sektor saham kesehatan bertambah 0,04%.

Gerak Saham

Karyawan beraktivitas di PT Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (13/3/2024). (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Pada perdagangan saham Kamis pekan ini, harga saham OASA melemah 2,56% ke posisi Rp 456 per saham. Saham OASA dibuka naik dua poin ke posisi Rp 470 per saham. Saham OASA berada di level tertinggi Rp 472 dan level terendah Rp 452 per saham. Total frekuensi perdagangan 18.521 kali dengan volume perdagangan saham 1.440.932 saham. Nilai transaksi Rp 66,2 miliar.

Harga saham HMSP melemah 0,53% ke posisi Rp 930 per saham. Saham HMSP dibuka menguat ke posisi Rp 980 per saham dari penutupan sebelumnya Rp 935 per saham. Harga saham HMSP berada di level tertinggi Rp 1.000 dan level terendah Rp 925 per saham. Total frekuensi perdagangan 21.111 kali dengan volume perdagangan saham 3.423.940 saham. Nilai transaksi Rp 328,5 miliar.

Harga saham AADI melonjak 7,3% ke posisi Rp 9.550 per saham. Saham AADI dibuka stagnan di posisi Rp 8.900 per saham. Harga saham AADI berada di level tertinggi Rp 9.600 dan level terendah Rp 8.850 per saham. Total frekuensi perdagangan 19.647 kali dengan volume perdagangan saham 396.643 saham. Nilai transaksi Rp 372,3 miliar.

Harga saham PANI turun 0,92% ke posisi Rp 10.800 per saham. Harga saham PANI dibuka menguat ke posisi Rp 10.950 per saham dari penutupan sebelumnya Rp 10.900 per saham. Harga saham PANI berada di level tertinggi Rp 11.000 dan level terendah Rp 10.425 per saham. Total frekuensi perdagangan 8.411 kali dengan volume perdagangan saham 91.344 saham. Nilai transaksi Rp 97,5 miliar.

Top Gainers-Losers

Orang-orang memperhatikan layar digital yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (29/1/2026). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan Kamis (29/1/2026) ini berada di zona merah. (YASUYOSHI CHIBA/AFP)

Saham-saham yang masuk top gainers antara lain:

  • Saham KOCI melonjak 35%
  • Saham BRRC melonjak 34,04%
  • Saham ASHA melonjak 28,77%
  • Saham SOTS melonjak 25%
  • Saham RMKO melonjak 24,69%

 

Saham-saham yang masuk top losers antara lain:

  • Saham SSTM melemah 14,96%
  • Saham ROCK melemah 14,85%
  • Saham VISI melemah 14,79%
  • Saham HILL melemah 14,79%
  • Saham UNIC melemah 12,41%

 

Saham-saham teraktif berdasarkan nilai antara lain:

  • Saham BUMI senilai Rp 2,9 triliun
  • Saham MBMA senilai Rp 1,2 triliun
  • Saham BIPI senilai Rp 1,1 triliun
  • Saham BBCA senilai Rp 964,6 miliar
  • Saham ANTM senilai Rp 761,6 miliar

 

Saham-saham teraktif berdasarkan frekuensi antara lain:

  • Saham BUMI tercatat 178.253 kali
  • Saham BIPI tercatat 159.057 kali
  • Saham INDS tercatat 119.735 kali
  • Saham MBMA tercatat 96.556 kali
  • Saham MINA tercatat 88.710 kali
  •  

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya