Kebakaran Masjid Istiqlal Berasal dari Ruang Server CCTV

Saat petugas datang, ruangan server CCTV Masjid Istiqlal sudah dipenuhi asap tebal dan masih terdapat satu titik api yang menyala. Petugas berupaya memadamkan titik api yang menyala.

oleh Luqman RimadiDiterbitkan 18 Februari 2026, 22:38 WIB
Kebakaran yang terjadi di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Rabu (18/2/2026) malam, saat Salat Tarawih berlangsung. Diketahui berasal dari ruang server CCTV. (Command Center Damkar)

Liputan6.com, Jakarta - Kebakaran yang terjadi di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Rabu (18/2/2026) malam, diketahui berasal dari ruang server CCTV. Insiden tersebut terjadi saat pelaksanaan salat tarawih dan sempat membuat jemaah panik hingga keluar dari area masjid.

Petugas Pemadam Kebakaran Unit Pos Istiqlal, Muhammad Ramdan, mengatakan laporan kebakaran diterima setelah petugas keamanan masjid mendatangi pos pemadam yang berada di lingkungan Masjid Istiqlal.

“Tadi pihak security dari Masjid Istiqlal datang ke pos kita, menginformasikan bahwa ada terjadi kebakaran di ruang CCTV, sekitar 20.40 WIB,” ujar Ramdan di lokasi.

Saat petugas tiba di lokasi, ruangan server CCTV tersebut sudah dipenuhi asap tebal dan masih terdapat satu titik api yang menyala di bagian bawah. Kondisi itu mengharuskan petugas menggunakan alat pelindung diri lengkap serta alat bantu pernapasan Self Contained Breathing Apparatus (SCBA).

“Ketika kita datang sudah dipenuhi dengan asap, namun masih ada satu titik api di bawah masih menyala. Kita tidak bisa masuk tanpa alat pernapasan, makanya pakai SCBA,” katanya.

Berdasarkan pantauan di lokasi, sejumlah unit mobil pemadam kebakaran datang dengan sirene menyala dan berjajar di depan akses menuju ruang VVIP Al Malik. Area lobi utama tampak dipadati petugas gabungan dengan perlengkapan pemadaman lengkap. Sejumlah personel Palang Merah Indonesia (PMI) dan relawan juga bersiaga di sekitar taman depan lobi.

 

Api Berhasil Dipadamkan

Suasana khidmat begitu terasa di Masjid Al Akbar, Surabaya, Jawa Timur, saat umat muslim berkumpul untuk menunaikan salat tarawih perdana di bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Rabu 18 Februari 2026. Tampak dalam foto, umat Muslim saat melaksanakan salat Tarawih perdana di bulan suci Ramadan 1447 Hijriah di Masjid Al Akbar, Surabaya, Jawa Timur, pada Rabu 18 Februari 2026. (JUNI KRISWANTO/AFP)

Berdasarkan data dari data Command Center Damkar, laporan kemunculan asap diterima pada pukul 20.13 WIB. Operasi pemadaman dimulai pada pukul 20.17 WIB dengan mengerahkan sembilan unit mobil pemadam kebakaran dan 36 personel ke lokasi di Jalan Taman Wijaya Kusuma, Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Api berhasil dilokalisir pada pukul 20.25 WIB dan dilanjutkan dengan proses pendinginan pada pukul 20.30 WIB.

Operasi penanganan kebakaran dinyatakan selesai pada pukul 20.37 WIB dengan status situasi hijau atau aman. Petugas juga melakukan penyedotan asap di ruang CCTV untuk memastikan tidak ada potensi kebakaran lanjutan.

Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.

infografis Kebiasaan Saat Puasa Ramadan di Indonesia. (Liputan6.com/Abdillah).

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya