Selama Ramadan, Pengguna LRT Jabodebek Boleh Buka Puasa dalam Kereta dan Area Stasiun

Pengguna LRT Jabodebek yang menjalankan puasa Ramadan boleh berbuka puasa di dalam rangkaian kereta dan area stasiun mulai waktu maghrib hingga pukul 19.00 WIB.

oleh Tim NewsDiterbitkan 18 Februari 2026, 16:00 WIB
Pengguna LRT Jabodebek yang menjalankan puasa Ramadan boleh berbuka puasa di dalam rangkaian kereta dan area stasiun. (Ist)

Liputan6.com, Jakarta - Menyambut Ramadan 1446 H, KAI kembali memberlakukan kebijakan khusus bagi pengguna LRT Jabodebek yang menjalankan ibadah puasa. Selama bulan Ramadan, penumpang diperbolehkan berbuka puasa di dalam rangkaian kereta maupun di area stasiun mulai waktu adzan Magrib hingga pukul 19.00 WIB.

"Kebijakan ini merupakan bentuk pelayanan kepada pengguna yang ingin tetap nyaman menjalankan ibadah puasa tanpa mengganggu ketertiban perjalanan," ujar Manager of Public Relation LRT Jabodebek Radhitya Mardika, melalui keterangan tertulis, Rabu (18/2/2026).

Selain itu, lanjut dia, untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakat yang masih berada dalam perjalanan saat waktu berbuka tiba, khususnya pada jam pulang kerja yang menjadi periode mobilitas tertinggi di kawasan Jabodebek.

"Saat waktu berbuka, pengguna LRT Jabodebek diperbolehkan mengonsumsi makanan dan minuman ringan seperti kurma, roti, dan air minum. Namun, tidak diperkenankan mengonsumsi makanan berat dan yang berbau menyengat demi menjaga kenyamanan bersama," ucap Radhitya.

Dia menjelaskan, selain memberikan kelonggaran berbuka puasa di dalam kereta, LRT Jabodebek juga menyediakan fasilitas air minum gratis di seluruh stasiun yang dapat dimanfaatkan pengguna LRT Jabodebek.

"KAI mengimbau seluruh pengguna untuk tetap menjaga kebersihan selama berbuka di dalam kereta. Sampah sisa makanan dan minuman diminta untuk disimpan terlebih dahulu dan dibuang di tempat sampah yang tersedia di stasiun tujuan," terang Radhitya.

 

Operasional Tetap Berjalan Normal

Pengguna LRT Jabodebek yang menjalankan puasa Ramadan boleh berbuka puasa di dalam rangkaian kereta dan area stasiun. (Ist)

Radhitya mengatakan, dari sisi operasional, LRT Jabodebek tetap melayani perjalanan secara normal dengan 430 perjalanan pada hari kerja (weekday) dan 270 perjalanan pada akhir pekan, hari libur nasional, serta cuti bersama.

"Dengan kebijakan ini, KAI berharap pengguna LRT Jabodebek dapat menjalankan ibadah puasa dengan lebih nyaman tanpa mengurangi aspek keselamatan, ketertiban, dan efisiensi perjalanan," jelas Radhitya.

Sebelumnya, PT Transjakarta mengizinkan penumpang untuk berbuka puasa di dalam bus selama bulan Ramadan. Kebijakan ini bertujuan memberikan kemudahan bagi pelanggan yang masih berada dalam perjalanan saat waktu berbuka tiba.

Penumpang yang berbuka puasa diperbolehkan mengonsumsi air minum dan makanan ringan selama menggunakan layanan Transjakarta. Durasi makan dan minum dibatasi maksimal 10 menit agar tetap menjaga kenyamanan bersama.

"Kami ingin memastikan pelanggan tetap dapat menjalankan ibadah puasa dengan nyaman, termasuk saat waktu berbuka tiba di tengah perjalanan. Tentunya, kami juga mengajak pelanggan untuk tetap menjaga kebersihan dan kenyamanan bersama," kata Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani dalam keterangan tertulis, Rabu (18/2/2026).

 

Bisa Buka Puasa di Tenant

Deretan Bus Raya Terpadu (BRT) listrik baru sesaat sebelum diluncurkan di lapangan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Selasa (10/12/2024). (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Transjakarta menyatakan selama Ramadan, bagi pelanggan yang berpuasa juga dapat menuju area ritel atau tenant yang tersedia di sejumlah halte Transjakarta untuk membeli makanan berbuka puasa.

Kendati diperbolehkan berbuka puasa di dalam armada Transjakarta, pelanggan juga diimbau untuk selalu menjaga kebersihan di seluruh area layanan Transjakarta.

Ayu menyebut bahwa selama Ramadan 1447 H, Transjakarta tetap beroperasi normal dan melayani pelanggan selama 24 jam pada 14 koridor utama.

"Melalui kebijakan ini, Transjakarta berharap perjalanan pelanggan selama Ramadan tetap terasa nyaman, tertib, dan penuh makna," ucap Ayu.

Sementara itu, Direktur Utama Transjakarta Welfizon Yuza mengatakan, pihaknya akan kembali membagikan paket takjil gratis di seluruh halte Bus Rapid Transit (BRT) pada 14 koridor utama, 10 rute Royaltrans, 11 rute Transjabodetabek dan enam titik bus stop sepanjang bulan Ramadhan.

Sekitar lebih dari 520 ribu paket akan dibagikan melalui program bertajuk “Bukadijalan” yang diadakan bekerja sama dengan enam perusahaan swasta.

"Kami ingin memastikan mereka (penumpang) dapat membatalkan puasa dengan nyaman dan tepat waktu," ujar Welfizon Yuza, Rabu, 11 Februari 2026.

Adapun produk takjil yang nantinya disediakan antara lain biskuit oat gandum kurma, air mineral, buah pisang, jus, minuman isotonik dan camilan.

Infografis Jadwal Imsakiyah 1447 H/2026 M untuk DKI Jakarta. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya