Prabowo akan Hadiri KTT BoP di AS, Kemenlu Sebut Bawa Misi Perdamaian Gaza

Prabowo ikut menandatangani piagam pembentukan BoP saat acara peluncuran di Davos, Swiss pada 22 Januari 2026.

oleh Muhammad Radityo PriyasmoroDiterbitkan 18 Februari 2026, 11:54 WIB
Himpunan Mahasiswa Indonesia Taruh Harapan Besar Terhadap Kunjungan Prabowo di AS

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto akan menghadiri Konfrensi Tingkat Tinggi (KTT) perdana Dewan Perdamaian alias Board of Peace (BoP) pada Kamis, 19 Februari 2026. KTT itu dijadwalkan berlangsung di Washington D.C, Amerika Serikat.

Juru Bicara 1 Kementerian Luar Negeri (Kemlu RI), Yvonne Mewengkang mengatakan, kehadiran Prabowo untuk menegaskan komitmen Indonesia untuk berperan aktif dalam BoP.

“Kehadiran Presiden Prabowo menegaskan komitmen Indonesia untuk berperan aktif dalam membentuk arah dan kerja Board of Peace sejak awal,” kata Yvonne dalam keterangan diterima beberapa waktu lalu.

BoP merupakan badan yang dibentuk atas inisiatif Presiden AS Donald Trump dan akan mempertemukan para pemimpin negara yang menjadi anggotanya, salah satunya Indonesia.

Menurut Yvonne, pemerintah akan memanfaatkan forum tersebut untuk menyuarakan sikap Indonesia terkait situasi di Gaza, termasuk isu perlindungan warga sipil dan upaya perdamaian.

“Indonesia akan menggunakan Board of Peace untuk memperjuangkan perlindungan warga sipil, mendorong pemulihan dan rekonstruksi Gaza, serta mengupayakan perdamaian yang adil dan berkelanjutan bagi Palestina berdasarkan Solusi Dua Negara,” jelas Yvonne.

Prabowo Tandatangani Piagam Pembentukan BoP

Beberapa pejabat Kantor Kepresidenan Amerika Serikat (White House) pada minggu lalu menyebutkan KTT BoP rencananya digelar pada 19 Februari 2026. Selain Prabowo, Perdana Menteri Hungaria Viktor Orban juga mengonfirmasi kehadiran dalam pertemuan puncak perdana BoP di Washington DC.

Indonesia resmi masuk sebagai anggota BoP setelah Prabowo ikut menandatangani piagam pembentukan lembaga tersebut saat acara peluncuran di Davos, Swiss pada 22 Januari 2026.

Selain Indonesia, negara-negara lain yang juga menandatangani piagam Dewan Perdamaian itu, antara lain Amerika Serikat sebagai penggagas, kemudian Hungaria, Bahrain, Maroko, Argentina, Armenia, Azerbaijan, Belgia, Bulgaria, Mesir, Jordania, Kazakhstan, Republik Kosovo, Mongolia, Pakistan, Paraguay, Qatar, Arab Saudi, Turki, Uni Emirat Arab (UAE), dan Uzbekistan.

Daftar Negara Anggota BoP, Tak Ada Palestina

Sebagai informasi, berikut daftar negara yang tergabung dalam keanggotaan BoP:

1. Argentina

2. Armenia

3. Azerbaijan

4. Bahrain

5. Bulgaria

6. El Salvador

7. Hungaria

8. Indonesia

9. Yordania

10. Kazakhstan

11. Kosovo

12. Mongolia

13. Maroko

14. Pakistan

15. Paraguay

16. Qatar

17. Arab Saudi

18. Turki

19. Uni Emirat Arab

20. Amerika Serikat

21. Uzbekistan

22. Israel.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya