Menhub Wanti-wanti Potensi Kemacetan Jalur Arteri Saat Lebaran 2026

Antisipasi kemacetan perlu diperkuat melalui koordinasi dengan berbagai pihak terkait guna mengurai kepadatan lalu lintas.

oleh Luqman RimadiDiterbitkan 17 Februari 2026, 23:08 WIB
Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi di Stasiun Gambir, Selasa (10/2/2026). (Foto: Liputan6.com/Maulandy R)

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengingatkan perlunya mengantisipasi potensi kemacetan lalu lintas di jalur arteri selama periode Angkutan Lebaran 2026, khususnya di wilayah Lampung.

“Selama periode Angkutan Lebaran 2026, perlu mengantisipasi sejumlah lokasi yang berpotensi mengakibatkan kemacetan terutama di jalur arteri. Kami sudah memetakan, terutama di Lampung, perlu antisipasi di daerah pasar tumpah, serta daerah wisata,” kata Dudy di Bandarlampung, Selasa (17/2/2026).

Dia menyampaikan, langkah antisipasi kemacetan perlu diperkuat melalui koordinasi dengan berbagai pihak terkait guna mengurai kepadatan lalu lintas.

Dudy menjelaskan, terdapat enam lokasi pasar tumpah di Lampung yang berpotensi menimbulkan kemacetan di jalur arteri, yakni Pasar Liwa di Kabupaten Lampung Barat, Pasar Krui di Kabupaten Pesisir Barat, dan Pasar Unit II di Kabupaten Tulang Bawang.

Selain itu, Plaza Bandar Jaya di Kabupaten Lampung Tengah, Pasar Natar di Kabupaten Lampung Selatan, serta Pasar Pringsewu di Kabupaten Pringsewu.

Menurutnya, keberadaan pasar tumpah tersebut dapat menghambat arus lalu lintas, terutama di jalan nasional, akibat aktivitas kios dan penggunaan alat transportasi tradisional di sekitar lokasi.

“Antisipasi lokasi pasar tumpah harus diperkuat juga dengan langkah pengendalian dan pencegahan hambatan di jalan nasional, salah satunya juga di sekitar Pelabuhan Bakauheni,” ucapnya.

Ia menambahkan, potensi kemacetan akibat pasar tumpah dapat meningkat pada puncak arus mudik maupun arus balik, khususnya pada jam operasional pasar antara pukul 06.00 hingga 09.00 WIB.

 

Pasar Tumpah dan Kawasan Wisata Hambat Arus Mudik

Salah satu titik Pasar Tumpah di Lumajang Jawa Timur. (Liputan6.com/Dian Kurniawan)

Dudy mengatakan, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan daerah lain seperti Jawa Barat dan Banten terkait penanganan pasar tumpah serta kendaraan tradisional.

“Lalu yang perlu perhatian khusus di tempat wisata biasanya setelah Lebaran pasti masyarakat berubah tujuan ke tempat wisata. Jadi kami harapkan pemerintah daerah untuk antisipasi ini karena cukup berdampak saat Lebaran,” tambahnya.

Selain pasar tumpah, potensi kepadatan lalu lintas juga diperkirakan terjadi di sejumlah destinasi wisata di Kabupaten Lampung Selatan, antara lain Pantai Arang, Pantai Semukuk, Pantai Kedu, Pantai Kedu Warna, Pantai Minang Rua, Pantai Way Muli, Air Terjun Way Tebing Cepa, serta Makam Radin Inten.

Sementara itu, di Kota Bandarlampung, titik kepadatan diperkirakan terjadi di kawasan Museum Lampung, Taman Wisata Lembah Hijau, Lengkung Langit Dua, dan sejumlah destinasi wisata lainnya.

Infografis Mudik Minim Sampah. (dok. Dinas Lingkungan Hidup/Putri Astrian Surahman)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya