Agar Puasa Lancar, Kesehatan Tulang dan Daya Tahan Tubuh Perlu Diperhatikan

Jelang puasa perlu mempersiapkan fisik agar ibadah yang dijalani berjalan optimal.

oleh Benedikta DesideriaDiterbitkan 17 Februari 2026, 11:00 WIB
Puasa. (Image by pvproductions on Freepik)

Liputan6.com, Jakarta - Sambut bulan Puasa Ramadan tidak hanya membutuhkan kesiapan spiritual, tetapi juga kesiapan fisik agar ibadah secara optimal. Ketua Umum Perhimpunan Osteoporosis Indonesia (PEROSI), dr. Tirza Z. Tamin, mengingatkan masyarakat untuk menjaga kesehatan tulang, sendi, otot, serta daya tahan tubuh selama puasa.

Saat puasa yang akan tiba dalam beberapa hari mendatang, Tirza mengingatkan agar umat Muslim tetap aktif bergerak serta memenuhi kebutuhun nutrisi dengan gizi seimbang saat sahur dan buka. 

"Beberapa langkah sederhana yang dapat diterapkan antara lain memenuhi kebutuhan nutrisi seimbang saat sahur dan berbuka, menjaga kecukupan cairan tubuh, memastikan waktu tidur yang cukup, serta tetap melakukan aktivitas fisik ringan,” saran Tirza.

Sejalan dengan upaya tersebut, sebuah inisiatif dilakukan oleh Anlene yang mendistribusikan 10.000 paket Anlene Habbatussauda di bulan Ramadan. Inisiatif ini dilaksanakan melalui kolaborasi dengan Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Timur dalam kegiatan NUCONOMICS Festival 2026 yang dilaksanakan di Kampung Coklat, Kabupaten Blitar pada tanggal 5-7 Februari 2026.

Perhimpunan Osteoporosis Indonesia (PEROSI) juga diajak terlibat untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan tulang, sendi, otot, dan daya tahan tubuh selama Ramadan.

"Untuk mendukung masyarakat agar tetap menjaga kesehatan tulang, sendi, otot, dan daya tahan tubuh selama bulan Ramadan, tahun ini, Anlene berinisiatif berbagi nutrisi melalui distribusi 10.000 paket Anlene Habbatussauda melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk NU Jawa Timur," kata Presiden Direktur Fonterra Brands Manufacturing Indonesia, Yauwanan Wigneswaran dalam keterangan tertulis.

 

 

Produktif Saat Puasa

Anlene berbagi nutrisi kepada Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Timur.

Wakil Ketua Nahdlatul Ulama Jawa Timur, Dr. KH. Noor Shodiq Askandar, mengapresiasi kolaborasi yang dilakukan melalui program berbagi nutrisi selama Ramadan. Menurutnya, inisiatif tersebut dapat membantu masyarakat menjaga kesehatan sehingga tetap aktif dan produktif saat menjalankan ibadah puasa dan aktivitas harian.

"Hal ini sejalan dengan komitmen Nahdlatul Ulama Jawa Timur dalam mendorong pemberdayaan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat dan terdapat dalam pilar keempat NU, yaitu penguatan kesehatan dan layanan sosial,” kata Noor.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya