Detik-detik Pabrik Tapioka di Lampung Tengah Terbakar Hebat, Sempat Terdengar Ledakan Berkali-kali

Kabidhumas Polda Lampung, Yuni Iswandari Yuyun mengungkap, kebakaran terjadi sekitar pukul 18.00 WIB dan berpusat di area mesin produksi pabrik tapioka.

oleh Ardi MuntheDiterbitkan 15 Februari 2026, 11:45 WIB
Kebakaran hebat melanda pabrik tapioka milik PT Sinar Pematang Mulia 2 di Lampung Tengah, Lampung. (Dok. Istimewa).

Liputan6.com, Jakarta - Kebakaran hebat melanda pabrik tapioka milik PT Sinar Pematang Mulia 2 di Kampung Mataram Udik, Kecamatan Bandar Mataram, Kabupaten Lampung Tengah, Sabtu petang (14/2/2026). Peristiwa itu disertai suara ledakan yang terdengar berkali-kali dari area mesin produksi.

Kabidhumas Polda Lampung, Yuni Iswandari Yuyun mengungkap, kebakaran terjadi sekitar pukul 18.00 WIB dan berpusat di area mesin produksi pabrik.

“Api bermula dari panel mesin yang mengalami panas berlebih hingga memicu ledakan di bagian mesin produksi. Api kemudian membesar dan membakar area mesin serta gudang sagu,” ujar Yuni, Minggu (15/2/2026).

Yuni bilang, saat kejadian para pekerja sempat mendengar suara ledakan sebelum api membesar. Seluruh karyawan yang berada di dalam pabrik langsung menyelamatkan diri, sementara sebagian lainnya berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya.

Sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi, terdiri dari dua unit milik Pemkab Lampung Tengah dan satu unit bantuan dari perusahaan sekitar.

“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,” sebutnya.

Meski demikian, kebakaran tersebut mengakibatkan kerugian material yang cukup besar. Satu unit mesin forklift dilaporkan hangus terbakar, serta sejumlah bahan baku sagu. Total kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp 1 miliar.

 

Periksa Saksi-Saksi

Yuni menambahkan, pihaknya telah melakukan sejumlah langkah, mulai dari menerima laporan, mendatangi lokasi kejadian, berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran, hingga memeriksa saksi-saksi.

"Anggota Polres Lampung Tengah bersama petugas PLN masih bersiaga di lokasi untuk memastikan situasi benar-benar aman. Sejak Sabtu malam hingga pagi tadi, proses pendinginan masih terus dilakukan guna mencegah api kembali menyala," terangnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya