Pramono Larang Ormas di Jakarta Sweeping Rumah Makan saat Ramadan: Harus Damai dan Rukun

Pramono meminta ormas tak menggelar sweeping terhadap rumah-rumah makan di ibu kota saat Ramadan.

oleh Winda NelfiraDiterbitkan 14 Februari 2026, 21:03 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Taman Bendera Pusaka, Jakarta Selatan, Jumat (13/2/2026). (Antara)

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta organisasi masyarakat (ormas) tidak menggelar sweeping atau melakukan pemeriksaan dadakan terhadap rumah-rumah makan di ibu kota saat Ramadan. Pramono ingin agar Ramadan di Jakarta berlangsung damai dan rukun.

“Jadi saya ingin menegaskan bahwa menyambut Ramadan itu harus penuh kedamaian dan kerukunan. Saya sebagai gubernur bertanggung jawab untuk itu dan saya tidak mengizinkan untuk ada sweeping,” kata Pramono di Jakarta, Sabtu (14/2/2026).

Pramono menyampaikan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tengah menyiapkan rangkaian acara menyambut Ramadan. Dia memastikan, kegiatan selama Ramadan 2026 di Jakarta akan lebih beragam bagi umat Islam yang ada di ibu kota.

“Dan itu kami persiapkan dengan baik karena bagaimanapun sebagai Gubernur Jakarta saya tahu Jakarta ini mayoritas adalah beragama Islam,” ucap Pramono.

Ia membeberkan sejumlah kegiatan yang telah diusulkan seperti digelarnya haul bagi ulama-ulama besar di Jakarta saat Ramadan. Haul rencananya juga akan melibatkan para tokoh-tokoh Betawi di Jakarta.

“Saya mengusulkan haul untuk para ulama-ulama besar Betawi dan tokoh-tokoh nasional Betawi, termasuk MTQ yang sekarang ini hanya pada level provinsi kita mulai kembali dari bawah dari akarnya untuk memberikan kesempatan itu,” jelas dia.

 

Larang Kegiatan yang Ganggu Ketertiban

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyetujui penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) dan Haul Ulama Betawi. (Liputan6.com/ Winda Nelfira)

Lebih lanjut, Pramono juga mengingatkan agar kegiatan Sahur On The Road (SOTR) yang biasanya dilakukan saat Ramadan dapat dilakukan dengan tertib. Dia melarang keras kegiatan-kegiatan yang dapat mengganggu ketertiban umum saat Ramadan.

“Pokoknya hal yang menimbulkan kerawanan, keributan saya enggak izinkan. Tetapi kalau menimbulkan kenyamanan nanti saya izinkan,” kata dia.

infografis Kebiasaan Saat Puasa Ramadan di Indonesia. (Liputan6.com/Abdillah).

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya