Ketertarikan Manchester United pada Bintang AC Milan Memicu Perdebatan

Upaya Manchester United rekrut pemain AC Milan apakah selaras dengan proyek jangka panjang atau yang disamarkan sebagai tambahan pemain bintang.

oleh Achmad Yani YustiawanDiterbitkan 16 Februari 2026, 08:00 WIB
Pelatih kepala Manchester United, Michael Carrick, di tengah, menyapa Patrick Dorgu dari Manchester United setelah pertandingan Liga Inggris antara Manchester United dan Manchester City di Manchester, Inggris, Sabtu, 17 Januari 2026. (AP Photo/Dave Thompson)

Liputan6.com, Jakarta - Manchester United dilaporkan tertarik merekrut pemain sayap AC Milan, Christian Pulisic. Ini merupakan strategi perekrutan klub yang terus berkembang dengan mengutus perantara membuka pembicaraan mengenai potensi kepindahannya.

Dengan MU saat ini menikmati performa yang kuat, spekulasi tentang penambahan pemain depan terasa tepat waktu dan penuh dengan konsekuensi. Apalagi, momentum di sekitar Old Trafford telah bergeser dalam beberapa pekan terakhir.

Empat kemenangan dan satu hasil imbang di Liga Inggris telah memperkuat harapan kualifikasi Liga Champions, dan ini bisa menciptakan lingkungan yang lebih menarik bagi calon pemain baru.

Nama Pulisic yang masuk dalam pembicaraan membawa campuran optimisme dan kehati-hatian. Pemain sayap ini, yang pernah digambarkan sebagai 'kelas dunia', membangun reputasinya di Borussia Dortmund sebelum pindah ke Chelsea, di mana penampilan berkualitasnya seringkali diimbangi dengan masalah cedera.

Kepindahan Pulisic ke AC Milan membangkitkan kembali posisinya, memberikan menit bermain yang konsisten dan produktivitas gol yang baik.

Menurut TeamTalk, skuad MU bisa terlihat sangat berbeda musim depan, terutama dengan Marcus Rashford dan Jadon Sancho yang diperkirakan akan pergi secara permanen setelah masa pinjaman. Menambahkan penyerang sayap kiri akan selaras dengan penyegaran lini depan yang lebih luas.


Sudah Teratur Jadi Starter

Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, berbicara dengan pemain AC Milan, Christian Pulisic, usai ditarik keluar pada laga Serie A antara AC Milan vs Verona di Milan, Italia, Minggu, 28 Desember 2025. (AP Photo/Luca Bruno)

Hanya sedikit pemain yang mengalami periode yang begitu kontras di liga-liga elit Eropa. Di Milan, Pulisic telah menemukan kembali ritmenya, mencetak gol secara teratur dan menjadi starter yang dapat diandalkan.

Stabilitas itu membantunya menghadapi Piala Dunia mendatang dengan kepercayaan diri yang baru, yang dilaporkan mendorongnya untuk mempertimbangkan kembali ke Inggris.

Bermain reguler di Serie A telah memperkuat profil kebugarannya, namun masih ada pertanyaan tentang bagaimana hal itu akan diterjemahkan kembali ke kecepatan dan tuntutan fisik Inggris.


Risiko di Balik Minat MU

Christian Pulisic dan Niclas Fullkrug ketika AC Milan berjumpa Fiorentina pada pekan ke-20 Serie A - Dok. AC Milan/@acmilan

Ada argumen kuat bahwa United harus menilai nilai dengan cermat sebelum melangkah lebih jauh. Rekam jejak cedera Pulisic telah mengikutinya sepanjang kariernya, dan menginvestasikan sumber daya yang signifikan membawa risiko yang melekat.

Kemungkinan berinvestasi besar-besaran pada pemain yang menjadi pilihan rotasi adalah hasil yang tidak mampu ditanggung klub selama fase pembangunan kembali.

Laporan TeamTalk juga menunjukkan Milan mungkin masih menawarkan kontrak baru. Itu menambah urgensi pada minat Liga Premier mana pun, namun juga menggarisbawahi bahwa United akan memasuki negosiasi tanpa kendali penuh atas situasi tersebut.


Proyek Jangka Panjang MU

Christian Pulisic (kiri) berebut bola dengan Weston McKennie di laga Juventus vs AC Milan di pekan ke enam Serie A 2025/2026 di Allianz Stadium, Senin (06/10/2025). (Marco Alpozzi/LaPresse via AP)

Kesabaran strategis mungkin terbukti lebih bijaksana daripada pengejaran cepat yang didorong oleh reputasi semata. Pada akhirnya, perdebatan seputar Pulisic berpusat pada keseimbangan. Pengalaman, keserbagunaan, dan profil internasionalnya adalah kualitas yang menarik.

Tantangannya terletak pada memutuskan apakah tahun-tahun puncak kariernya selaras dengan proyek jangka panjang United atau merupakan pertaruhan jangka pendek yang disamarkan sebagai tambahan pemain bintang.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya