Liputan6.com, Jakarta - Ajang Indonesia International Motor Show 2026 (IIMS 2026) dimanfaatkan SMK & STUDDS Helmets Indonesia untuk meluncurkan dua produk terbaru mereka, yakni SMK Cygnus dan STUDDS Atlas.
Kedua helm ini hadir menyasar segmen berbeda. SMK Cygnus bermain di kelas modular premium, sementara STUDDS Atlas menyasar pengguna helm open-face dengan harga lebih terjangkau.
Advertisement
Director Sales & Marketing PT Prakarsa Bangun Sarana (PBS), Avant Tjen, menyebut kehadiran dua model ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam menghadirkan pilihan helm dengan standar keselamatan tinggi namun tetap kompetitif dari sisi harga.
SMK Cygnus hadir sebagai helm flip-back modular dengan chin guard yang dapat diputar hingga 180 derajat. Helm ini telah mengantongi sertifikasi P/J, memungkinkan pengendara beralih dari mode full-face ke open-face dengan mudah sesuai kebutuhan.
Konsep modular tersebut membuat SMK Cygnus fleksibel digunakan untuk aktivitas harian maupun perjalanan jarak jauh (touring).
Dari sisi konstruksi, SMK Cygnus menggunakan material EIRT (Enhanced Impact Resistance Thermoplastic) pada bagian shell. Tersedia dua ukuran shell yang dipadukan dengan lapisan multi-density EPS untuk menyerap energi benturan secara optimal.
Soal standar keselamatan, helm ini telah memenuhi sertifikasi ECE 22.06, DOT, dan SNI.
Tak hanya itu, SMK Cygnus juga dilengkapi sistem emergency release untuk kondisi darurat, serta buckle logam quick-release yang kuat dan praktis.
Untuk menunjang kenyamanan, SMK Cygnus dibekali sistem ventilasi channelled intake dan exhaust terintegrasi. Fitur ini mencakup Top air vent, Chin vent, dan Hot air exhaust
Sistem tersebut menjaga sirkulasi udara tetap optimal sekaligus meminimalkan embun di dalam helm.
Bagian interiornya menggunakan liner breathable yang bersifat hypoallergenic, moisture-wicking, dan anti-static. Seluruh bagian dalam dapat dilepas dan dicuci.
Fitur tambahan seperti wind protector, breath deflector, serta chin strap berlapis padding membuat helm ini tetap nyaman digunakan dalam durasi panjang.
Dari sisi visibilitas, SMK Cygnus mengusung visor lebar berlapis anti-scratch yang sudah siap dipasangkan Pinlock® MaxVision untuk mencegah fogging.
Helm ini juga dilengkapi Dual visor dengan internal sun visor, One-touch quick release visor, dan Speaker pockets untuk perangkat Bluetooth.
Dengan fitur tersebut, pengendara bisa menikmati navigasi maupun hiburan dengan lebih praktis.
Kelengkapan STUDDS Atlas
Berbeda dengan Cygnus, STUDDS Atlas merupakan helm open-face yang dirancang untuk memberikan kenyamanan dan perlindungan optimal bagi pengendara harian.
Menariknya, model ini belum dirilis secara global dan pertama kali diperkenalkan di Indonesia melalui IIMS 2026. Kehadirannya menjadi bukti komitmen STUDDS dalam menghadirkan helm open-face yang mengedepankan keselamatan dan fungsionalitas.
STUDDS Atlas telah memenuhi sertifikasi DOT dan SNI. Struktur outer shell menggunakan material high impact resistant yang dirancang untuk memberikan perlindungan maksimal saat terjadi benturan.
Helm ini juga dilengkapi Quick release chin strap, dan Buckle berbahan stainless steel rust-proof. Kombinasi tersebut memastikan kekuatan dan daya tahan untuk penggunaan jangka panjang.
Untuk kenyamanan, STUDDS Atlas menggunakan moisture-wicking inner lining yang membantu menyerap keringat dan menjaga bagian dalam tetap kering. Materialnya juga bersifat hypoallergenic sehingga lebih ramah di kulit.
Bagian luar helm dilapisi UV resistant paint yang menjaga warna tetap awet sekaligus melindungi permukaan dari paparan sinar matahari.
Dari sisi visibilitas, helm ini dibekali Long visor untuk cakupan pandang lebih luas, Internal sun visor untuk mengurangi silau, dan Fitur glasses fit bagi pengguna kacamata.
Tak ketinggalan, kehadiran big spoiler berukuran besar membantu meningkatkan stabilitas saat berkendara.
Soal harga, kedua helm anyar ini ditawarkan dengan banderol relatif kompetitif di kelasnya.
"Untuk SMK Cygnus harganya antara Rp 2 juta sampai Rp 2,5 juta, sedangkan STUDDS Atlas mulai dari Rp 500 ribu sampai Rp 550 ribu. Keduanya tersedia dalam berbagai ukuran," ujar Avant Tjen.
Dengan spesifikasi dan fitur yang ditawarkan, SMK Cygnus cocok bagi pengendara yang menginginkan helm modular premium dengan fitur lengkap.
Sementara STUDDS Atlas bisa menjadi pilihan menarik bagi pengguna helm open-face yang mencari keseimbangan antara keselamatan, kenyamanan, dan harga terjangkau.