IHSG Hari Ini 12 Februari 2026 Melemah, Investor Asing Lepas Saham Rp 1,4 Triliun

Aksi jual saham oleh investor bebani Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham Kamis, (12/2/2026).

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 12 Februari 2026, 19:00 WIB
Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah ke zona merah pada perdagangan saham Kamis, (12/2/2026). (BAY ISMOYO/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah ke zona merah pada perdagangan saham Kamis, (12/2/2026). Koreksi IHSG hari ini terjadi di tengah  mayoritas sektor saham melemah dan nilai tukar rupiah kembali sentuh 16.800 per dolar AS.

Mengutip data RTI, IHSG hari ini ditutup melemah 0,31% ke posisi 8.265,35. Indeks saham LQ45 turun 0,30% ke posisi 839,40. Indeks saham acuan bervariasi.

Pada perdagangan saham Kamis pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 8.334,02 dan level terendah 8.220,15. Sebanyak 384 saham melemah sehingga bebani IHSG. Namun, 294 saham menguat sehingga tahan koreksi IHSG. 144 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan 3.024.785 kali dengan volume perdagangan saham 43,3 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 23,8 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 16.813. Investor asing melepas saham Rp 1,48 triliun. Dengan demikian, sepanjang 2026, investor asing sudah lepas saham Rp 14,46 tirliun.

Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim menuturkan, setelah mengalami reli selama tiga hari berturut-turut, IHSG ditutup melemah yang didorong aksi ambil untung menjelang long weekend.

“Investor masih cenderung melakukan strategi trading jangka pendek, di tengah kondisi ketidakpastian yang masih ada. Sektor kesehatan mengalami koreksi terbesar, sedangkan sektor barang baku mencatatkan kenaikan terbesar,” ujar Ratna seperti dikutip dari Antara.

Ia menambahkan, dari dalam negeri, Presiden Prabowo Subianto berencana menyelenggarakan sarasehan ekonomi untuk memberikan penjelasan komprehensif terkait kondisi perekonomian nasional dan respon pemerintah terhadap berbagai perkembangan global pada Jumat, 13 Februari 2026.

Pemerintah berharap pertemuan tersebut akan menjawab keresahan terkait keputusan lembaga pemeringkat Moody's Ratings, yang menurunkan outlook peringkat kredit Indonesia dari stabil menjadi negatif.

Dari mancanegara, pelaku pasar akan mencermati data inflasi Amerika Serikat (AS) bulan Januari 2026, yang menurut konsensus mencapai 2,5 persen year on year (yoy), atau melambat dari sebelumnya 2,7 persen (yoy) pada Desember 2025.

“Data inflasi ini akan menjadi perhatian investor setelah data nonfarm payrolls AS lebih baik dari perkiraan,” kata Ratna.

Sektor Saham

Sebelumnya, sepanjang Senin (9/2/2026), pergerakan IHSG diwarnai penguatan 433 saham. Sementara, 252 saham melemah dan 136 lainnya stagnan. Tampak dalam foto, layar monitor menunjukkan pergerakan pasar saham di lantai Bursa Efek Indonesia menjelang aktivitas perdagangan, Jakarta pada Senin 9 Februari 2026. (BAY ISMOYO/AFP)

Sebagian sektor saham memerah. Sektor saham kesehatan terpangkas 1,29%, dan catat koreksi terbesar. Sektor saham energi melemah 0,27%, sektor saham consumer nonsiklikal turun 0,60%, sektor saham consumer siklikal terpangkas 0,92%. Lalu sektor saham keuangan turun 0,23%. Selanjutnya sektor saham teknologi terpangkas 0,12% dan sektor saham infrastruktur turun 0,44%.

Pada perdagangan Kamis pekan ini, saham RLCO naik 0,78% ke posisi Rp 6.475 per saham. Harga saham RLCO dibuka menguat ke posisi Rp 6.700 per saham dari sebelumnya Rp 6.425 per saham. Saham RLCO berada di level tertinggi Rp 6.700 dan level terendah Rp 5.850 per saham. Total frekuensi perdagangan 12.147 kali dengan volume perdagangan saham 79.749 saham. Nilai transaksi Rp 49,7 miliar.

Saham BRIS melemah 0,83% ke posisi Rp 2.380 per saham. Harga saham BRIS dibuka stagnan di posisi Rp 2.400 per saham. Saham BRIS berada di level tertinggi Rp 2.400 dan level terendah Rp 2.380 per saham. Total frekuensi perdagangan 5.216 kali dengan volume perdagangan saham 106.405 saham. Nilai transaksi Rp 25,3 miliar.

Harga saham ACES susut 1,47% ke posisi Rp 402 per saham. Saham ACES dibuka turun dua poin ke posisi Rp 406 per saham. Harga saham ACES berada di level tertinggi Rp 406 dan terendah Rp 402 per saham. Total frekuensi perdagangan 2.276 kali dengan volume perdagangan 174.039 saham. Nilai transaksi Rp 7 miliar.

Top Gainers-Losers

Layar monitor menunjukkan pergerakan pasar saham di lantai Bursa Efek Indonesia menjelang aktivitas perdagangan, Jakarta pada Senin 9 Februari 2026. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) balik ke level 8.000 pada penutupan perdagangan, Senin (9/2/2026). (BAY ISMOYO/AFP)

Saham-saham yang masuk top gainers antara lain:

  • Saham LAPD melonjak 34,55%
  • Saham ZATA melonjak 32,98%
  • Saham INDS melonjak 25%
  • Saham JIHD melonjak 25%
  • Saham YPAS melonjak 24,77%

 

Saham-saham yang masuk top losers antara lain:

  • Saham SOTS merosot 14,93%
  • Saham HILL merosot 14,68%
  • Saham LION merosot 14,62%
  • Saham GMTD merosot 13,96%
  • Saham NATO merosot 12,12%

 

Saham-saham teraktif berdasarkan frekuensi antara lain:

  • Saham BUMI tercatat 149.883 kali
  • Saham PADI tercatat 96.596 kali
  • Saham ZATA tercatat 96.307 kali
  • Saham MINA tercatat 83.430 kali
  • Saham PTRO tercatat 74.561 kali

 

Saham-saham teraktif berdasarkan nilai antara lain:

  • Saham BUMI senilai Rp 2 triliun
  • Saham BBCA senilai Rp 1,7 triliun
  • Saham PTRO senilai Rp 1,4 triliun
  • Saham ANTM senilai Rp 927,2 miliar
  • Saham TINS senilai Rp 755,7 miliar

Bursa Saham Asia Pasifik

Ilustrasi bursa saham Asia (Foto by AI)

Mengutip Antara, bursa saham regional Asia Kamis sore ini antara lain Indeks Nikkei turun 10,70 poin atau 0,02 persen ke 57.639,80, indeks Shanghai menguat 2,03 atau 0,05 persen ke 4.134,02.

Selanjutnya, indeks Hang Seng susut 233,84 poin atau 0,86 persen ke posisi 27.032,53, dan indeks Straits Times bertambah 32,17 poin atau 0,65 persen ke posisi 5.016,75.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya