Liputan6.com, Jakarta - Polisi mengungkap kronologi kecelakaan maut melibatkan mobil Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang digunakan untuk distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan truk dump bermuatan batu. Kecelakaan itu terjadi di Desa Bangkuk, Marga Sekampung, Kabupaten Lampung Timur, pada Kamis (12/2/2026) sekitar pukul 10.15 WIB.
Akibat insiden tersebut, sopir mobil MBG berinisial AS (30) meninggal dunia. Sementara satu penumpang mobil box dan sopir truk mengalami luka-luka.
Advertisement
Kanit Laka Satlantas Polres Lampung Timur, Iptu Moelyadi mewakili Kasatlantas AKP Wahyu Dwi Kristanto mengatakan, kecelakaan terjadi di jalan umum yang kondisinya relatif sempit dengan arus lalu lintas dua arah.
“Mobil Suzuki Carry Box tanpa nomor polisi yang digunakan untuk distribusi MBG melaju dari arah Simpang Pugung menuju Jabung. Setibanya di lokasi kejadian, datang dari arah berlawanan dump truck warna merah BG 8929 MC bermuatan batu,” kata Moelyadi, Kamis (12/2).
Berdasarkan keterangan saksi dan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), kedua kendaraan diduga melaju dengan kecepatan cukup tinggi. Saat berpapasan di ruas jalan yang sempit, keduanya disebut sempat mengambil jalur agak ke tengah.
“Diduga kedua kendaraan sama-sama berupaya menghindar. Namun karena jarak sudah terlalu dekat, terjadi tabrakan di bagian kanan kendaraan,” jelas dia.
Benturan keras membuat mobil box mengalami kerusakan parah, sedangkan dump truck turut terbalik di lokasi kejadian.
AS Sempat Dilarikan ke Puskesmas
Dalam peristiwa tersebut, korban AS, warga Desa Gunung Raya, Kecamatan Marga Sekampung, Lampung Timur, mengalami luka di bagian dada dan kepala. Dia sempat dilarikan ke Puskesmas Peniangan, namun nyawanya tidak tertolong.
Sementara penumpangnya, FY (27), warga Kecamatan Sekampung Udik, mengalami luka berat berupa patah tangan kanan dan masih menjalani perawatan medis.
"Adapun sopir dump truck berinisial RI (23), warga Desa Sindang Anom, Kecamatan Sekampung Udik, dilaporkan hanya mengalami luka ringan dan telah diamankan di pos untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut," ungkapnya.
Saat ini, Satlantas Polres Lampung Timur masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut.
“Kasus ini masih dalam proses penyelidikan,” tandasnya.