Liputan6.com, Bogor: Peningkatan kesejahteraan personel TNI terus digalakkan. Kamis (18/9), Presiden Megawati Sukarnoputri meresmikan perumahan dinas TNI di sejumlah wilayah di Indonesia. Acara peresmian perumahan bantuan presiden itu sendiri digelar di Kompleks Rumah Dinas TNI Angkatan laut di Ciangsana, Bogor, Jawa Barat.
Dalam sambutannya, Panglima TNI Jenderal Endriartono Sutarto menyatakan, bantuan presiden itu sekiranya akan meningkatkan kesejahteraan anggota TNI dan keluarganya. Selain itu, bantuan tersebut juga akan dipakai sebagai peningkatan disiplin dan moral para prajurit TNI.
Sekadar diketahui, rumah-rumah dinas TNI ini adalah bantuan Presiden pada 2002 senilai Rp 7,5 miliar untuk masing-masing angkatan di lingkungan TNI. Sejatinya, bantuan tersebut berwujud ratusan unit rumah, perbaikan mess serta berbagai sarana fisik milik TNI lainnya.
Sebelumnya Presiden Megawati juga sempat meresmikan Markas Komando dan Rumah Dinas Kesatuan Brigade Mobil Kepolisian Daerah Metro Jaya di Kwitang, Jakarta Pusat, 28 Agustus silam. Rumah Dinas Kesatuan Brimob di Kwitang itu bisa menampung 400 personel beserta keluarga. Sedangkan pembangunan prasarana itu menelan dana Rp 20 miliar [baca: Presiden: Kesejahteraan Anggota Polri Harus Diperhatikan].(ORS/Mikotoro dan Agus Kusnohadi)
Dalam sambutannya, Panglima TNI Jenderal Endriartono Sutarto menyatakan, bantuan presiden itu sekiranya akan meningkatkan kesejahteraan anggota TNI dan keluarganya. Selain itu, bantuan tersebut juga akan dipakai sebagai peningkatan disiplin dan moral para prajurit TNI.
Sekadar diketahui, rumah-rumah dinas TNI ini adalah bantuan Presiden pada 2002 senilai Rp 7,5 miliar untuk masing-masing angkatan di lingkungan TNI. Sejatinya, bantuan tersebut berwujud ratusan unit rumah, perbaikan mess serta berbagai sarana fisik milik TNI lainnya.
Sebelumnya Presiden Megawati juga sempat meresmikan Markas Komando dan Rumah Dinas Kesatuan Brigade Mobil Kepolisian Daerah Metro Jaya di Kwitang, Jakarta Pusat, 28 Agustus silam. Rumah Dinas Kesatuan Brimob di Kwitang itu bisa menampung 400 personel beserta keluarga. Sedangkan pembangunan prasarana itu menelan dana Rp 20 miliar [baca: Presiden: Kesejahteraan Anggota Polri Harus Diperhatikan].(ORS/Mikotoro dan Agus Kusnohadi)