Respons Zulkifli Hasan Disebut Bakal Jadi Pendamping Prabowo di Pemilu 2029

Zulkifli Hasan menegaskan fokus utama PAN adalah meraih kemenangan dalam Pemilu dan Pilpres secara berkelanjutan.

oleh FauzanDiterbitkan 06 Februari 2026, 17:42 WIB
Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan bertemu pengemudi ojek online di Kantor Bulog Sulselbar. (Foto: Liputan6.com/Fauzan).

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PANZulkifli Hasan merespons namanya disebutkan bisa menjadi calon pendamping Prabowo Subianto di Pemilu 2029.

Dia tak menjawab secara tegas, namun pria yang akrab disapa Zulhas ini menginginkan partainya bisa menang di kontestasi Pemilu selanjutnya.

"Saya ini kalah 15 tahun. Masa menangnya cuma 10 tahun? Harus lebih lama dari itu,"  kata dia usai pembagian sembako kepada pengemudi ojek online di Kantor Bulog Sulselbar, Jumat (6/2/2026).

Menurut Zulhas, Pemilu 2029 dijadikan momentum untuk memenangkan PAN, yang diketahui selama ikut kontestasi lima tahunan tersebut, partai berlambang matahari ini tak pernah menang sekalipun.

"Kalau menang, ya menang sampai sukses. Bisa dua kali, tiga kali," jelas dia.

Sebelumnya, sosok Zulkifli Hasan, oleh partai berlambang matahari itu sebagai salah satu calon pendamping Prabowo Subianto pada Pemilu 2029.

Usulan tersebut disampaikan Wakil Ketua Umum PAN, Eddy Soeparno.

Menurut Eddy, putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menghapus syarat ambang batas pencalonan presiden dan wakil presiden atau presidential threshold membuka peluang bagi setiap partai politik untuk mengajukan kadernya sendiri.

"Sekarang memiliki kesempatan untuk bisa mengajukan kader-kadernya dengan tidak ada presidential threshold, tentu saya mau dukung Pak Zulhas (Zulkifli Hasan)," kata dia di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (5/2/2026).

 

 

 

Dukung Prabowo Dua Periode

Eddy menegaskan, PAN konsisten mendukung Prabowo Subianto apabila kembali maju dalam Pemilu mendatang.

"Kita sudah mendukung Pak Prabowo tiga kali, keempat kalinya itu sudah jadi jawaban kita," ungkap Eddy.

Dia menegaskan, wajar jika PAN memilih Zulhas sebagai pendamping Prabowo. Salah satunya akan sangat menguntungkan partainya.

"Bagi saya, itu juga akan menghidupkan mesin partai. Kader-kader juga akan tergerak untuk mendukung ketua umumnya," kata Eddy.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya