TransJakarta Layani 413 Juta Pelanggan Sepanjang Tahun 2025

TransJakarta pada tahun 2025 melayani 1,4 juta perjalanan harian.

oleh Winda NelfiraDiterbitkan 06 Februari 2026, 11:45 WIB
Bus Transjakarta berhenti di Halte Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Kamis (18/8/2022). PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) kembali mengoperasikan Halte Gelora Bung Karno (GBK) setelah rampung direvitalisasi. Halte GBK efektif melayani pelanggan bertepatan di HUT Ke-77 RI pada Rabu, 17 Agustus 2022 kemarin. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Liputan6.com, Jakarta - TransJakarta atau PT Transportasi Jakarta mencatat, pada 2025 total ada 413 juta pelanggan yang naik dan turun atau meningkat dua kali dalam tiga tahun terakhir.

Kini, rata-rata TransJakarta melayani 1,4 juta perjalanan harian. Direktur Utama TransJakarta Welfizon Yuza menyatakan dengan capaian ini, TransJakarta semakin mengukuhkan posisinya sebagai tulang punggung mobilitas warga Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

Menurutnya, catatan ini juga menjadi capaian gemilang Transjakarta di tengah tekanan inflasi dan kenaikan upah minimum. Pasalnya, kata Welfizon, TransJakarta justru berhasil mencatatkan efisiensi operasional yang impresif.

Dia menjelaskan, subsidi per pelanggan dijaga konstan dibandingkan dengan tahun sebelumnya, bahkan turun 14 persen jika dibandingkan tahun 2022.

"Kami tidak hanya mengejar ekspansi kuantitas saja, tetapi juga kualitas. Melalui digitalisasi dan penguatan tata kelola, kami membuktikan bahwa layanan publik yang masif tetap bisa dikelola secara efisien dan bertanggung jawab," kata Welfizon dalam keterangan tertulis, dikutip Jumat (6/2/2026).

Kemudian, lanjut dia, terhadap aspek keselamatan, Transjakarta juga menunjukkan hasil yang konsisten dan terukur, dengan penurunan accident rate secara berkelanjutan sebesar 40 persen sejak tiga tahun terakhir.

 

Indikator Terus Membaik

Deretan Bus Raya Terpadu (BRT) listrik baru sesaat sebelum diluncurkan di lapangan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Selasa (10/12/2024). (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Welfizon menyebut, indikator tersebut terus membaik dari tahun ke tahun dan mencapai titik terendah pada tahun 2025 dengan capaian skor 0,33.

Selain itu, dia menyatakan, TransJakarta juga terus beradaptasi dengan kebutuhan zaman melalui dua pilar utama.

"Pertama, transformasi digital dengan menghadirkan aplikasi seluler TJ: Transjakarta yang disebut telah digunakan oleh 2,1 juta pengguna, menyediakan fitur pelacakan real-time dan sistem tiket digital yang inklusif," ucap dia.

"Kedua, armada ramah lingkungan, di mana TransJakarta mendukung target emisi nol bersih, TransJakarta kini mengoperasikan 470 unit bus listrik (tipe high deck dan low deck), menjadikannya pionir transportasi hijau di Indonesia," jelas Welfizon.

Infografis Usulan Kenaikan Tarif Transportasi Warga Luar Jakarta. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya