IHSG Hari Ini 5 Februari 2025 Gagal Bertahan di Zona Hijau, Saham CDIA Melesat

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat menguat ke level tertinggi 8.214, tetapi gagal bertahan di zona hijau pada perdagangan saham Kamis ini.

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 05 Februari 2026, 17:54 WIB
Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah ke zona merah hingga penutupan perdagangan saham sesi kedua, Kamis (5/2/2026).(AP Photo/Tatan Syuflana)

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah ke zona merah hingga penutupan perdagangan saham sesi kedua, Kamis (5/2/2026). Koreksi IHSG hari ini di tengah mayoritas sektor saham melemah dan pengumuman pertumbuhan ekonomi.

Mengutip data RTI, IHSG hari ini merosot 0,53% ke posisi 8.103,87. Indeks saham LQ45 terpangkas 0,41% ke posisi 829,35. Sebagian besar indeks saham acuan melemah.

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, pergerakan IHSG masih relatif volatile dengan penguatan cenderung terbatas dan masih rawan koreksi. Namun, pergerakan bursa saham global dan rupiah melemah terhadap dolar AS membayangi IHSG.

“Dari sisi sentimen, meskipun rilis GDP kuartal IV 2025 menguat ke 5,3%, tetapi pergerakan market global cenderung melemah demikian pula dengan pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang melemah,” ujar dia saat dihubungi Liputan6.com.

Terkait pertumbuhan ekonomi Indonesia 2025 yang mencapai 5,11%, Herditya mengatakan, pertumbuhan 2025 masih berada di atas level sebelumnya. Pada 2024, ekonomi Indonesia tumbuh 5,03%. “ Ke depan diharapkan terdapat perkembangan pertumbuhan Gross Domestic Product (GDP).” Kata dia saat dihubungi Liputan6.com.

Pada perdagangan saham Kamis pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 8.214,46 dan terendah 8.102,78. Sebanyak 349 saham melemah sehingga menekan IHSG. 299 saham menguat dan 172 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan 2.549.194 kali dengan volume perdagangan 36 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 20,1 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah di kisaran 16.825.

Mayoritas sektor saham melemah kecuali sektor saham consumer nonsiklikal naik 0,79%. Sementara itu, sektor saham industri terpangkas 1,35%, dan catat koreksi terbesar. Sektor saham infrastruktur merosot 1,23%, sektor saham energi turun 1,20%. Lalu sektor saham basic melemah 0,87%, sektor saham siklikal susut 0,99%.

Selanjutnya sektor saham kesehatan turun 0,78%, sektor saham keuangan melemah 0,115, sektor saham properti merosot 0,84%, sektor saham teknologi terperosok 1,19%, sektor saham transportasi melemah 0,18%.

Gerak Saham

IHSG sempat membaik usai terseok-seok pada awal perdagangan dengan penghentian sementara perdagangan (trading halt) sistem perdagangan pada pukul 09.26 waktu Jakarta Automated Trading System (JATS), setelah penurunan yang mencapai delapan persen. Tampak dalam foto, papan elektronik menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (29/1/2026). (YASUYOSHI CHIBA/AFP)

Pada perdagangan Kamis pekan ini, saham CDIA naik 3,24% ke posisi Rp 1.115 per saham. Harga saham CDIA dibuka turun 10 poin ke posisi Rp 1.070 per saham. Saham CDIA berada di level tertinggi Rp 1.135 dan level terendah Rp 1.060 per saham. Total frekuensi perdagangan 18.712 kali dengan volume perdagangan 18.712 saham. Total volume perdagangan 1.051.445 saham dengan nilai transaksi Rp 116,3 miliar.

Harga saham BRPT merosot 1,41% ke posisi Rp 2.100 per saham. Harga saham BRPT dibuka melemah 10 poin ke posisi Rp 2.120 per saham. Saham BRPT berada di level tertinggi Rp 2.250 dan level terendah Rp 2.080 per saham. Total frekuensi perdagangan 24.841 kali dengan volume perdagangan saham 1.818.131 saham. Nilai transaksi Rp 385,7 miliar.

Saham PADI terpangkas 14,53% ke posisi Rp 100 per saham. Harga saham PADI dibuka turun tujuh poin ke posisi Rp 100 per saham. Sahan PADI berada di level tertinggi Rp 113 per saham dan terendah Rp 100 per saham. Total frekuensi perdagangan 21.448 kali dengan volume perdagangan 10.571.609 asham. Nilai transaksi Rp 109,5 miliar.

Saham BBCA ditutup stagnan di posisi Rp 7.800 per saham. Harga saham BBCA berada di level tertinggi Rp 7.925 dan level terendah Rp 7.800 per saham. Total frekuensi perdagangan 43.432 kali dengan volume perdagangan saham 1.435.444 saham. Nilai transaksi Rp 1,1 triliun.

Top Gainers-Losers

Pejalan kaki melintas dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di kawasan Jakarta, Senin (13/1/2020). IHSG sore ini ditutup di zona hijau pada level 6.296 naik 21,62 poin atau 0,34 persen. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Saham-saham yang masuk top gainers antara lain:

  • Saham CTTH melonjak 34,48%
  • Saham NZIA melonjak 34,31%
  • Saham KOCI melonjak 33,77%
  • Saham PPRE melonjak 31,33%
  • Saham BUKK melonjak 25%

 

Saham-saham yang masuk top losers antara lain:

  • Saham MORA merosot 14,93%
  • Saham PIPA merosot 14,92%
  • Saham MINA merosot 14,86%
  • Saham FILM merosot 14,85%
  • Saham SSTM merosot 14,82%

 

Saham-saham teraktif berdasarkan nilai antara lain:

  • Saham BBRI senilai Rp 1,3 triliun
  • Saham BBCA senilai Rp 1,1 triliun
  • Saham BMRI senilai Rp 1,1 triliun
  • Saham BUMI senilai Rp 1,1 triliun
  • Saham ANTM senilai Rp 781,6 miliar

 

Saham-saham teraktif berdasarkan frekuensi antara lain:

  • Saham BUMI tercatat 104.830 kali
  • Saham MINA tercatat 101.229 kali
  • Saham BIPI tercatat 95.437 kali
  • Saham ANTM tercatat 73.659 kali
  • Saham BBRI tercatat 50.919 kali

 

Bursa Saham Asia Pasifik

Ilustrasi bursa saham Asia (Foto by AI)

Bursa saham Korea Selatan memimpin penurunan di Asia Pasifik pada perdagangan Kamis, 5 Februari 2026. Koreksi bursa saham Asia Pasifik mengikuti wall street seiring aksi jual saham teknologi yang semakin intensif.

Mengutip CNBC, indeks Kospi merosot 3,86% ke posisi 5.163,57, dan memimpin koreksi di Asia. Saham-saham raksasa chip Samsung dan SK Hynix masing-masing turun 5,8% dan 6,44%.

Selain itu, indeks Kosdaq merosot 3,5% menjadi 1.108,41. Di Jepang, indeks Nikkei 225 terpangkas 0,88% menjadi 53.818,04. Saham Softbank Group Corp turun lebih dari 7% setelah penjualan lisensi kuartal ketiga perusahaan perancang chip Arm meleset dari perkiraan. Kemudian saham Panasonic bertambah 8,41%. Indeks Topix berada di posisi 3.652,41.

Indeks Hang Seng di Hong Kong naik 0,14% ke posisi 26.885,24. Indeks CSI 300 melemah 0,6% ke posisi 4.670,42. Indeks ASX 200 di Australia turun 0,435 ke posisi 8.889,2.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya