AC Milan dapat Sindiran dari Fabio Capello: Bodoh Jika Tak Bidik Scudetto Serie A 2025/2026

Fabio Capello menilai AC Milan akan bodoh jika tak menargetkan Scudetto Serie A 2025/2026 usai kemenangan meyakinkan 3-0 atas Bologna.

oleh Asad ArifinDiterbitkan 04 Februari 2026, 21:18 WIB
Ruben Loftus-Cheek (kiri) merayakan golnya dengan Strahinja Pavlovic di laga Bologna vs AC Milan di pekan ke-23 Liga Italia 2025/2026 di Renato Dall'Ara, Rabu (04/02/2026) dini hari WIB. (Massimo Paolone/LaPresse via AP)

Liputan6.com, Jakarta - AC Milan mengirim sinyal kuat dalam perburuan papan atas Serie A musim 2025/2026. Kemenangan telak 3-0 atas Bologna menjadi bahan refleksi serius, bukan hanya soal performa, tetapi juga soal ambisi.

Hasil tersebut memantik komentar tajam dari Fabio Capello. Pelatih legendaris Italia itu menilai Milan tidak pantas merendahkan target mereka sendiri di tengah performa yang terus menanjak.

Di bawah arahan Massimiliano Allegri, Rossoneri menunjukkan kematangan permainan yang kian konsisten. Capello pun menilai akan menjadi kesalahan besar jika Milan tidak ikut membidik Scudetto.

Apalagi, rival sekota Inter Milan masih berada dalam jangkauan. Dengan sisa musim yang panjang, Capello menilai Milan punya cukup modal untuk menantang dominasi Nerazzurri.


Kemenangan Dominan Tanpa Pilar Utama

Massimiliano Allegri memberikan instruksi pada skuad AC Milan di laga lawan Napoli di semifinal Supercoppa Italiana di Stadion Universitas King Saud, Riyadh, Arab Saudi, Jumat (19/12/2025). (AP Photo/Altaf Qadri)

AC Milan tampil impresif saat menundukkan Bologna 3-0 di Stadion Dall’Ara. Gol Ruben Loftus-Cheek, Christopher Nkunku, dan Adrien Rabiot menegaskan superioritas Rossoneri sepanjang laga.

Yang membuat kemenangan ini terasa spesial adalah absennya sejumlah pilar utama. Milan bermain tanpa Christian Pulisic, Rafael Leao, dan Alexis Saelemaekers, namun tetap tampil solid.

Dalam kolomnya di La Gazzetta dello Sport, Capello menyebut kemenangan Milan sebagai ‘dominan’. Ia juga menyoroti ‘kemudahan’ Rossoneri dalam mencetak gol serta ketahanan mereka yang tampak ‘kebal’ dari tekanan Bologna.

Capello menilai karakter tim menjadi pembeda utama. Milan dinilai bermain dengan kepercayaan diri tinggi dan struktur permainan yang membuat Bologna kesulitan mengembangkan serangan.


Scudetto dan Kritik untuk Sikap Allegri

Selebrasi khas Christopher Nkunku usai mencetak gol di laga Bologna vs AC Milan di pekan ke-23 Liga Italia 2025/2026 di Renato Dall'Ara, Rabu (04/02/2026) dini hari WIB. (Massimo Paolone/LaPresse via AP)

Capello juga memberi pujian khusus kepada Mike Maignan yang baru memperpanjang kontrak, serta duet Adrien Rabiot dan Luka Modric di lini tengah. “Ketika mereka tampil, seluruh tim pun tampil,” tulisnya.

Namun, pujian itu dibarengi kritik halus terhadap sikap Massimiliano Allegri. Sepanjang musim, Allegri menegaskan target Milan hanya finis empat besar demi tiket Liga Champions 2026/2027.

Capello mempertanyakan pendekatan tersebut. “Mengapa tidak menargetkan posisi pertama?” tanya Capello, menegaskan bahwa ambisi Scudetto tidak akan mengganggu target utama klub.

Meski Inter unggul lima poin setelah 23 pertandingan, Capello menilai jarak itu belum menentukan. "Bodoh jika tidak mempertimbangkannya,” sebuah peringatan keras bahwa AC Milan layak berpikir besar di musim ini.

Sumber: Football Italia

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya