Liputan6.com, Jakarta - Cara mengolah bekicot agar tidak berlendir menjadi kunci utama menghasilkan hidangan yang lezat, keset, dan bebas aroma amis yang mengganggu. Meskipun bekicot kaya akan protein, tekstur lendirnya yang pekat sering kali menjadi tantangan.
Pemilihan bahan alami yang tepat sangat penting dalam proses pembersihan awal untuk meluruhkan lendir secara menyeluruh. Penggunaan agen abrasif dan asam diketahui sangat efektif untuk memutus rantai protein pada lendir sehingga daging bekicot menjadi bersih dan siap untuk dimasak.
Advertisement
Berikut Liputan6.com ulas lengkap cara mengolahnya, Rabu (4/2/2026).
1. Bahan yang Diperlukan
- Garam Kasar: Berfungsi sebagai agen abrasif utama untuk merontokkan lendir yang menempel pada permukaan daging secara mekanis.
- Cuka atau Jeruk Nipis: Zat asam di dalamnya berperan efektif dalam menetralkan tekstur licin serta menghilangkan aroma khas yang tajam.
- Rempah Aromatik (Jahe dan Serai): Digunakan saat proses perebusan untuk memastikan sisa-sisa lendir benar-benar hilang dan aroma daging menjadi segar.
2. Proses Perendaman dan Pembersihan Lendir
Cara mengolah bekicot agar tidak berlendir dimulai dengan merendam daging yang sudah dilepas dari cangkangnya dalam larutan garam dan air asam selama 15 menit.
Menurut Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, proses pencucian harus dilakukan berulang kali hingga air bilasan tidak lagi keruh atau licin. Gesekan antara butiran garam kasar dengan daging selama proses peremasan manual akan mempercepat peluruhan lendir yang pekat secara menyeluruh.
3. Tahap Perebusan Menggunakan Rempah
Daging yang telah bersih kemudian direbus dalam air mendidih yang sudah dicampur dengan geprekan jahe serta kunyit selama minimal 20 hingga 30 menit. Berdasarkan standar keamanan pangan dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), perebusan pada suhu tinggi bertujuan untuk mematikan parasit sekaligus melarutkan sisa protein lendir yang masih menempel.
Setelah matang, daging sebaiknya segera ditiriskan dan dibilas kembali dengan air bersih untuk memastikan sisa buih lendir hilang sepenuhnya.
4. Teknik Pengolahan Lanjutan Tanpa Air
Setelah proses perebusan, daging bekicot dapat dipanaskan kembali di atas wajan tanpa minyak (digongso) bersama irisan jahe dan daun jeruk purut. Teknik ini bertujuan untuk menguapkan kadar air berlebih serta memastikan lendir yang mungkin masih tersisa benar-benar mengering. Hasil akhirnya adalah daging yang harum, memiliki tekstur padat, dan siap dibumbui dengan aneka rempah sesuai selera.
FAQ
Apa cara mengolah bekicot agar tidak berlendir paling cepat?
Gunakan perasan jeruk nipis yang dikombinasikan dengan garam kasar saat proses peremasan manual daging.
Mengapa bekicot harus direbus dengan rempah?
Rempah seperti jahe dan serai berfungsi menghilangkan aroma amis serta membantu meluruhkan sisa lendir selama pematangan.
Berapa lama waktu merebus bekicot agar bersih?
Durasi ideal adalah minimal 20 menit dalam air mendidih untuk memastikan kuman mati dan lendir terangkat.
Bolehkah menggunakan kapur sirih untuk pembersihan?
Boleh, air kapur sirih efektif mengikat sisa lendir sehingga tekstur daging menjadi lebih keset dan bersih.
Apakah lendir bekicot berbahaya jika tertelan?
Lendir tersebut tidak beracun namun mengandung protein yang sangat lengket sehingga harus dibersihkan demi kenyamanan konsumsi.