Respons Pandji Pragiwaksono Soal Anak Istri Jadi Sasaran Bully, Ogah Tempuh Jalur Hukum

Pandji Pragiwaksono juga mengungkap syukur biaa berdialog dengan MUI.

oleh M Altaf JauharDiterbitkan 04 Februari 2026, 10:36 WIB
Pandji Pragiwaksono bakal diperiksa polisi, buntut pelaporan atas materi pertunjukan stand-up comedy Mens Rea yang menyenggol nama Raffi Ahmad.

Liputan6.com, Jakarta - Polemik materi stand up Pandji Pragiwaksono di pertunjukan "Mens Rea" bukan hanya berujung pada pelaporan polisi, tetapi juga berdampak pada kehidupan pribadi sang komika. Sebab istri dan anak Pandji turut menjadi sasaran perundungan di media sosial.

Meski serangan tersebut sudah menyentuh ranah privasi keluarga, Pandji Pragiwaksono tetap bijak menanggapi. Ia menegaskan tidak akan mengambil langkah hukum terhadap para pemilik akun yang menghujat keluarganya.

"Tidak sama sekali. Semua orang berhak punya opini, walaupun opininya mungkin tidak saya sepakati. Tapi mereka berhak akan opini tersebut. Jadi nggak akan nuntut," ujar Pandji Pragiwaksono di Kantor MUI, Jakarta Pusat, Selasa (3/2/2026).

Ketimbang memikirkan serangan perundungan tersebut, Pandji memilih untuk fokus pada penyelesaian masalah melalui jalur dialog. Di antaranya melakukan audiensi dengan Majelis Ulama Indonesia, terkait salah satu materi lawakannya yang diduga menistakan agama.

"Saya di sini, seperti yang tadi Haris katakan, saya berniat untuk bersilaturahmi, kemudian untuk ber-tabayyun, mencoba untuk menjelaskan maksud di balik pertunjukan saya,"


Pandji Pragiwaksono Bersyukur Bisa Dialog dengan MUI

Kedatangannya untuk bersilaturahim terkait materi stand up comedy "Mens Rea" yang belakangan menjadi perhatian sejumlah pihak. Tampak dalam foto, komika, Pandji Pragiwaksono saat menjawab pertanyaan pewarta di Gedung Majelis Ulama Indonesia (MUI), Jakarta, Selasa (3/2/2026). (Kapanlagi.com/Budy Santoso)

Pandji merasa bersyukur masih bisa membuka komunikasi dengan lembaga seperti MUI. Pandji menekankan bahwa langkah yang harus diambil ketika terjadi kebingungan publik adalah dengan berdialog, bukan saling lapor.

"Saya tentu akan sangat senang kalau misalnya ketika ada kebingungan atau ketidakjelasan atas produk pertunjukan saya, maka langkah pertama yang diambil adalah berdialog. Nah, itu adalah sesuatu yang saya lakukan dan alhamdulillah dialognya juga terjadi," ungkapnya.

 


Pandji Pragiwaksono dan Rekam Jejak soal Diskusi

Haris Azhar selaku kuasa hukum Pandji, juga menyoroti dialog sebagai kunci penyelesaian masalah ini. Menurut Haris, kliennya memiliki rekam jejak yang baik dalam hal ketersediaan untuk berdiskusi dengan berbagai pihak.

"Menurut saya, menurut kami, memang Pandji penting untuk bertemu dan dialog. Karena satu, kunci pentingnya Pandji adalah dialog," imbuh Haris.


Dugaan Pembajakan Mens Rea

Terkait dugaan pembajakan konten mengingat potongan video pertunjukannya beredar luas di media sosial, Pandji juga enggan ambil pusing. Ia menyerahkan sepenuhnya kepada platform terkait yang telah memuat pertujukan spesialnya.

"Ah nggak kalau dari saya. Itu mungkin bukan ranahnya saya ya. Saya kan sebagai yang punya pertunjukan, kalau misalkan dianggap sebagai bajakan dari tayangan Netflix, mungkin itu ranahnya jangan tanya ke saya, tanyanya ke Netflix," pungkas Pandji Pragiwaksono.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya