IHSG Perkasa Hari Ini 4 Februari 2026, Capai Level Segini

IHSG dibuka menguat hari ini 4 Februari 2026.

oleh Septian DenyDiterbitkan 04 Februari 2026, 09:28 WIB
IHSG. Nilai transaksi hingga akhir perdagangan pada Selasa (8/4/2025) mencapai Rp 20,41 triliun dengan melibatkan 22,65 miliar saham dalam 1,43 juta kali transaksi. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Liputan6.com, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini Rabu 4 Februari 2026 dibuka menguat 28,45 poin atau 0,35 persen ke posisi 8.151,05.

Diikutip dari Antara, untuk kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 naik 3,50 poin atau 0,42 persen ke posisi 827,23.

Prediksi IHSG Hari Ini

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bergerak sideways pada perdagangan saham Rabu (4/2/2026). Lalu apa saja rekomendasi saham-nya?

Berdasarkan catatan BNI Sekuritas, IHSG ditutup menguat 2,52% tapi disertai dengan net sell asing Rp 760 miliar pada perdagangan saham Selasa, 3 Februari 2026. Saham-saham yang paling banyak dijual asing antara lain saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), dan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM).

Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman menuturkan, IHSG hari ini berpotensi untuk bergerak sideways. Ia mengatakan, IHSG akan bergerak di level support 7.900-8.000 dan level resistance 8.175-8.300.

 

Rekomendasi Saham

Pengunjung melintas dilayar pergerakan saham di BEI, Jakarta, Senin (30/12/2019). Pada penutupan IHSG 2019 ditutup melemah cukup signifikan 29,78 (0,47%) ke posisi 6.194.50. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Untuk rekomendasi saham hari ini, Fanny memilih saham PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA), PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL), PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA), PT Archi Indonesia Tbk (ARCI), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI).

Trading Idea hari ini: MBMA, NCKL, CDIA, ARCI, BRMS, dan BUMI

  • MBMA Spec Buy dengan area beli di 625-650, cutloss di bawah 600. Target dekat di 670-700.
  • NCKL Spec Buy dengan area beli di 1250-1300, cutloss di bawah 1240. Target dekat di 1350-1400.
  • CDIA Buy if Break 1080, dengan target dekat di 1110-1185. Cutloss di bawah 1000.
  • ARCI Spec Buy dengan area beli di 1660-1690, cutloss di bawah 1650. Target dekat di 1735-1770.
  • BRMS Buy on Weakness dengan area beli di 930-945, cutloss di bawah 915. Target dekat di 990-1070.
  • BUMI Buy if Break 268, dengan target dekat di 276-296. Cutloss di bawah 250.

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Penutupan IHSG pada 3 Februari 2026

Pengendara mobil dan sepeda motor melintas dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Jakarta, Kamis (10/10/2019). Sebanyak 205 saham melemah sehingga mendorong IHSG ke zona merah. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melonjak signifikan pada perdagangan saham Selasa (3/2/2026). IHSG hari ini kembali menembus level 8.100 dan seluruh sektor saham menghijau. Namun, investor asing masih lepas saham.

Mengutip data RTI, IHSG hari ini ditutup melonjak 2,52% ke posisi 8.122,59. Indeks saham LQ45 naik 2,17% ke posisi 806,24. Sebagian besar indeks saham acuan menghijau.

Pada perdagangan saham Rabu pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 8.122,59 dan level terendah 7.712,34. Sebanyak 654 saham menguat sehingga angkat IHSG. 108 saham melemah dan 56 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan 3.273.812 kali dengan volume perdagangan saham 61,1 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 29,4 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 16.755.

Sementara itu, berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), investor asing lepas saham Rp 833,87 miliar. Dengan demikian, sepanjang 2025, investor asing jual saham Rp 10,05 triliun.

Seluruh sektor saham menghijau. Sektor saham basic naik 6,52%, dan catat kenaikan terbesar. Sektor saham energi bertambah 4,49%, sektor saham industri mendaki 5,42%, sektor saham consumer nonsiklikal melesat 1,36%.

Kemudian sektor saham siklikal menanjak 2,67%, sektor saham kesehatan bertambah 2,05%. Lalu sektor saham keuangan mendaki 0,81%, sektor saham properti menguat 4,85%, sektor saham teknologi melesat 4,91%, sektor saham infrastruktur mendaki 0,96% dan sektor saham transportasi bertambah 4,87%.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya