Pemain Real Madrid Kecam Perilaku Jude Bellingham, Bikin Resah Ruang Ganti

Sikap pemain Real Madrid ini bukan masalah pribadi atau konflik langsung dengan Jude Bellingham, melainkan murni persoalan profesional

oleh Achmad Yani YustiawanDiterbitkan 03 Februari 2026, 12:00 WIB
Selebrasi Jude Bellingham dalam laga Liga Spanyol antara Real Madrid vs Sevilla, Minggu (21/12/2025). (AP Photo/Manu Fernandez)

Liputan6.com, Jakarta - Bintang Real Madrid percaya bahwa Jude Bellingham adalah bagian besar dari masalah di klub. Kekhawatirannya itu sudah disampaikan pada Alvaro Arbeloa.

Real Madrid sedang menjalani musim yang sulit, yang menyebabkan kepergian Xabi Alonso setelah penunjukannya musim panas lalu. Raksasa Spanyol itu tertinggal dari Barcelona di La Liga dan menderita kekalahan telak 2-4 dari Benfica di Liga Champions, yang mengakibatkan mereka harus bermain di babak play-off fase gugur.

Madrid kalah dari tim asuhan Jose Mourinho, setelah kiper Anatoliy Trubin mencetak gol dramatis untuk mengamankan tempat di babak play-off, menyiapkan pertandingan ulang dua leg melawan tim Arbeloa memperebutkan tempat di babak 16 besar.

Setelah pertandingan, Bellingham, yang bermain di seluruh pertandingan Eropa, mengkritik penampilan timnya. "Sangat mengerikan kalah seperti ini, dengan cara seperti ini," katanya.

"Saya kehabisan kata-kata untuk pertandingan-pertandingan ini sekarang, kita harus meninjaunya besok dan melihat gol-gol yang kita kebobolan dan hal-hal seperti itu, tetapi ya... Tidak banyak yang bisa dikatakan sekarang, masih agak menyakitkan. Tidak tahu harus berpikir apa, tetapi saya tidak tahu," ujarnya.


Meminta Arbeloa Mengambil Tindakan

Gelandang Real Madrid asal Inggris #05, Jude Bellingham (kanan), dan kiper Real Madrid asal Belgia #01, Thibaut Courtois, bereaksi setelah pertandingan pekan ke-6 League Phase UEFA Champions League antara Real Madrid CF dan Manchester City di Stadion Santiago Bernabeu di Madrid pada 10 Desember 2025. (Oscar DEL POZO/AFP)

"Mereka memenangkan semua duel, berlari lebih keras, menekan lebih baik, merebut bola-bola kedua, hal-hal mendasar yang tidak kita lakukan dengan baik." Kita memiliki begitu banyak talenta, dan pemain yang dapat menciptakan keajaiban dari tempat yang tak terduga, tetapi jika Anda tidak melakukan hal-hal mendasar, Anda akan dihukum."

Namun, pernyataan dan sikap Bellingham tidak disukai Thibaut Courtois. Kepada media Spanyol Nacional kiper veteran itu telah meminta Arbeloa untuk mengambil tindakan dan menetapkan batasan.

Menurut laporan tersebut, Courtois berpendapat bahwa pemain internasional Inggris itu mudah kehilangan fokus, tidak berkontribusi secara defensif dan ketika dia tidak bermain bagus secara ofensif, dia sama sekali tidak memberikan apa pun kepada tim.


Ingin Jude Bellingham Dicoret

Dalam laga ini, Real Madrid mendominasi penguasaan bola mencapai 66 persen. Sebanyak 26 tembakan mampu dilepaskan dengan sembilan di antaranya tepat sasaran. (AP Photo/Manu Fernandez)

Media Spanyol tersebut menyatakan bahwa hal itu mulai menyebabkan keresahan di ruang ganti dan Courtois berpendapat bahwa keputusan olahraga yang tegas diperlukan dari Arbeloa, yang menggantikan Alonso.

Pemain internasional Belgia itu ingin Bellingham dicoret jika dia tidak tampil baik. Sebuah kutipan dari laporan Nacional yang mengecam tersebut menyebutkan. "Dalam percakapannya dengan Arbeloa, Courtois sangat jelas."


Murni Persoalan Profesional

Gelandang Real Madrid asal Inggris #05, Jude Bellingham, terjatuh saat pertandingan Liga Spanyol antara Rayo Vallecano de Madrid dan Real Madrid CF di Stadion Vallecas, Madrid, pada 9 November 2025. (Thomas COEX/AFP)

Ini bukan masalah pribadi atau konflik langsung dengan Bellingham, melainkan murni persoalan profesional. Pemain Belgia itu memahami bahwa tidak ada seorang pun yang dapat menganggap diri mereka tak tersentuh.

Menurut mereka, performa harus menentukan susunan pemain inti. Jika Bellingham tidak bekerja keras dan berkomitmen, dia harus dicadangkan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya