Prabowo Nyatakan Perang Terhadap Sampah, Menteri Diperintah Bersih-Bersih Kantor Sebelum Kerja

Prabowo Subianto menyatakan perang terhadap sampah sebagai masalah lingkungan yang serius.

oleh Rifqy Alief AbiyyaDiterbitkan 02 Februari 2026, 13:33 WIB
Presiden Prabowo beri taklimat Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul. (istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menyatakan perang terhadap sampah. Dia memerintahkan para menteri dan para pejabat lainnya untuk rutin membersihkan sampah di lingkungan sekitar sebelum masuk kerja.

Hal ini diungkapkan dalam rapat koordinasi nasional (Rakornas) pemerintah pusat dan pemerintah di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Senin (2/2/2026).

Prabowo menyoroti permasalahan sampah yang dihadapi Indonesia saat ini sangat urgent. Menurutnya, sampah itu bencana dan penyakit, yang harus diselesaikan.

“Semua menteri, sebelum masuk kantor minimal setengah jam bersihkan lingkunganmu. Bener ya? jangan siap siap aja. Minimal setengah jam, pagi-pagi sebelum masuk kantor, kalau perlu menterinya yang memimpin,” tegas Prabowo kepada para menteri Kabinet Merah Putih.

Tak hanya para menteri, Prabowo memerintahkan kepada pemerintah daerah, yaitu para gubernur dan bupati atau wali kota untuk secara tegas mengatasi permasalahan sampah di daerah masing-masing. Dia menyarankan pemerintah daerah untuk mengadakan kegiatan bersih-bersih, yang melibatkan anak-anak sekolah sebagai upaya mengatasi sampah

"Kita harus menyatakan perang terhadap sampah, bagaimana bupati wali kota? Ini untuk rakyat kita, sampah itu bencana, sampah itu penyakit, kita akan berjuang saudara-saudara. Bagaimana kita mau jual, kita mau harapkan pariwisata kalau lingkungan kita enggak benar,” sambungnya.

Prabowo juga meminta kepada para dandim, danrem, hingga kepolisian mengerahkan anak buahnya untuk mengatasi masalah sampah ini.

“Kalau gubernur dan bupati tidak bisa saya perintah. Dandim, danrem, saya perintahkan kerahkan anak buatmu, kepolisian kerahkan anak buahmu. Danantara, semua BUMN, ribuan anak buahnya kerahkan, saya tidak mau lihat plastik atau sampah di sekitar kantor-kantor BUMN,” pungkas Prabowo.

Sampah di Tempat Wisata

Prabowo bercerita ketika kunjungannya ke Korea Selatan. Dia menyebut, para menteri Korea yang berkunjung ke Bali, melihat kondisinya ketika itu sangat kotor. Melihat kondisi ini, Prabowo menyatakan sampah adalah masalah yang harus segera diatasi.

"Saya di korea ketemu tokoh menteri, jenderal, kadang tentara dimanapun dia ngomong apa adanya. Dia bilang, Bali so dirty now, saya terima itu sebagai koreksi. Ini kita harus atasi bersama,” tegas Prabowo.

“Ini maaf ya, gubernur bupati dari Bali, ini real loh Bali Desember 2025. Bagaimana turis mau datang ke situ lihat sampah,” pungkasnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya