Presiden Prabowo: Ada yang Nyinyir Kenapa Kelapa Sawit? Untuk Rakyat Kita!

Prabowo menambahkan, saking banyaknya manfaat kelapa sawit, beberapa negara di dunia meminta Indonesia untuk menyuplai kebutuhan CPO mereka.

oleh Lizsa EgehamDiterbitkan 02 Februari 2026, 12:03 WIB
Dalam forum yang dihadiri para pemimpin dunia, pelaku usaha, hingga tokoh-tokoh dunia tersebut, Presiden Prabowo juga menegaskan komitmen Indonesia melawan berbagai praktik ilegal. Tampak dalam foto, Presiden Indonesia, Prabowo Subianto saat menyampaikan pidato khusus (special address) pada pertemuan tahunan Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos, Swiss, pada Kamis 22 Januari 2026. (Fabrice COFFRINI/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto sangat yakin Indonesia bisa swasembada energi. Salah satu dengan memanfaatkan tanaman kelapa sawit.

Prabowo menyadari banyak suara miring terkait keinginannya memperbanyak lahan untuk ditanamkan kelapa sawit. Dia tak masalah, karena menurutnya yang dilakukan semata-mata demi masyarakat Indonesia.

"Ada kelompok yang nyinyir, kenapa kelapa sawit? Prabowo mau bikin kelapa sawit? Ya! Untuk rakyat Indonesia," kata Prabowo dalam sambutannya saat membuka Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul, Kabupaten Bogor, Senin (2/2/2026).

Prabowo menjelaskan, kelapa sawit tidak hanya dimanfaatkan untuk minyak goreng. Banyak hal yang bisa dipakai dengan memanfaatkan tanaman sawit.

 

Banyak Negara Minta Disuplai CPO

Presiden Prabowo Subianto dalam rapat koordinasi nasional (Rakornas) pemerintah pusat dan pemerintah daerah tahun 2026 di Sentul Internasional Convention Center (SICC), Bogor. (Tangkapan Layar YouTube Kemendagri RI)

Saking banyaknya manfaat kelapa sawit, kata Prabowo, banyak negara di dunia meminta Indonesia untuk menyuplai kebutuhan CPO mereka.

"Saya ke beberapa negara di dunia, keliling, hampir semua pemimpin negara minta ke saya, kami mohon Indonesia minta tolong suplai kelapa sawit, CPO," ujarnya.

"Saya ke Mesir, Pakistan, Rusia, ke Belarus, di mana, minta tolong suplai kelapa sawit. Artinya its very strategic commodity."

Prabowo mencontohkan barang-barang yang bisa dibuat dengan memanfaatkan kelapa sawit. Misalnya, cat dinding, makanan atau roti dengan olahan minyak kelapa sawit, sabun, bahkan solar.

"Jadi nanti kita bikin bio solar, akan buat kita bebas dari ketergantungan luar, yang mau pakai bensin terus silakan. Orang kaya bayar saja, enggak apa-apa harga dunia, tapi rakyat kita bisa hidup dengan solar. Jadi dari kelapa sawit, kita bisa punya derivatif," katanya.

Tak hanya bio solar, Prabowo juga berharap ke depan Indonesia menjadi produsen avtur di dunia dengan memanfaatkan limbah atau jelantah dari sawit.

"Sehingga maaf bangsa-bangsa lain, saya tutup, saya larang ekspor limbah kelapa sawit, ekspor jelantah. Harus untuk kepentingan rakyat Indonesia dulu," tegas Prabowo.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya