Prabowo Akan Beri Taklimat ke Kepala Daerah, Bahas Kondisi Geopolitik hingga Program Pemerintah

Presiden Prabowo Subianto bakal menyampaikan program-program dan arahan sebagai kepala pemerintahan kepada kepala daerah.

oleh Lizsa EgehamDiterbitkan 02 Februari 2026, 11:30 WIB
Hal itu dipaparkan Presiden Prabowo saat berpidato pada pertemuan tahunan Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos, Swiss, pada Kamis 22 Januari 2026. Tampak dalam foto, Presiden Indonesia, Prabowo Subianto mengangkat tangan saat menyampaikan pidato khusus (special address) pada pertemuan tahunan Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos, Swiss, pada Kamis 22 Januari 2026. (Fabrice COFFRINI/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto akan memberikan taklimat atau arahan dalam rapat koordinasi nasional (Rakornas) pemerintah pusat dan pemerintah daerah tahun 2026 di Sentul Internasional Convention Center (SICC), Bogor, Senin (2/2/2026).

Nantinya, Prabowo menyampaikan program-program dan arahan sebagai kepala pemerintahan kepada kepala daerah.

"Ini agenda rutin tahunan dan kemudian Bapak Presiden ingin memanfaatkan kesempatan untuk menyampaikan program-program, menyampaikan arahan dan garis-garis daerah beliau sebagai kepala pemerintahan kepada seluruh jajaran baik pemerintah provinsi, maupun pemerintah kabupaten/kota," kata Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi di SICC Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).

Rakornas ini dihadiri oleh seluruh kepala daerah mulai dari gubernur, wakil gubernur, bupati, wakil bupati, walikota, wakil walikota, hingga jajaran forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda). Sejumlah anggota Kabinet Merah Putih juga ikut hadir.

Prasetyo menjelaskan rakornas tersebut juga akan dimanfaatkan pemerintah pusat dan daerah untuk menyatukan langkah, visi, persepsi. Termasuk, membahas masalah-masalah yang perlu dicarikan solusi.

"Dengan kita berkumpul, ini kita menyatukan langkah, menyatukan visi, menyatukan persepsi. Sekaligus sekali lagi, bilamana ada hal-hal yang perlu dicarikan jalan keluar di forum-forum seperti ini juga nanti memungkinkan untuk bisa kita bahas," ucap dia.

 

Akan Sampaikan Perkembangan Dinamika Politik

Dalam forum yang dihadiri para pemimpin dunia, pelaku usaha, hingga tokoh-tokoh dunia tersebut, Presiden Prabowo juga menegaskan komitmen Indonesia melawan berbagai praktik ilegal. Tampak dalam foto, Presiden Indonesia, Prabowo Subianto saat menyampaikan pidato khusus (special address) pada pertemuan tahunan Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos, Swiss, pada Kamis 22 Januari 2026. (Fabrice COFFRINI/AFP)

Menurut Prasetyo, Prabowo juga akan menyampaikan perkembangan dinamika geopolitik internasional maupun kondisi di dalam negeri saat ini. Kemudian, pertemuan tersebut akan dimanfaatkan Prabowo untuk membahas sejumlah program pemerintah yang belum berhasil tercapai di satu tahun kepemimpinannya.

"Juga pasti ada penekanan-penekanan karena beberapa program yang sudah berhasil dicapai dalam kurun waktu satu tahun tentu harus dijaga dan ditingkatkan. Juga ada beberapa program yang belum semua tercapai di tahun pertama, mungkin menjadi bagian dari penekanan beliau," kata dia.

Disisi lain, Prasetyo menduga Prabowo akan menyinggung soal komitmen dalam menjalankan pemerintahan yang bersih dan bebas korupsi. Terlebih, hal tersebut merupakan salah satu konsen Presiden Prabowo..

"Termasuk saya juga menduga berkenaan dengan masalah komitmen kita untuk good governance, memberantas, berjuang sekeras-kerasnya menjalankan pemerintahan tanpa korupsi. Itu juga menjadi konsennya Bapak Presiden," tutup Prasetyo.

Infografis Prabowo Bidik Pertumbuhan Ekonomi Tembus 8 Persen. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya