Tottenham vs Man City: Tekanan Tuan Rumah, Misi Tim Tamu Kejar Puncak

Tottenham menjamu Man City di pekan ke-24 Premier League dengan tekanan besar di kubu tuan rumah. City datang membawa misi mengejar Arsenal.

oleh Richard Andreas LuturmasDiterbitkan 01 Februari 2026, 11:57 WIB
Aksi Brennan Johnson pada laga Man City vs Tottenham di pekan ke-3 Premier League 2025/2026 (c) AP Photo/Dave Thompson

Liputan6.com, Jakarta - Laga Tottenham vs Man City pada pekan ke-24 Premier League 2025-2026 dijadwalkan berlangsung Minggu, 1 Februari 2026, pukul 23.30 WIB. Pertandingan di Tottenham Hotspur Stadium ini mempertemukan dua tim dengan kondisi mental yang bertolak belakang jelang kembali ke kompetisi domestik.

Kedua tim sama-sama membawa modal kemenangan 2-0 di Liga Champions tengah pekan lalu. Tottenham menyingkirkan Eintracht Frankfurt, sementara Manchester City menaklukkan Galatasaray di kandang sendiri.

Meski meraih hasil positif di Eropa, persoalan Tottenham di Liga Inggris belum sepenuhnya teratasi. Namun, kelolosan ke babak 16 besar Liga Champions memberi ruang bernapas bagi Thomas Frank di tengah tekanan besar dari pendukung.


Tekanan Besar di Kubu Tottenham

Pelatih kepala Tottenham Hotspur asal Denmark, Thomas Frank (tengah), bereaksi menjelang adu penalti di akhir waktu normal dalam pertandingan final Piala Super UEFA 2025 antara Paris Saint-Germain (Prancis) dan Tottenham Hotspur FC (Inggris) di Stadion Friuli, Udine, Kamis (14-8-2025) dini hari WIB. (Marco BERTORELLO / AFP)

Tottenham belum mencatat satu pun kemenangan liga sepanjang 2026 dengan rincian tiga hasil imbang dan dua kekalahan dari lima pertandingan. Hasil terbaru mereka adalah skor 2-2 kontra Burnley yang baru promosi setelah kebobolan di menit akhir.

Dalam laga tersebut, dua bek tengah kembali menjadi penyelamat lewat gol Micky van de Ven dan Cristian Romero. Meski begitu, Spurs kini terpuruk di peringkat ke-14 klasemen sementara dengan performa kandang yang tidak konsisten.

Manajemen klub masih mempertahankan kepercayaan kepada Frank di tengah meningkatnya ketidakpuasan suporter. Rata-rata 0,82 poin per laga kandang menjadi catatan terburuk bagi manajer Tottenham sepanjang era Liga Inggris.

Kemenangan atas Eintracht Frankfurt memperpanjang rekor tak terkalahkan Spurs di semua kompetisi menjadi tiga laga. Namun, persoalan konsistensi di kompetisi domestik tetap menjadi pekerjaan rumah utama jelang akhir pekan.


Misi Man City Mengejar Arsenal

Tujuh menit berselang, Erling Haaland kembali menunjukkan tajinya dengan mencetak gol melawan klub lamanya. Hingga paruh pertama pertandingan, Manchester City unggul 2-0 atas Borussia Dortmund. Tampak dalam foto, penyerang Manchester City asal Norwegia, Erling Haaland (kiri) merayakan gol kedua timnya bersama gelandang Manchester City asal Belanda, Tijjani Reijnders dalam pertandingan lanjutan fase liga Liga Champions 2025/2026 antara Manchester City dan Borussia Dortmund di Stadion Etihad, Manchester, Inggris barat laut, pada 5 November 2025 waktu setempat atau Kamis (6/11) dini hari WIB. (Oli SCARFF/AFP)

Manchester City datang dengan target memperpanjang tren kemenangan setelah menundukkan Wolves dan Galatasaray dengan skor sama, 2-0. Dua hasil tersebut sekaligus mengakhiri rangkaian empat laga tanpa kemenangan di Liga Inggris.

Kemenangan atas Wolves juga memangkas jarak City dengan Arsenal menjadi empat poin di papan atas klasemen. Arsenal sendiri berpeluang kembali menjauh jika mampu meraih kemenangan atas Leeds United sehari sebelumnya.

Catatan pertemuan turut memberi dinamika tersendiri karena City sempat kalah 0-2 dari Spurs pada pertemuan pertama musim ini. Namun, tim asuhan Pep Guardiola justru memenangi dua lawatan terakhir ke markas Tottenham di Liga Inggris.

Pertandingan ini bukan sekadar soal rivalitas, tetapi juga arah musim kedua tim. Tottenham membutuhkan poin untuk menjauh dari papan bawah, sementara City memburu momentum demi terus menekan Arsenal dalam perburuan gelar.

Laga ini berpotensi memengaruhi kepercayaan diri kedua pelatih hingga akhir musim. Hasil akhirnya akan sangat ditentukan oleh ketangguhan pertahanan Tottenham dan ketajaman City dalam memaksimalkan peluang.

 
 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya