Sejumlah Jembatan 100 Persen Rampung, Akses Warga Terdampak Bencana di Aceh Kembali Terhubung

Pembangunan jembatan Armco di beberapa desa di Aceh juga mulai menunjukkan kemajuan dan sangat dinanti masyarakat.

oleh Lizsa EgehamDiterbitkan 01 Februari 2026, 11:05 WIB
11 Jembatan Bailey di Aceh Sudah Rampung 100%, Pembangunan di 15 Titik Masih Berlanjut. Foto: Istimewa

Liputan6.com, Jakarta - Perbaikan jembatan yang rusak di sejumlah daerah Aceh akibat bencana banjir beberapa bulan lalu terus dilakukan. Keberedaan jembatan menjadi penting agar akses antar daerah kian terhubung.

Di beberapa titik ada yang sudah rampung 100 persen. Namun di titik lainnya, masih ada yang tahap pengerjaan dan terus dikebut agar bisa segera difungsikan.

Mengutip siaran pers Badan Komunikasi Pemerintah RI, pembangunan jembatan Bailey di beberapa wilayah telah selesai dan langsung dimanfaatkan masyarakat. Jembatan PLTA Angkup, Kabupaten Aceh Tengah misalnya. Kini telah rampung 100 persen.

Jembatan bercat merah putih tersebut berdiri kokoh melintasi sungai dan sudah dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Aktivitas masyarakat di sekitar lokasi kembali berjalan normal.

Hal serupa terlihat pada Jembatan Bailey Bener Pepanyi, Kabupaten Bener Meriah yang juga telah selesai sepenuhnya. Meski masih terdapat alat berat di sisi jembatan, pekerjaan utama telah tuntas. Sejumlah kendaraan, termasuk truk, sudah terlihat melintas, menandakan jembatan siap menunjang mobilitas dan aktivitas ekonomi warga.

Sementara itu, pembangunan jembatan Bailey di ruas jalan menuju Bandara Rembele, Bener Meriah, masih terus berlanjut. Rangka jembatan telah terpasang dengan kuat, dan saat ini personel TNI tengah menyelesaikan pemasangan baja pelapis lantai jembatan. Alat berat masih dilibatkan untuk mempercepat proses pemasangan material agar jembatan segera dapat digunakan.

Progres serupa juga berlangsung di Jembatan Bailey Matang Serdang, Kabupaten Aceh Tamiang. Di lokasi ini, alat berat dikerahkan untuk mengangkut rangkaian baja, sementara personel TNI secara bertahap memasang dinding pembatas dan lantai jembatan.

Jembatan Armco Hampir Rampung di Sejumlah Desa

Pembangunan jembatan bailey di Aceh terus dikebut untuk memulihkan konektivitas pascabencana.(Ist)

Selain jembatan Bailey, pembangunan jembatan Armco di beberapa desa di Aceh juga menunjukkan perkembangan signifikan. Jembatan Armco Desa Terban, Aceh Tamiang telah rampung dan bisa dilalui kendaraan. Di tahap akhir, personel TNI masih melakukan penghalusan pada tembok pembatas untuk menyempurnakan konstruksi.

Di Desa Blang Kandis, Aceh Tamiang, pembangunan jembatan Armco masih dalam tahap penyelesaian. Pelat baja Armco telah terpasang, demikian pula beton pelapis berlapis batu kali. Saat ini, pengerjaan difokuskan pada pengurukan dan perapihan badan jalan di atas jembatan, serta pemlesteran beton pelapis gorong-gorong.

Sementara itu, Jembatan Armco Desa Salah Sirong 2 hampir sepenuhnya rampung. Beton pelapis telah terpasang dan tengah menunggu proses pengeringan. Jalan di atas jembatan sudah diratakan dan secara fungsional telah dapat dilalui kendaraan.

Adapun di Desa Salah Sirong 3, pembangunan jembatan Armco masih berada pada tahap perakitan baja. Personel TNI terlihat merakit struktur Armco yang akan dipasang pada sungai yang sebelumnya terputus akibat banjir.

"Pemerintah bersama TNI terus memastikan seluruh pembangunan jembatan ini diselesaikan dengan cepat. Kehadiran jembatan-jembatan tersebut diharapkan dapat segera memulihkan konektivitas antarwilayah, memperlancar distribusi logistik, serta mendorong kembali aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat di Aceh," demikian dikutip dari siaran pers Badan Komunikasi Pemerintah, Minggu (1/2/2026).

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya