Liputan6.com, Jakarta - Politikus Partai Demokrat, Yan Harahap, menyatakan bahwa reshuffle atau perombakan kabinet merupakan hak prerogatif Prabowo Subianto sebagai Presiden RI.
Ia menyampaikan, Partai Demokrat berprinsip mendukung penguatan kinerja pemerintahan dan menjaga stabilitas politik nasional.
Advertisement
"Terkait isu reshuffle kabinet, saya melihatnya sebagai bagian dari proses evaluasi yang wajar dalam pemerintahan. Namun saya tegaskan, bahwa reshuffle itu sepenuhnya merupakan hak prerogatif Presiden, sehingga tidak elok untuk berspekulasi lebih jauh," kata Yan dalam keterangannya Sabtu (31/1).
"Partai Demokrat pada prinsipnya mendukung penguatan kinerja pemerintahan dan menjaga stabilitas politik nasional," imbuhnya.
Fokus Partai Demokrat, dia menjelaskan, adalah memastikan agenda-agenda kerakyatan tetap berjalan dengan baik.
Yan bilang, Partai Demokrat akan menghormati dan menyikapi secara dewasa setiap keputusan Prabowo ke depan demi kepentingan bangsa serta negara.
Beri Manfaat untuk Rakyat
Lebih lanjut, Yan menyatakan kader Demokrat yang mendapat amanah di Kabinet Merah Putih telah bekerja dengan sungguh-sungguh sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing dengan fokus menjalankan program pemerintah dan melayani kepentingan masyarakat.
"Tentu selalu ada ruang evaluasi dan perbaikan, tetapi prinsipnya kita menghargai kerja dan dedikasi yang telah ditunjukkan," katanya.
Bagi Demokrat, tambahnya, hal terpenting adalah memastikan kehadiran kader di pemerintahan benar-benar memberi manfaat nyata bagi rakyat.