Pendiri Cyrus Network: PSI Mulai Matang, Peluang Tembus Parlemen Terbuka

Menurut Hasan, bergabungnya sejumlah tokoh baru di PSI berpotensi memperkuat struktur serta daya tarik elektoral PSI. Meski demikian, ia mengingatkan bahwa tantangan PSI untuk lolos ke Senayan tidaklah mudah.

oleh Tim NewsDiterbitkan 30 Januari 2026, 17:37 WIB
Rakernas PSI di Makassar. (Liputan6.com/ Dok Ist)

Liputan6.com, Jakarta - Masuknya sejumlah tokoh politik dari partai lain dinilai dapat memperbesar peluang Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menembus parlemen pada Pemilu mendatang. Namun, peluang tersebut tetap bergantung pada kerja keras dan konsistensi partai dalam membangun mesin politik.

Pendiri Cyrus Network, Hasan Nasbi, menilai dinamika internal PSI menunjukkan tanda-tanda kematangan sebagai partai politik. Hal itu terlihat dari pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PSI di Makassar, Sulawesi Selatan.

“Harus dibuktikan dengan kerja keras. Kalau mereka kerja keras kan peluang itu. Kalau dengan lihat Rakernas, hari ini kelihatan ya partai ini sudah lebih matang sebagai partai politik, dan tentu itu bisa menambah peluang untuk bisa masuk parlemen,” kata Hasan di Makassar, Jumat (30/1/2026).

Menurut Hasan, bergabungnya sejumlah tokoh seperti Rusdi Masse Mappasessu (RMS), Ahmad Ali, dan Bestari Barus berpotensi memperkuat struktur serta daya tarik elektoral PSI. Meski demikian, ia mengingatkan bahwa tantangan PSI untuk lolos ke Senayan tidaklah mudah.

“Ya kan tantangan berproses sebagai partai itu enggak gampang. Dan sejak tahun 2014 terakhir belum ada partai baru yang masuk lagi ke parlemen. Yang ada malah partai keluar dari parlemen. Nah, itu tantangannya untuk mecahin telur,” ujarnya.

Terkait spekulasi bergabungnya Presiden ke-7 RI Joko Widodo ke PSI, Hasan menilai langkah tersebut dapat memberikan efek positif secara elektoral, meski bukan satu-satunya faktor penentu.

“Menambah peluang,” kata Hasan singkat.

Deklarasi Bergabungnya Rusdi Masse

Pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Makassar diwarnai kejutan besar dengan bergabungnya tokoh politik Sulawesi Selatan, Rusdi Masse Mappasessu (RMS). Momen ini ditandai dengan penyematan jaket PSI oleh Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep, di hadapan ribuan kader.

“Mari, keluarga Partai Solidaritas Indonesia, kita sambut Bang RMS,” ujar Kaesang dalam Rakernas dikutip dari keterangan tertulis, Jumat (30/1/2026).

 

Kaesang menilai, masuknya Rusdi Masse dinilai menjadi langkah strategis yang berpotensi mengubah peta politik di Kawasan Timur Indonesia, mengingat rekam jejaknya sebagai figur berpengaruh dan “kingmaker” di Sulawesi Selatan.

“Bergabungnya Bang Rusdi Masse adalah kekuatan besar bagi PSI untuk melompat lebih jauh,” kata Kaesang

Keputusan Rusdi Masse berlabuh ke PSI juga tak lepas dari hubungan eratnya dengan Ketua Harian DPP PSI, Ahmad Ali, yang sebelumnya menjadi rekan seperjuangan di Partai NasDem. Reuni keduanya disebut akan menjadi mesin politik baru bagi PSI.

“Kami punya sejarah panjang, dan sekarang saatnya membangun kekuatan baru bersama,” ujar Ahmad Ali.

Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) 2016 lebih buruk daripada 2015 (liputan6/abdillah)

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya