Barcelona vs Elche: Duet Olmo-Fermin Buat Hansi Flick Pusing!

Duet Dani Olmo dan Fermin Lopez selalu menang saat dimainkan bersama. Rekor ini memberi Hansi Flick dilema besar jelang laga Barcelona vs Elche.

oleh Richard Andreas LuturmasDiterbitkan 30 Januari 2026, 21:30 WIB
Pemain Barcelona, Dani Olmo, merayakan gol bersama rekannya, Raphinha, dalam laga La Liga antara Barcelona dan Alaves di Barcelona, Spanyol, Sabtu, 29 November 2025. (AP Photo/Joan Monfort)

Liputan6.com, Jakarta - Barcelona perlahan menunjukkan kebangkitan di Liga Champions, dengan lini tengah menjadi salah satu sektor kunci di balik perubahan positif tersebut.

Dua nama yang mencuri perhatian adalah Dani Olmo dan Fermin Lopez, yang sama-sama berperan penting dalam dinamika permainan tim.

Di atas kertas, keduanya terlihat mengisi area yang serupa. Olmo dan Fermin sama-sama dikenal sebagai gelandang kreatif yang nyaman bermain di antara lini, rajin masuk ke kotak penalti, dan berpengaruh di sepertiga akhir lapangan.

Namun, pendekatan Hansi Flick justru membuka ruang bagi keduanya untuk bermain bersamaan. Fleksibilitas dan kecerdasan taktik mereka membuat kombinasi ini berjalan efektif tanpa mengorbankan keseimbangan tim.


Fleksibilitas Olmo dan Fermin dalam Skema Flick

Gelandang Barcelona, Daniel Olmo, merayakan gol pembuka saat pertandingan Liga Spanyol antara FC Barcelona vs Real Oviedo di Stadion Camp Nou, Barcelona, pada 25 Januari 2026. (Josep LAGO / AFP)

Sekilas, Olmo dan Fermin tampak saling bersaing untuk satu peran yang sama di lini tengah. Keduanya memiliki karakter menyerang yang mirip dan kerap menjadi penghubung antara lini tengah dan lini depan.

Di bawah arahan Flick, situasi tersebut justru dimanfaatkan sebagai keunggulan. Versatilitas keduanya memungkinkan Barcelona memainkan mereka secara bersamaan tanpa kehilangan kontrol permainan.

Pendekatan ini menuntut pemahaman posisi yang tinggi. Olmo dan Fermin mampu menyesuaikan peran sesuai kebutuhan pertandingan, sehingga struktur tim tetap terjaga meski keduanya beroperasi di area yang berdekatan.


Rekor Sempurna dan Dilema Jelang Laga Elche

Fermin Lopez merayakan gol kedua timnya dalam laga Liga Champions antara Slavia Praha vs Barcelona di Fortuna Arena, 22 Januari 2026. (AP Photo/Petr David Josek)

Contoh paling jelas terlihat saat Barcelona menghadapi Copenhagen, ketika Flick harus memutar otak akibat absennya Pedri dan Frenkie de Jong. Dalam laga itu, Olmo ditarik lebih dalam sebagai gelandang sentral, sementara Fermin tetap berada di peran menyerangnya.

Penyesuaian tersebut berjalan mulus dan membantu Barcelona membangun momentum kebangkitan. Olmo tampil nyaman di posisi lebih dalam, menunjukkan visi permainan, termasuk lewat umpan yang berujung pada gol pertama Barcelona, serta mencatat akurasi operan 86 persen.

Fermin juga tampil rapi dengan tingkat keberhasilan umpan mencapai 91 persen. Meski tidak seefektif beberapa laga sebelumnya, pergerakan dan energinya tetap berperan menjaga tekanan Barcelona.

Kini, menjelang lawatan ke Elche di La Liga, Flick dihadapkan pada pilihan penting, yaitu kembali mempercayai duet Olmo-Fermin yang selalu menang, atau memilih pendekatan lebih hati-hati untuk melindungi lini tengah dan membatasi transisi lawan.

 
 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya