Jokowi Bakal Pidato Sebagai Ketua Dewan Penasihat PSI di Rakernas Besok

Presiden ke-7 RI Jokowi akan menghadiri Rakernas PSI di Hotel Claro Makassar. Dia bakal berpidato sebagai Ketua Dewan Penasihat PSI

oleh Nanda Perdana PutraDiterbitkan 30 Januari 2026, 14:26 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan sambutan secara virtual peringatan HUT ke-56 Partai Golkar menyebut, pandemi COVID-19 membuat kontraksi ekonomi di berbagai negara, tak terkecuali Indonesia, Sabtu (24/10/2020). (Biro Sekretariat Presiden/Kris)

Liputan6.com, Jakarta - Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi dijadwalkan menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang berlangsung di Hotel Claro Makassar, Sulawesi Selatan.

"Insyaallah hadir, sore ini ya (tiba di Makassar)," tutur Ketua DPP PSI Bestari Barus kepada wartawan, Jumat (30/1/2026), seperti dilansir Antara.

Rencananya, Jokowi bakal berpidato dalam Rakernas PSI di hadapan ratusan kader, yang datang dari berbagai provinsi serta kabupaten/kota se-Indonesia sebagai Ketua Dewan Penasihat PSI.

Saat pembukaan Rakernas, Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep menanyakan kepada Sekretaris Dewan Pembina PSI Grace Natalie apakah Ketua Dewan Penasihat sudah datang.

"Yang saya hormati Sekretaris Dewan Pembina PSI Ibu Grace Natalie, beserta seluruh jajarannya, tanpa ada ketuanya. Ketuanya di mana. Belum datang? Insyaallah besok datang," katanya.

Dalam Rakernas tersebut, Kaesang menyebut pertemuan nasional ini menjadi ajang penguatan arah kebijakan partai dan menjadikan rumah bersama menyongsong Pemilihan Umum (Pemilu) 2029.

"Melalui Rakenas, kita menemukan PSI sebagai rumah bersama, rumah bagi buruh, rumah bagi nelayan, rumah bagi petani, rumah bagi pekerja informal. Siapapun seluruh lapisan masyarakat kita terima," ujar Kaesang dalam orasinya dalam Rakernas I di Hotel Claro Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis, 29 Januari 2026.

 

Rakernas PSI Tentukan Arah Politik

Raja Juli Antoni dan Kaesang Pangarep bersama kader PSI lain di Rakernas (Tim media PSI)

Semua ini, kata Kaesang, akan diperkuat melalui keputusan-keputusan strategis yang akan ditetapkan di Rakenas PSI kali ini. Selain itu, Rakenas juga akan menetapkan arah kebijakan dan kerja politik PSI.

"Dalam jangka pendek, menengah hingga (Pemilu) 2029, termasuk agenda aksi politik nasional seperti pengawasan anggaran, tata kelola yang adil dan berkelanjutan, serta politik kebinekaan," katanya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terbaru

    Berita Terkini Selengkapnya