Dirut BEI Mundur, OJK Jamin Operasional Pasar Modal Tak Terganggu

Direktur Utama BEI Iman Rachman memundurkan diri dari jabatannya.

oleh Gagas Yoga PratomoDiterbitkan 30 Januari 2026, 14:51 WIB
Layar grafik pergerakan saham di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (14/10/2020). Pada pembukaan perdagangan pukul 09.00 WIB, IHSG masih naik, namun tak lama kemudian, IHSG melemah 2,3 poin atau 0,05 persen ke level 5.130, 18. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, Inarno Djajadi, menyampaikan bahwa pengunduran diri Direktur Utama BEI Iman Rachman diharapkan tidak menghambat jalannya perdagangan di pasar modal. Menurutnya, keputusan tersebut juga tidak akan mengganggu kegiatan operasional Bursa Efek Indonesia.

Ia menegaskan seluruh lini layanan pasar modal tetap berfungsi sebagaimana mestinya, mulai dari perdagangan, kliring, hingga kustodian.

“OJK memastikan bahwa pengunduran diri tersebut tidak mengganggu operasional BEI. Seluruh fungsi perdagangan kliring, penjaminan, dan kustodian berjalan normal,” kata Inarno kepada wartawan, Jumat (30/1/2026).

Selain itu, Inarno menilai langkah pengunduran diri Iman merupakan bentuk tanggung jawab di tengah kondisi pasar modal yang sedang bergejolak.

Sebelumnya, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman menyatakan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai bentuk tanggung jawab atas kondisi pasar modal dalam dua hari terakhir yang mengalami tekanan.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Iman dalam keterangan singkat kepada media, tanpa sesi tanya jawab. Ia menegaskan keputusan tersebut diambil demi kebaikan pasar modal Indonesia ke depan.

Hari ini saya akan menyampaikan satu statement, teman-teman juga udah ngikutin 2 hari terakhir bagaimana kondisi market kita 2 hari terakhir, walaupun kondisi kita pagi hari ini membaik, saya ingin menyampaikan statement dan ini tidak ada tanya jawab bahwa saya sebagai Direktur dan Utama Bursa Efek Indonesia dan sebagai bentuk tanggung jawab saya terhadap apa yang terjadi 2 hari kemarin menyatakan mengundurkan diri sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia,” ujar Iman kepada wartawan di Gedung BEI, Jumat (30/1/2026).   

Dirut BEI Iman Rachman Mundur, Ini Alasannya

Direktur Utama BEI Iman Rachman saat pencatatan perdana saham PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO), Jumat, (24/2/2023)  (Foto: BEI)

Sebelumnnya, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman resmi mengundurkan diri dari jabatannya. Ia menyatakan keputusan tersebut diambil sebagai bentuk tanggung jawab atas tekanan yang terjadi di pasar modal dalam dua hari terakhir.

Iman menyampaikan langsung pengunduran dirinya dalam keterangan singkat kepada media di Gedung BEI, Jumat (30/1/2026), tanpa membuka sesi tanya jawab.

Menurut dia, langkah mundur ini diharapkan bisa memberi dampak positif bagi stabilitas dan kepercayaan investor di pasar modal Indonesia.

“Hari ini saya akan menyampaikan satu statement, teman-teman juga udah ngikutin 2 hari terakhir bagaimana kondisi market kita 2 hari terakhir, walaupun kondisi kita pagi hari ini membaik, saya ingin menyampaikan statement dan ini tidak ada tanya jawab bahwa saya sebagai Direktur dan Utama Bursa Efek Indonesia dan sebagai bentuk tanggung jawab saya terhadap apa yang terjadi 2 hari kemarin menyatakan mengundurkan diri sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia,” ujar Iman kepada wartawan.

Ia menilai, meski perdagangan pada pagi hari menunjukkan tanda perbaikan, keputusan pengunduran diri tetap diambil demi kebaikan jangka panjang pasar modal.

“Saya berharap ini yang terbaik buat pasar modal, semoga dengan pengunduran saya ini pasar modal kita jadi lebih baik,” katanya.

 

Posisi Dijalankan Pelaksana Tugas

Direktur Utama BEI, Iman Rachman. (Foto: Liputan6.com/Pipit IR)

Iman menambahkan, proses administratif pengunduran dirinya akan mengikuti ketentuan dalam anggaran dasar BEI. Untuk sementara, jabatan Direktur Utama akan dijalankan oleh pelaksana tugas (Plt) sesuai mekanisme internal hingga ditetapkan pejabat definitif.

“Mudah-mudahan indeks kita yang pagi ini dibuka membaik akan terus membaik di hari-hari berikutnya,” ujarnya.

Di akhir pernyataannya, Iman juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan pasar modal yang telah bekerja sama selama masa kepemimpinannya, sekaligus menyampaikan permohonan maaf.

“Selama ini saya appreciate 3-4 tahun kita sama-sama. Kalau ada hal-hal yang kurang berkenan cara-cara saya mohon maafkan,” pungkasnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya