Penjualan Redmagic 11 Pro Naik 628 Persen, Nubia akan Genjot Ekosistem Gaming di Indonesia pada 2026

Penjualan Redmagic 11 Pro melonjak 628 persen di Indonesia. Nubia menyiapkan strategi besar pada 2026, seperti apa?

oleh IskandarDiterbitkan 29 Januari 2026, 19:33 WIB
Country Manager ZTE Device Indonesia, Zhuang Yongke, menyoroti performa penjualan Redmagic 11 Pro. (Liputan6.com/ Iskandar)

Liputan6.com, Jakarta - ZTE Device Indonesia melalui lini brand Nubia mengumumkan arah strategis mereka untuk pasar Indonesia sepanjang 2026, dengan melonjaknya penjualan Redmagic 11 Pro.

Country Manager ZTE Device Indonesia, Zhuang Yongke, menegaskan, Nubia akan bertransisi dari sekadar penyedia perangkat bagi gamer profesional menjadi brand yang membawa performa kelas dunia untuk penggunaan sehari-hari.

Membuka pemaparannya, Zhuang menyoroti performa penjualan Redmagic 11 Pro yang mencatatkan pertumbuhan angka pre-order hingga 628% di Indonesia.

HP gaming ini bahkan menduduki peringkat pertama sebagai produk terlaris di platform Bilibili pada Januari 2026 di kelasnya.

"Kesuksesan flagship kami di Indonesia dan posisi nomor satu di Bilibili menunjukkan respons pasar yang sangat jelas. Ini menjadi landasan bagi kami untuk bergerak dari strategi 'membangun untuk Pro' menjadi 'Pro untuk semua orang'," ujar Zhuang di acara Nubia 2026 New Year Gathering, Kamis (29/1/2026) di Jakarta.

Ekspansi Ekosistem dan Kolaborasi Strategis

Nubia menyadari bahwa performa perangkat keras harus didukung oleh ekosistem yang kuat. Untuk itu, Nubia mengukuhkan kolaborasi dengan berbagai mitra strategis, seperti:

  • Komunitas dan Kreator: Melanjutkan kemitraan dengan Geek Fam untuk tetap dekat dengan pemain, kreator konten, dan streamer.
  • Gaming Kompetitif: Memperkuat kerja sama dengan Garena guna memastikan perangkat Nubia menjadi mesin tempur utama dalam ekosistem gaming yang kompetitif.
  • Optimasi Jaringan: Bermitra dengan Smartfren untuk mengatasi kendala kapasitas jaringan, demi memberikan pengalaman bermain yang stabil tanpa hambatan (lag).

Selain itu, Nubia memperluas jangkauan distribusinya melalui kemitraan dengan raksasa e-commerce seperti TikTok Shop, Tokopedia, Blibli, Shopee, dan Lazada.

 

HP dengan DNA Gaming

Redmagic 11 Pro pakai panel BOE X10 AMOLED berukuran 6,85 inci, refresh rate 144Hz, dan beresolusi 2688 x 1216 piksel. (Liputan6.com/ Yuslianson)

Tahun 2026 menandai ambisi Nubia untuk tidak lagi bergantung pada satu produk tunggal. Zhuang menjelaskan bahwa Nubia akan meluncurkan lebih banyak varian perangkat yang mengusung DNA gaming namun dengan desain yang lebih clean dan minimalis.

Salah satu sorotan utama adalah peluncuran Nubia V80 Max. Berbeda dengan seri gaming murni, V80 Max dirancang untuk pengguna yang mengutamakan durabilitas dan keandalan dalam bekerja.

"Ini adalah ponsel yang dibangun untuk multitasking harian. Kami berkolaborasi dengan lebih dari 50 KOC (Key Opinion Consumers) untuk menunjukkan bagaimana ponsel ini tangguh dalam skenario penggunaan nyata di lapangan," ia menambahkan. 

Akses Komunikasi dan Konektivitas

Boks penjualan Redmagic 11 Pro dan penampakan HP gaming baru Nubia. (Liputan6.com/ Yuslianson)

Sebagai pelengkap lini produk, Nubia juga memperkenalkan A76 5G. Melalui kemitraan strategis dengan operator seluler Axis, pengguna mendapatkan keuntungan eksklusif berupa paket data hingga 12GB per bulan selama satu tahun serta fasilitas telepon gratis.

Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa setiap pengguna Nubia, baik pemain pro maupun pengguna kasual, mendapatkan akses komunikasi dan konektivitas yang luas dan stabil.

"Strategi gaming kami tidak akan berubah. Kami akan terus memberikan produk dan layanan gaming terbaik di Indonesia. Namun, kami juga berkomitmen menyediakan perangkat yang andal seperti Nubia V80 Max dan A76 5G untuk mendukung masyarakat yang aktif," ucap Zhuang memungkaskan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya