Harga Emas Antam Hari Ini Cetak Rekor Tertinggi: Simak Trik Cuan Berinvestasi Emas

Harga emas Antam hari ini melonjak drastis mencapai rekor tertinggi. Penasaran berapa harga emas hari ini? Simak trik berinvestasi emas agar cuan maksimal di te

oleh Septian DenyDiterbitkan 29 Januari 2026, 14:45 WIB
Emas batangan diperlihatkan petugas di kantor BNI Syariah, Jakarta, Senin (30/11). Harga jual-beli kembali (buyback) emas Antam turun Rp 1.000 usai akhir pekan kemarin naik di tengah turunnya harga emas global. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada hari Kamis, 29 Januari 2026, mencatatkan rekor baru dengan lonjakan signifikan. Kenaikan ini menjadi sorotan utama bagi para investor dan masyarakat yang ingin mengetahui berapa harga emas hari ini. Emas kembali menunjukkan perannya sebagai aset lindung nilai di tengah gejolak ekonomi global yang terus berlanjut.

Lonjakan harga ini didorong oleh berbagai faktor, termasuk ketidakpastian ekonomi global dan melemahnya indeks dolar Amerika Serikat (AS). Investor cenderung mengamankan aset mereka ke aset safe haven seperti emas di tengah kondisi tersebut, memicu permintaan yang tinggi.

Dengan rekor harga baru ini, banyak yang bertanya-tanya mengenai potensi investasi emas ke depan. Memahami dinamika pasar dan menerapkan strategi investasi yang tepat menjadi kunci untuk meraih keuntungan optimal. Artikel ini akan mengulas secara mendalam rincian harga emas batangan 24 karat terbaru dan panduan komprehensif untuk investasi emas biar cuan.

Lonjakan Harga Emas Antam Hari Ini: Mencetak Sejarah Baru

Petugas menunjukkan emas batangan di gerai Butik Emas Antam di Jakarta, Jumat (5/10). Harga emas PT Aneka Tambang Tbk atau Antam naik Rp 1.000 menjadi Rp 666 ribu per gram pada perdagangan hari ini. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Pada Kamis, 29 Januari 2026, harga emas batangan Antam ukuran 1 gram ditetapkan sebesar Rp 3.168.000 per gram. Angka ini menandai kenaikan fantastis sebesar Rp 165.000 dari perdagangan hari sebelumnya, yang dipatok Rp 3.003.000 per gram.

Kenaikan ini bukan sekadar fluktuasi biasa, melainkan merupakan rekor tertinggi sepanjang sejarah harga emas Antam. Harga buyback, atau harga jual kembali ke Antam, juga mengalami peningkatan signifikan, berada di level Rp 2.989.000 per gram, naik Rp 135.000 dari hari sebelumnya.

Di pasar spot global, harga emas juga menunjukkan performa impresif. Pada perdagangan kemarin, Rabu (28/1/2026), harga emas di pasar spot global mencapai US$ 5.588,36 per troy ounce, melewati level psikologis baru dan mencetak rekor tertinggi.

Faktor utama di balik reli harga emas ini adalah ketidakpastian ekonomi dunia yang kian meningkat dan pelemahan indeks dolar Amerika Serikat (AS). Kondisi ini membuat emas menjadi primadona sebagai aset safe haven, menarik minat beli yang kuat dari para investor.

Strategi Jitu Berinvestasi Emas Agar Cuan Maksimal

Pekerja menunjukkan emas di Cikini Gold Center, Jakarta, Selasa (28/7/2020). Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) pada 28 Juli 2020 menembus Rp1 juta/gram yang merupakan posisi tertinggi sepanjang masa emas Antam diperjualbelikan. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Untuk meraih keuntungan maksimal dari investasi emas, diperlukan strategi yang matang dan pemahaman yang baik tentang pasar. Pertama, tentukan tujuan investasi yang jelas, apakah untuk tabungan pernikahan, pendidikan, atau investasi hari tua, karena ini akan membantu menentukan besaran emas yang diinvestasikan.

Kedua, fokuslah pada investasi jangka panjang, sebab emas merupakan aset yang hasilnya baru terasa setidaknya 5-10 tahun mendatang, bukan instrumen untuk menjadi kaya dalam semalam.

Ketiga, pantau perkembangan harga emas secara rutin, baik harian, mingguan, maupun bulanan. Meskipun harga emas cenderung naik sekitar 8% setiap tahun berdasarkan riwayat, harga harian bisa sangat fluktuatif.

Keempat, selalu beli emas di tempat terpercaya dan resmi seperti PT Antam (Logam Mulia) atau Pegadaian, untuk memastikan keaslian dan kemurnian emas batangan yang umumnya 99,99%. Kelima, perhatikan biaya dan harga buyback (jual kembali) karena selisih antara harga beli dan jual (spread) dapat mengurangi keuntungan Anda.

Keenam, siapkan penyimpanan emas yang aman, baik di rumah dalam brankas atau menggunakan Safe Deposit Box (SDB) di bank, meskipun ada biaya tambahan. Ketujuh, gunakan dana dingin, yaitu dana yang tidak akan Anda butuhkan dalam waktu dekat, untuk menghindari kerugian jika terpaksa menjual saat harga emas sedang turun.

Kedelapan, lakukan pembelian secara bertahap atau Dollar Cost Averaging (DCA) untuk merata-ratakan harga beli dan mengurangi risiko fluktuasi harga, hindari membeli saat harga sedang melonjak sangat tinggi. Kesembilan, diversifikasi investasi Anda dengan memasukkan emas bersama aset lain untuk mengurangi risiko portofolio secara keseluruhan.

Terakhir, manfaatkan metode cicilan atau tabungan emas yang ditawarkan beberapa platform untuk memudahkan investor pemula memulai dengan modal kecil, serta tetapkan target keuntungan dan pahami pajak emas yang berlaku.

Pentingnya Memilih Emas Batangan dan Tempat Terpercaya

Emas batangan terlihat di galeri 24 Pegadaian, Tangerang, Selasa (7/7/2020). Kenaikan harga emas Pegadaian khusus batangan 1 gram cetakan Antam di tengah lonjakan kasus virus corona menjaga permintaan untuk safe havenlogam mulia. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Saat memutuskan untuk berinvestasi emas, pemilihan jenis emas dan tempat pembelian menjadi krusial. Emas batangan lebih disukai untuk investasi jangka panjang karena kadar kemurniannya yang tinggi, biasanya mencapai 99,99%. Nilai murni emas batangan ditentukan oleh berat dan kadar emasnya, bukan oleh desain atau bentuk perhiasan yang bisa memiliki biaya tambahan untuk pengerjaan.

Membeli emas dari tempat terpercaya dan resmi adalah langkah fundamental untuk menghindari penipuan dan memastikan keaslian produk. PT Antam (Logam Mulia) adalah salah satu penyedia emas batangan terkemuka di Indonesia yang diakui secara nasional. Selain itu, Pegadaian atau toko emas yang memiliki reputasi baik juga bisa menjadi pilihan yang aman untuk berinvestasi emas.

Memastikan tempat pembelian yang terpercaya juga berarti Anda akan mendapatkan informasi yang akurat mengenai harga, termasuk harga beli dan harga buyback. Transparansi ini penting agar investor dapat menghitung potensi keuntungan dan kerugian dengan lebih baik. Selalu periksa sertifikat keaslian dan pastikan emas yang dibeli memiliki cap resmi dari produsen.

Meminimalkan Risiko dan Mengoptimalkan Keuntungan Investasi Emas

Investasi emas, seperti investasi lainnya, tidak lepas dari risiko. Oleh karena itu, penting untuk menerapkan strategi yang dapat meminimalkan risiko sekaligus mengoptimalkan potensi keuntungan. Salah satu cara adalah dengan melakukan pembelian secara bertahap atau Dollar Cost Averaging (DCA).

Metode DCA melibatkan investasi sejumlah uang yang sama secara berkala, tanpa memperhatikan fluktuasi harga emas. Ini membantu merata-ratakan harga beli Anda dari waktu ke waktu, sehingga mengurangi dampak negatif dari volatilitas harga. Hindari membeli emas dalam jumlah besar saat harganya sedang melonjak sangat tinggi, karena potensi koreksi harga selalu ada.

Selain itu, diversifikasi investasi adalah kunci. Jangan hanya menempatkan semua dana Anda pada satu jenis aset. Menggabungkan investasi emas dengan aset lain seperti saham, obligasi, atau properti dapat membantu menyebarkan risiko dan melindungi portofolio Anda dari gejolak pasar di satu sektor.

Pahami juga bahwa emas dikenakan pajak. Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 atas transaksi buyback dipangkas langsung dari total nilai buyback. Pemahaman mengenai aspek pajak ini penting agar perhitungan keuntungan Anda lebih akurat dan terhindar dari kejutan yang tidak diinginkan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya