Liputan6.com, Jakarta - Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Manado, Billy Christian Kereh merilis data terbaru korban keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tersebar di empat fasilitas kesehatan berbeda. Berdasarkan data per 28 Januari 2026, total korban yang terdata mencapai angka 197 yang tersebar di empat rumah sakit.
Untuk diketahui, ratusan siswa di Tomohon mengeluhkan gejala mual dan pusing usai menyantap paket Makan Bergizi Gratis pada Senin (26/1). Pemerintah daerah bersama instansi terkait saat ini tengah melakukan investigasi mendalam, termasuk uji laboratorium terhadap sampel makanan untuk menentukan penyebab pasti insiden ini.
Advertisement
"Jumlah ini total yang dirawat inap, dan rawat jalan. Ada juga yang sudah diperbolehkan pulang ke rumah," tuturnya.
Pihak KPPG terus melakukan pemantauan ketat terhadap kondisi para siswa SMP, SMA, dan SMK yang terdampak. Dari data tersebut, RSUD Anugrah Tomohon tercatat merawat pasien inap terbanyak yakni 29 orang, disusul RS Gunung Maria dengan 18 orang.
"Kami terus berkoordinasi dengan pihak rumah sakit untuk memastikan seluruh siswa mendapatkan penanganan medis terbaik hingga dinyatakan pulih sepenuhnya," ujar Dr. Billy dalam keterangannya, Rabu (28/1/2026).
Pihak berwenang mengimbau orang tua siswa untuk tetap tenang sementara proses audit penyediaan gizi dilakukan secara menyeluruh guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Data ini diperbaharui pada, Rabu 28 Januari 2026, jumlah korban yang dirawat di rumah sakit sebagai berikut:
1. RS GMIM Bethesda Tomohon
Rawat Jalan : 37
Rawat Inap : 15
Total : 52
2. RSUD Anugrah Tomohon :
Rawat Jalan : 15
Rawat Inap : 29
Total : 44
3. RS Gunung Maria Tomohon
Rawat Jalan : 81
Rawat Inap : 18
Total : 99
4. RS Siloam Sonder
Rawat Inap : 2
Rawat Jalan dan totalnya masih belum dapat informasi.