Napoli vs Chelsea: Penyesalan dan Kebanggaan Seorang Antonio Conte

Napoli vs Chelsea berakhir 2-3 di Liga Champions 2025-2026. Antonio Conte menilai Napoli tampil berani meski tersingkir dari kompetisi.

oleh Gia Yuda PradanaDiterbitkan 29 Januari 2026, 09:20 WIB
Pelatih Chelsea Liam Rosenior berdampingan dengan pelatih Napoli Antonio Conte sebelum dimulainya laga fase liga Liga Champions antara Napoli vs Chelsea di Naples, Italia, Rabu, 28 Januari 2026. (AP Photo/Gregorio Borgia)

Liputan6.com, Jakarta - Pertandingan Napoli vs Chelsea pada matchday terakhir league phase Liga Champions 2025-2026 berakhir pahit bagi tuan rumah di Stadio Diego Armando Maradona. Napoli kalah 2-3 dari Chelsea meski sempat unggul 2-1 pada babak pertama.

Hasil ini membuat Napoli gagal melangkah ke babak play-off karena hanya finis di peringkat ke-30 klasemen akhir. Chelsea memastikan posisi enam besar dan lolos otomatis ke babak 16 besar.

Antonio Conte tetap mengapresiasi kinerja timnya yang tampil agresif walau kehilangan banyak pemain utama. Ia menilai perbedaan utama terletak pada ketajaman mantan klubnya itu di depan gawang.


Ketajaman Chelsea Jadi Pembeda

Kemelut terjadi di muka gawang Chelsea saat wakil Inggris itu bertamu ke kandang Napoli pada lanjutan Liga Champions 2025/2026 di Estadio Diego Armando Maradona, Kamis (29/1/2026) dini hari WIB. (Alberto PIZZOLI / AFP)

Conte mengakui efektivitas Chelsea menjadi faktor penentu kekalahan timnya pada laga krusial ini. “Perbedaannya adalah penyelesaian akhir. Mereka jauh lebih presisi dan efektif di depan gawang,” ujar Conte.

Pelatih asal Italia itu juga memberikan pujian khusus kepada Joao Pedro yang mencetak dua gol pada babak kedua. “Saya merasa Joao Pedro membuat perbedaan malam ini. Dia adalah pemain yang sangat mengesankan,” katanya.

Chelsea mencetak gol kemenangan melalui Joao Pedro pada menit ke-61 dan 82 setelah sebelumnya tertinggal. Napoli hanya mampu membalas lewat Antonio Vergara dan Rasmus Hojlund pada babak pertama.


Penyesalan dari Fase Sebelumnya

Pemain Napoli Antonio Vergara mencetak gol pertama bagi timnya pada laga fase liga Liga Champions antara Napoli vs Chelsea di Naples, Italia, Rabu, 28 Januari 2026. (AP Photo/Gregorio Borgia)

Conte menilai kegagalan Napoli tidak hanya ditentukan oleh pertandingan ini. Ia mengingatkan adanya hasil buruk pada laga sebelumnya yang membuat situasi menjadi sulit.

“Saya mengatakan kepada para pemain bahwa penyesalan terbesar ada di Copenhagen. Kami tak seharusnya membiarkan kemenangan itu lepas,” ucap Conte. Namun, ia menegaskan Chelsea adalah klub dengan kualitas luar biasa karena memiliki pemain hebat di lapangan, bangku cadangan, bahkan di tribune.

Kapten Giovanni Di Lorenzo juga menilai kesalahan sejak awal fase liga menjadi akar masalah. Situasi tersebut memaksa Napoli menghadapi laga hidup-mati melawan salah satu tim terbaik Eropa

 


Kebanggaan dan Evaluasi Conte

Pelatih Napoli, Antonio Conte saat laga Liga Champions melawan Benfica, 11 Desember 2025. Ia menuntut menang di laga Napoli vs Milan di Piala Super Italia. (AP Photo/Armando Franca)

Meski tersingkir, Conte merasa bangga dengan mental bertanding para pemainnya. “Saya sangat bangga dengan tim ini karena kami menekan mereka, menciptakan peluang, dan bertarung untuk setiap bola,” tuturnya.

Ia menambahkan bahwa Napoli seharusnya layak setidaknya lolos ke babak play-off. Namun, kualitas Chelsea di sepertiga akhir lapangan menjadi penentu utama hasil pertandingan.

Conte juga melihat performa timnya sebagai gambaran arah sepak bola modern yang terus berubah. “Sepak bola berkembang dan kita harus beradaptasi serta mempersiapkan diri,” katanya.

Menurut Conte, Napoli tampil berani dengan menyerang dan menerima duel terbuka meski meninggalkan ruang di lini belakang. Ia menilai timnya bermain baik, tetapi setiap kesalahan kecil langsung dihukum oleh pemain dengan level tinggi seperti Joao Pedro.

Laga Napoli vs Chelsea menjadi penutup perjalanan Napoli di Liga Champions musim ini dengan catatan penuh evaluasi.

Sumber: Football Italia


Klasemen

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya