Banjir di Kota Tangerang Mulai Surut, Ratusan Petugas DLH Dikerahkan Tangani Sampah

Sebanyak 195 petugas kebersihan diterjunkan untuk mengangkut tumpukan sampah yang terbawa banjir dan membersihkan lingkungan permukiman warga, fasilitas umum, serta ruas jalan yang terdampak.

oleh Pramita TristiawatiDiterbitkan 27 Januari 2026, 18:40 WIB
Petugas DLH Kota Tangerang mulai bersih-bersih sampah usai banjir yang terjadi di sejumlah titik wilayah Kota Tangerang. (Liputan6.com/Pramita)

Liputan6.com, Jakarta - Banjir yang mulai surut dimanfaatkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang untuk melakukan pembersihan sampah sisa banjir di sejumlah titik wilayah, pada Selasa (27/1/2026).

Setidaknya, sebanyak 195 petugas kebersihan diterjunkan untuk mengangkut tumpukan sampah yang terbawa banjir dan membersihkan lingkungan permukiman warga, fasilitas umum, serta ruas jalan yang terdampak.

“Petugas DLH Kota Tangerang sudah turun sejak Kamis (22/1) atau hari kejadian. Namun, sejak Minggu, 25 Januari 2026, hingga saat ini petugas fokus melakukan pengangkutan sampah sisa banjir di sejumlah wilayah yang sudah surut,” ungkap Kepala DLH Kota Tangerang, Wawan Fauzi.

Wawan menambahkan, pihaknya juga telah mengerahkan armada pendukung berupa 15 unit dump truk dan 12 unit bentor guna mempercepat proses pengangkutan sampah ke tempat pembuangan akhir (TPA). Mulai dari Ciledug, Larangan, Karawaci, Cibodas, Jatiuwung, hingga Periuk yang saat ini masih tergenang.

“Penanganan sampah pascabanjir menjadi prioritas utama guna mencegah timbulnya penyakit dan mengembalikan kebersihan lingkungan warga,” katanya.

“Meski banjir mulai surut, potensi tumpukan sampah cukup besar. Karena itu, petugas kami terus bergerak di lapangan agar lingkungan kembali bersih dan aktivitas masyarakat dapat berjalan normal,” tambahnya.

Pembersihan difokuskan pada kawasan permukiman padat penduduk, saluran air, serta titik-titik yang menjadi lokasi penumpukan sampah pascabanjir. DLH Kota Tangerang juga mengimbau masyarakat untuk berpartisipasi menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan.

 

Masih Ada Titik Banjir di Kecamatan Periuk

Petugas DLH Kota Tangerang mulai bersih-bersih sampah usai banjir yang terjadi di sejumlah titik wilayah Kota Tangerang. (Liputan6.com/Pramita)

Diketahui, banjir masih menggenang di beberapa kawasan, usai jebolnya tanggul yang menahan aliran sungai yang ada di dekat kawasan pemukiman tersebut.

"Untuk Perumahan Periuk Damai banjir masih setinggi 2 meter, Perumahan Garden City setinggi 1,8 meter, Vila Mutiara Pluit RW 011 ketinggian 1 meter, dan RW 013 setinggi 70 centimeter," kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar.

Mahdiar memastikan, Pemkot Tangerang terus berupaya untuk menyurutkan air, terutama yang masih setinggi 3 meter. Upaya tersebut salah satunya dengan menambah pompa portabel agar air cepat kembali mengalir ke sungai.

"Ada 7 pompa portabel tambahan yang kami operasikan," ungkapnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya