Liputan6.com, NTT Seorang balita perempuan berusia 1 tahun di Desa Parabubu, Kabupaten Sikka, NTT tewas setelah terjatuh ke lubang jamban pada Senin, 26 Januari 2026.
Kejadian itu berawal saat orang tua korban meminta Ignasius Rikus yang merupakan kakek korban untuk menjaga anak mereka lantaran harus berangkat ke kebun.
Advertisement
Di saat korban sedang bermain, kakek korban justru asyik bercerita dengan tetangga di sebuah kubur dekat rumah. Ia baru sadar setelah tak melihat korban.
Ignasius Rikus lalu bersama tetangga mencari korban, yang kemudian menemukannya sudah tewas terapung di dalam lubang jamban.
"Jarak kakek korban duduk dengan TKP kurang Lebih sekitar 100 meter. Sehingga patut diduga ada kelalaian dari kakek korban," ujar Kasi Humas Polres Sikka, Ipda Leonardus Tunga saat dikonfirmasi, Selasa (27/1/2026).
Kakek Korban Minta Perlindungan
Pasca kejadian, kakek korban meminta perlindungan ke polisi karena kuatir ayah korban yang kecewa melakukan aksi kekerasan.
"Lubang jamban itu digali pada Desember 2025 dan rencananya untuk MCK, tapi tidak ditutup, sehingga pada musim hujan lubang tersebut terisi air," jelas Leonardus.
Saat ini polisi sudah melakukan olah TKP dan meminta keterangan para saksi. Sedangkan orangtua korban menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan otopsi dan proses hukum lanjutan.