Liputan6.com, Jakarta - Keripik daun kemangi merupakan camilan unik yang menawarkan aroma wangi khas dengan tekstur super renyah. Kudapan ini sangat cocok dijadikan teman makan nasi atau sekadar teman santai di waktu senggang. Sensasi rasa gurih dari bumbu rempah berpadu sempurna dengan kesegaran daun kemangi yang menggugah selera.
Rahasia utama dalam membuat keripik daun kemangi yang lezat terletak pada komposisi adonan tepung dan teknik penggorengan yang tepat. Penggunaan bumbu aromatik tambahan dapat menghilangkan aroma langu yang sering muncul pada olahan daun mentah. Artikel Liputan.com ini akan mengulas tentang cara membuat keripik daun kemangi yang renyah tahan lama, tidak berminyak, dan pastinya disukai oleh semua kalangan. Ikuti langkah-langkah membuatnya di bawah ini.
Advertisement
Resep Keripik Daun Kemangi
Bahan-Bahan:
- 2 ikat besar daun kemangi segar
- 150 gram tepung beras
- 30 gram tepung tapioka
- 200 ml santan encer
- 1 butir kuning telur
- 3 siung bawang putih
- 2 butir kemiri sangrai
- 1 ruas kencur
- 1 sdt ketumbar
- Garam secukupnya
- Kaldu jamur secukupnya
- Minyak goreng
Langkah-Langkah Membuat:
1. Petik daun kemangi dari batangnya lalu cuci bersih dengan air mengalir dan tiriskan sampai benar-benar kering agar hasil keripik tidak cepat lembek.
2. Haluskan bawang putih, kemiri, kencur, ketumbar, dan garam sebagai bumbu utama untuk memberikan rasa gurih sekaligus menghilangkan aroma langu.
3. Campurkan tepung beras dan tepung tapioka dalam wadah besar kemudian masukkan bumbu halus serta kuning telur ke dalamnya. Lalu, tuangkan santan sedikit demi sedikit sambil diaduk rata sampai menjadi adonan yang cukup encer agar lapisan tepung pada daun kemangi tidak terlalu tebal.
4. Panaskan minyak goreng dalam jumlah banyak dengan api sedang sampai benar-benar panas merata.
5. Celupkan daun kemangi satu per satu ke dalam adonan tepung lalu segera masukkan ke dalam minyak panas secara perlahan. Goreng keripik hingga berwarna kuning keemasan dan teksturnya terasa garing saat disentuh dengan sodet.
6. Angkat keripik daun kemangi dan tiriskan menggunakan kertas serap minyak sampai suhunya dingin sebelum dimasukkan ke dalam wadah tertutup.
6 Trik Membuat Keripik Daun Kemangi Renyah Tahan Lama
1. Pastikan Daun Benar-Benar Kering
Setelah dicuci, daun kemangi harus dikeringkan secara total dengan cara dilap menggunakan tisu dapur atau diangin-anginkan. Sisa air yang menempel pada daun akan menyebabkan adonan tepung menjadi basah dan membuat keripik cepat melempem setelah dingin.
2. Gunakan Campuran Tepung Tapioka
Penambahan tepung tapioka atau tepung kanji pada tepung beras berfungsi untuk memberikan efek renyah yang lebih ringan dan tidak keras. Komposisi ini menjaga keripik tetap garing dalam waktu yang lebih lama dibandingkan hanya menggunakan satu jenis tepung saja.
3. Tambahkan Kuning Telur dan Santan
Kuning telur berfungsi sebagai pengempuk alami agar keripik tidak alot, sementara santan memberikan tekstur yang lebih rapuh sekaligus gurih. Kombinasi kedua bahan ini menciptakan rongga udara kecil pada lapisan tepung sehingga keripik terasa lebih krunci.
4. Atur Konsistensi Adonan yang Encer
Adonan yang terlalu kental akan membuat lapisan tepung menjadi tebal dan menyimpan banyak minyak di dalamnya. Pastikan adonan cukup encer agar setiap lembar daun kemangi memiliki lapisan tepung yang tipis, sehingga keripik cepat matang dan hasilnya lebih garing.
5. Gunakan Teknik Deep Frying dengan Api Stabil
Gunakan minyak dalam jumlah banyak hingga daun terendam sepenuhnya. Pastikan minyak sudah benar-benar panas sebelum memasukkan daun agar tepung langsung mengembang, kemudian jaga api tetap stabil di suhu sedang agar keripik matang merata tanpa gosong.
6. Simpan Setelah Benar-Benar Dingin
Jangan terburu-buru memasukkan keripik ke dalam stoples jika masih ada hawa panas. Uap panas yang terperangkap dalam wadah kedap udara akan berubah menjadi embun air yang merusak kerenyahan keripik hanya dalam hitungan jam.
Pertanyaan Umum tentang Topik
1. Mengapa keripik daun kemangi terasa pahit atau langu saat dimakan?
Rasa langu atau pahit biasanya muncul karena daun yang digunakan terlalu tua atau tidak menggunakan bumbu aromatik penyeimbang. Gunakan kencur dan ketumbar pada bumbu halus untuk menetralkan aroma khas daun mentah, serta pilih daun kemangi yang masih segar dan lebar namun tidak bertekstur kasar.
2. Apa rahasia agar keripik kemangi tidak cepat melempem dan tetap renyah?
Kunci utamanya terletak pada penggunaan campuran tepung tapioka dan teknik pengeringan daun sebelum digoreng. Selain itu, pastikan daun digoreng dalam adonan yang encer sehingga lapisan tepungnya tipis. Hal ini penting karena lapisan yang terlalu tebal cenderung menyimpan kelembapan lebih banyak.
3. Bagaimana cara agar keripik tidak terlalu berminyak setelah digoreng?
Pastikan minyak sudah dalam kondisi benar-benar panas sebelum adonan keripik daun kemangi dimasukkan ke dalam wajan. Setelah matang, tiriskan keripik secara tegak lurus di atas kertas serap minyak agar sisa minyak jatuh sempurna dan tidak mengendap di permukaan daun.
4. Apakah boleh menggunakan putih telur ke dalam adonan tepung?
Sangat disarankan untuk hanya menggunakan kuning telurnya saja. Penggunaan putih telur dalam adonan keripik sering kali membuat tekstur gorengan menjadi lebih keras dan alot, sedangkan kuning telur memberikan hasil yang lebih renyah, empuk, dan gurih.
5. Bagaimana cara menyimpan keripik kemangi agar tahan hingga berminggu-minggu?
Tunggu hingga keripik benar-benar dingin sempurna dan sudah tidak mengeluarkan uap panas sama sekali. Setelah dingin, segera masukkan ke dalam stoples kedap udara dan tutup rapat agar tidak ada udara masuk yang bisa merusak kerenyahan keripik.