Michael Carrick Diprediksi Bakal Gabung Klub Rival, Bukan Manchester United

Legenda Setan Merah telah memberikan penilaiannya tentang masa depan jangka panjang Michael Carrick di Manchester United

oleh Achmad Yani YustiawanDiterbitkan 28 Januari 2026, 07:00 WIB
Pelatih kepala Manchester United, Michael Carrick, di tengah, menyapa Patrick Dorgu dari Manchester United setelah pertandingan Liga Inggris antara Manchester United dan Manchester City di Manchester, Inggris, Sabtu, 17 Januari 2026. (AP Photo/Dave Thompson)

Liputan6.com, Jakarta - Michael Carrick telah memulai kariernya sebagai pelatih sementara Manchester United dengan sensasional, dengan mengalahkan Manchester City dan kemudian pemimpin klasemen Liga Inggris, Arsenal, di Emirates Stadium.

Prestasi ini memunculkan spekulasi awal bahwa ia dapat diberi kendali penuh di musim panas. Mantan gelandang MU ini termasuk di antara favorit untuk posisi tersebut, meskipun masih diperkirakan INEOS akan mencari pelatih yang lebih berpengalaman ketika saatnya tiba.

Mengambil jalur yang lebih berpengalaman juga merupakan sikap yang diambil oleh orang-orang seperti Roy Keane dan Gary Neville, yang menginginkan United untuk memimpin dengan kepala dan bukan dengan hati ketika mengumumkan pengganti tetap Ruben Amorim.

Dan, berbicara di podcast-nya bersama Nicky Butt, 'The Good, The Bad, & The Football', legenda MU, Paul Scholes berbicara tentang apa yang menurutnya akan terjadi pada Carrick di United di masa depan.

“Dia baru saja mengambil pekerjaan itu dan situasinya sudah sangat buruk selama setahun sehingga tidak mungkin menjadi lebih buruk lagi, jadi tekanan tidak terlalu besar saat dia menjadi manajer sementara.


Trauma Kejadian Solksjaer

Usai Jose Mourinho dipecat pada 18 Desember 2018, Michael Carrick kembali dipercaya sebagai staf pelatih di Manchester United menjadi asisten pelatih Ole Gunnar Solskjaer mulai 19 Desember 2018 hingga 21 November 2021. (AFP/Pool/Dave Thompson)

“Setelah Anda mengambil pekerjaan itu secara penuh waktu, di awal musim depan, katakanlah, tiba-tiba Anda harus langsung memenangkan pertandingan. Mereka akan sedikit trauma dengan kejadian Ole [Gunnar Solksjaer]. Jika kejadian Ole tidak terjadi, maka kemungkinan besar akan lebih besar.”

“Tetapi jika Michael harus bersaing dengan, katakanlah, Thomas Tuchel di musim panas, maka hanya ada satu pemenang jika Anda ingin melatih klub-klub besar dan memenangkan hadiah-hadiah besar, jadi Anda tidak bisa benar-benar bersaing dengan itu.”


Diprediksi Gabung Klub Rival

Bersama MU, sejumlah gelar berhasil ia raih, di antaranya lima gelar Liga Inggris, juara Liga Champions, juara Piala FA, dua kali juara Piala Liga Inggris, Liga Europa, dan Piala Dunia Antarklub. Tampak dalam foto, Michael Carrick saat masih menjadi pelatih Middlesbrough memberi isyarat di pinggir lapangan selama pertandingan sepak bola putaran ketiga Piala FA Inggris antara Middlesbrough dan Brighton and Hove Albion di Stadion Riverside di Middlesbrough, timur laut Inggris pada 7 Januari 2023. (Nigel Roddis/AFP)

Berspekulasi tentang ke mana Carrick mungkin akan pergi jika dia tidak mendapatkan pekerjaan di United secara permanen, Scholes menyebut salah satu klub lamanya, Tottenham Hotspur, sebagai tempat tujuan yang kuat.

Thomas Frank hampir kehilangan pekerjaannya di London utara setelah hanya meraih dua kemenangan dalam 14 pertandingan Liga Premier, dan Scholes berpikir Carrick, yang menghabiskan dua tahun sebagai pemain di Spurs, dapat dengan mudah pindah langsung dari United ke Tottenham di musim panas. “Bisa jadi manajer Tottenham dari [untuk Carrick]. Itu tidak akan mengejutkan saya.”


MU Berupaya Dahului Perburuan Wharton

Pelatih interim Manchester United, Michael Carrick, memberi ucapan selamat kepada gelandang asal Kamerun Bryan Mbeumo saat meninggalkan lapangan setelah ditarik keluar dalam pertandingan Liga Inggris antara Manchester United dan Manchester City di Old Trafford, Manchester, Sabtu (17/1/2026). (Darren Staples / AFP)

Sementara itu, Manchester United meningkatkan minat mereka pada gelandang Crystal Palace, Adam Wharton. Mereka berupaya mendahului tiga rival Liga Premier untuk mendapatkan tanda tangannya.

Bintang Inggris berusia 21 tahun ini diperkirakan akan menjadi salah satu rekrutan besar musim panas. Klub-klub seperti Manchester City, Liverpool, dan Newcastle United telah menyatakan minat mereka dan mengadakan diskusi awal dengan perwakilan Wharton.

Liverpool, khususnya, telah menjadi pelamar yang paling agresif sejauh ini, dengan sumber-sumber yang menyatakan bahwa Wharton terbuka untuk bergabung dengan juara bertahan Premier League tersebut.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya