Roma vs AC Milan: Keputusan Penalti Bikin Luka Modric Mengelus Dada

Luka Modric memuji peran Mike Maignan saat AC Milan ditahan AS Roma, namun menyesalkan penalti yang mengubah jalannya laga di Olimpico.

oleh Dimas Ardi PrasetyaDiterbitkan 26 Januari 2026, 09:41 WIB
Gelandang AC Milan Luka Modric saat beraksi di laga melawan AS Roma di pekan ke-22 Liga Italia 2025/2026 di Olimpico, Senin (26/01/2026). (AP Photo/Gregorio Borgia)

Liputan6.com, Jakarta - AC Milan gagal membawa pulang tiga poin penuh dari markas AS Roma pada pekan ke-22 Serie A 2025/2026. Duel yang digelar di Stadion Olimpico, Senin (26/01/2026) dini hari WIB, berakhir imbang 1-1.

Rossoneri sempat berada di atas angin setelah unggul lebih dulu di babak kedua. Namun, keunggulan itu sirna usai Roma mendapat hadiah penalti.

Sepanjang babak pertama, Milan lebih banyak ditekan oleh tuan rumah. Beruntung, lini pertahanan dan penampilan impresif kiper membuat gawang mereka tetap aman.

Hasil imbang ini membuat Milan tetap berada di papan atas klasemen. Meski begitu, ada rasa puas sekaligus kecewa yang diungkapkan Luka Modric seusai laga.


Modric Puji Peran Krusial Mike Maignan

Mike Maignan berusaha menghalau usaha Zeki Celik mengancam gawangnya di laga AS Roma vs AC Milan di pekan ke-22 Liga Italia 2025/2026 di Olimpico, Senin (26/01/2026) dini hari WIB. (AP Photo/Gregorio Borgia)

Tekanan Roma di babak pertama membuat Milan lebih banyak bertahan di area sendiri. Situasi itu menuntut konsentrasi tinggi, terutama dari penjaga gawang.

Mike Maignan menjadi sosok kunci yang menjaga Milan tetap hidup dalam pertandingan. Sejumlah penyelamatan pentingnya meredam agresivitas lini serang Roma.

Luka Modric secara khusus menyoroti kontribusi kiper asal Prancis tersebut. Ia menilai Maignan berperan besar menahan Milan dari kebobolan lebih awal.

“Saya pikir kami memulai 10 menit pertama dengan baik, kemudian Roma mendominasi, dan Mike menyelamatkan kami. Kami bermain jauh lebih baik di babak kedua, menciptakan beberapa peluang,” buka Modric pada DAZN usai laga, dikutip dari SempreMilan.


Penalti yang Disesalkan Modric

Pemain Roma, Manu Kone (kiri), dan pemain AC Milan, Luka Modric, berebut bola dalam pertandingan Serie A di Olimpico, Senin (26/1/2026). (AP Photo/Gregorio Borgia)

Milan akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-62 lewat sundulan Koni De Winter dari situasi sepak pojok. Gol itu memberi harapan besar bagi tim tamu untuk membawa pulang kemenangan.

Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Davide Bartesaghi dinilai melakukan handball di kotak terlarang, yang berujung pada penalti untuk Roma.

Lorenzo Pellegrini yang maju sebagai algojo sukses menjalankan tugasnya pada menit ke-74. Gol itu memastikan skor kembali imbang hingga peluit akhir.

“Dan kemudian terjadilah penalti yang tidak menguntungkan ini. Jika bukan karena itu, saya rasa mereka tidak akan mencetak gol,” keluh Modric.


Rekor Tak Terkalahkan Milan Terus Berlanjut

Gelandang AC Milan Luka Modric berusaha merebut bola dari bek AS Roma Zeki Celik di pekan ke-22 Liga Italia 2025/2026 di Olimpico, Senin (26/01/2026). (AP Photo/Gregorio Borgia)

Meski gagal menang, Milan tetap membawa pulang satu poin berharga dari Olimpico. Tambahan poin itu membuat mereka kini mengoleksi 47 poin dari 22 pertandingan.

Rossoneri masih menempati posisi kedua klasemen sementara Serie A 2025/2026. Sementara itu, Roma membuntuti di peringkat ketiga dengan 43 poin.

Hasil ini juga memperpanjang catatan impresif Milan di liga. Mereka kini tak terkalahkan dalam 21 pertandingan Serie A.

“Rekor tak terkalahkan kami berlanjut, dan itu adalah hal positif bagi kami. Sayang sekali kami tidak bisa mempertahankan keunggulan kami,” tandas Modric.

(SempreMilan)


Klasemen Liga Italia

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya